Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem

Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem
Ep. 8 | Noda


__ADS_3

saat Tiara berpikir Sean akan curiga kepada Tiara, Sean membuka suaranya kembali


"apa kau benar benar menyukaiku?" Tanya Sean


"E-eh apa?" Kaget Tiara


"hanya segelintir bangsawan yang mengenaliku, meskipun kau hanya tau namaku seharusnya kau tidak tau namaku bukan? lalu kau menyebutku tampan jadi, apa kau sebenarnya menyukaiku?" Tanya Sean dengan pipi yang merona


Tiara terkejut hingga kehabisan kata kata. Ekspresi Tiara juga tidak bohong, Ia memperlihatkan jelas ekspresinya yang terkejut. Tiba tiba Mei datang menghampiri Tiara.


"Nona Tiara! ternyata anda disini! Ada bangsawan yang membuat kerecokkan di sana, saya rasa anda harus datang" Ujar Mei


"karena ini menyangkut profesor besar" sambung bisik Mei


Tiara langsung sadar ketika mendengar adanya profesor besar. Ia langsung pergi begitu saja meninggalkan Sean.


'profesor besar di dalam cerita asli ialah Lucifer! sesuai namanya, ia adalah iblis! mudah marah dan kejam i**a juga penghalang ku terbesar! aku tidak boleh menyinggungnya!' pikir Tiara


"hey tunggu!" panggil Sean


Sean berniat untuk mengejarnya, akan tetapi ia menarik kembali niatnya saat melihat Mei yang hanya diam melihat Sean.


"apa kau pelayannya?" Tanya Sean kepada Mei


"iya tuan, saya pelayan Nona Tiara" Jawab Mei


"nona Tiara?"


"Tiara Silverwings di kerajaan ini?" Tanya Sean dengan ekspresi terkejutnya


Mei mengangguk untuk memberi jawaban. Kali ini Sean yang terkejut sampai tidak bisa berkata apa apa.


'berarti.. aku memiliki kemungkinan untuk menjadi raja di Silverley ini? wahh.. ketampanan ku ini memang tak ada duanya! meski aku jarang memperlihatkan diriku Putri mahkota kerajaan Silverley pun mencari tau tentangku! Wahh aku ini memang hebat!' pikir Sean


Sementara itu, Tiara bertemu dengan Lucifer yang sedang marah kepada pelayan pelayan.


"Bagaimana bisa kalian menumpahkan minuman ini di bajuku! kau pikir aku ini siapa? aku benar benar tidak di hargai ya disini?" Kesal Lucifer


"tuan Lucifer" Panggil Tiara dengan sopan


"Apa?!" Bentak Lucifer

__ADS_1


"saya mohon maaf atas kelalaian pelayan saya, bagaimana jika gantinya saya akan memberikan anda baju ganti, kami akan cuci baju anda terlebih dahulu.. jika anda tidak bersedia untuk menunggu saya akan antarkan baju itu ke kediaman anda, bagaimana?" Tawar Tiara


"ohh kau putri mahkota yang besok akan di tobatkan ya? ku beri tau padamu ya, aku tidak menerima kelalaian seperti ini.. apa kau berencana membiarkan pelayan ini berkeliaran begitu saja tanpa sanksi?" Kesal Lucifer


"tentu saja saya akan menghukumnya, menurut anda hukuman apa yang sesuai untuk itu?" Tanya Tiara dengan sopan


"dia harus di hukum berdiri di lapangan luas selama seharian penuh!" Ujar Lucifer


'Lucifer adalah orang yang kejam! aku harus terlihat lebih kejam dari nya untuk satu frekuensi dengannya, dengan begitu dia jadi memandangku dua kali' pikir Tiara


"itu ide bagus! tapi saya rasa itu akan lebih baik jika dia berdiri seharian penuh di kandang harimau dengan memegang beberapa baju untuk di jemur dan tidak di perbolehkan makan dan minum.. karena ia menumpahkan minuman di atas baju tuan" Ucap Tiara dengan tersenyum


Lucifer terkejut dengan kekejaman Tiara dan berkata "ya, itu memang ide yang bagus, sepertinya saya akhir akhir ini mendengar gossip bahwa anda telah menjadi lembut.. tapi sepertinya tidak ya.. kalau begitu lakukanlah!"


pelayan tersebut menelan ludah takutnya saat mendengar hal itu. Ia langsung bersujud memohon ampun.


"Yang mulia, Tuan Lucifer saya minta maaf sebesar besarnya! saya hanya di suruh oleh nona Diana! saya benar benar minta maaf!" Jelas Pelayan tersebut


'hmm sudah ku duga! dia pasti sudah tak menyukaiku sejak lama! jadi mungkin karena kejadian ini juga yang membuat Lucifer tak menyukaiku! untung saja aku kemari jika tidak mungkin Lucifer tetap tak akan menyukaiku!' batin Tiara


"hmm? Nona Diana?" Tanya Lucifer


"mengapa kau menuruti perintahnya?" Tanya Tiara


"N-nona itu mengancam akan membunuh seluruh keluarga saya termasuk saya jika tidak melakukannya, ia juga memberikan saya beberapa keping emas!" Jawab pelayan tersebut


"hoo.. lady Diana cukup berani juga ya, maafkan saya lady Tiara.. saya tidak bermaksud untuk merendahkan kerajaan ini.. saya rasa lady Diana memang punya masalah pribadi dengan saya hingga melakukan hal ini" Ujar Lucifer


"itu tak masalah tuan Lucifer, sepertinya nona Diana juga memiliki masalah pribadi dengan saya hingga ingin menjelekan nama kerajaan Silverley di mata anda" Ucap Tiara


"tapi, kau tetap harus mendapatkan hukuman karena telah melakukan hal ini.." Sambung Tiara untuk pelayan tersebut


"baik yang mulia, apa hukuman untuk saya?" Tanya Pelayan tersebut


"saya rasa hukumannya tak perlu sampai seperti tadi karena ia telah jujur bukan, lady Tiara?" Ujar Lucifer


"benar, kau pergi cuci semua peralatan makan lalu buat surat permintaan maaf, aku ingin kau menulis itu 100 lembar penuh.. aku tunggu sampai besok jika kau tak memberikannya padaku maka.." Titah Tiara


"S-saya akan lakukan!" ucap pelayan tersebut


pelayan tersebut langsung bangun dan pergi menjalankan hukumannya. sementara Tiara masih berhadapan dengan Lucifer. Tiara mengeluarkan sapu tangannya dan memberikannya kepada Lucifer.

__ADS_1


"Jika tuan Lucifer tidak ingin pakaiannya di cuci disini maka biarkan saya membersihkan noda itu dengan sapu tangan saya" Ujar Tiara sembari menyodorkan sapu tangannya


"ya, kalau begitu lakukanlah" Pinta Lucifer


'hey! aku bermaksud hanya untuk memberikan sapu tanganku bukan benar benar ingin aku yang membersihkannya! jika bukan karena kau penyihir besar aku sudah pastikan kau tidak akan hidup dengan tenang!' batin Tiara


Tiara pun terpaksa membersihkan baju Lucifer dengan sarung tangan miliknya sendiri. Banyak yang memperhatikan interaksi mereka namun, Lucifer tak peduli sama halnya dengan Tiara.


Tak butuh waktu lama noda di pakaian Lucifer mulai meluntur sedikit. Lucifer membuka suaranya


"mengapa anda memakai sapu tangan warna merah muda seperti itu? apa anda suka warna warna cewek seperti itu?" Tanya Lucifer


'sial! bagaimana aku menjawabnya agar satu frekuensi dengannya? sapu tangan Tiara yang ini adalah buatan ibunya sewaktu dia masih kecil. karena ia jarang melihat ibunya maka dia selalu menyimpannya dan merawatnya dengan baik agar seolah ibunya selalu di sampingnya dan sekarang aku memakaikannya untuk orang ini! bagaimana ini? aku jawab jujur saja?' pikir Tiara


"hmm ini adalah sapu tangan mendiang ibuku, saya selalu membawanya agar saya bisa selalu merasakan bahwa ibu saya berada di dekat saya" Ujar Tiara


"hmm lalu kau memakaikannya padaku? apa tidak sayang?" Tanya Lucifer


"haha tak masalah.. sapu tangan memang fungsinya itu bukan?" Ucap Tiara


Tiba tiba Lucifer memegang tangan Tiara yang sedang membersihkan noda membandel di bajunya.


"sudah, sudah lebih baik" Kata Lucifer


Tiara tersenyum dan ingin menarik kembali tangannya namun, Lucifer menahan tangannya.


"tuan?"


"ahh.. iya maaf.. ini.. hmm.. sapu tangan ini bisa saya bawa dulu?" Tanya Lucifer


"boleh tapi untuk apa Tuan?" Tanya balik Tiara


"sapu tangan ini sudah kotor, biar saya bersihkan dulu.. saya akan kembalikan besok saat penobatan anda" Jelas Lucifer


"ahh baiklah" Jawab Tiara


Lucifer mengambil sapu tangan milik Tiara dan Tiara melepaskan sapu tangannya. Lucifer menaruh sapu tangannya ke dalam kantong celananya.


Lucifer dan Tiara saling berpamitan untuk pergi akan tetapi tiba tiba ada seseorang yang berteriak memanggil Lucifer.


"Tuan Lucifer anda tidak apa apa?" Tanya orang tersebut

__ADS_1


__ADS_2