Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem

Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem
Ep. 14 | Pengangkatan Selir


__ADS_3

Acara pengangkatan selir pun di mulai. Para Calon selir menandatangani berkas berkas lalu Tiara memasangkan cincin kepada setiap Calon selirnya yang sudah menandatangani berkas berkas tersebut.


'tak masalah jika tak ada cinta di semua ini tapi, selama aku menjadi pemegang tahta ini tak akan ada orang yang menusukku dari belakang' Pikir Tiara


Pengangkatan selir tersebut berjalan dengan lancar dan kini saatnya untuk memakan hidangan mereka.


Tiara dan para selirnya duduk di satu meja namun, Tiara merasakan sesuatu hal yang aneh. Ia memperhatikan para selirnya dan juga kerabatnya.


terlihat Sean dan Lucifer yang duduk bersebrangan dan seperti melakukan perang dingin satu sama lain. Claude yang memperhatikan setiap detail makanannya, Eden yang masih sibuk dengan bisnisnya dan Dayn yang hanya diam.


sementara kerabat kerabat yang di bawa oleh Dayn, Eden, dan Sean tak berbaur satu sama lain yang membuat Tiara menghela nafas panjangnya.


Tiba tiba saja Lucifer seperti mencari sesuatu di atas meja namun, terlihat seperti memberantakkan meja. Tiara membuka suaranya.


"apa tuan Lucifer mencari sesuatu?" Tanya Tiara curiga


"aah iya saya mencari pena saya yang tadi saya taruh di meja" Jawab Lucifer


"apa pena yang anda maksud yang di sebelah gelas anda?" Tanya Tiara


Lucifer melihat ke arah gelasnya dan ia menemukan pena nya yang ia cari lalu berterima kasih sekaligus meminta maaf kepada Tiara.


Tiara tak menghiraukannya. Lucifer langsung melihat ke arah Claude dan berharap Claude tidak menyukai tempatnya yang berantakan lalu pergi akan tetapi itu hanya imaginasi milik Lucifer.


Claude makan dengan tenang seakan tak terjadi apapun, Lucifer pun kembali membuka suaranya.


"saya minta maaf, tuan Claude pasti merasa risig dengan mejanya yang jadi berantakan.. saya dengar anda memiliki OCD.. saya akan kembali rapihkan" Ujar Lucifer sembari pura pura merapihkan


Tiara langsung menyadari ada sesuatu yang tak beres antara Claude dan Lucifer.


'Claude penderita OCD? Lucifer sudah tau tapi masih saja memberantaki meja, apa dia sengaja?' pikir Tiara yang curiga terhadap Lucifer


Tiara langsung melihat Claude. Claude masih tenang seakan tak terjadi apapun dan bersuara.


"saya memang suka kerapihan dan kebersihan Tuan Lucifer.. tapi saya bukan penderita OCD.. saya harus menjaga kebersihan karena saya bekerja untuk penelitian yang memang mengutamakan kebersihan dan kerapihan" Ucap Claude dengan tenang


Lucifer kembali diam dan tak berpura pura merapihkan meja lagi.


"ooh begitu ya? saya kira gosip itu benar, maafkan saya.. saya panik saat mengingat gosip itu dan takut itu benar benar nyata" Ujar Lucifer yang kembali tenang

__ADS_1


melihat kesempatan yang bagus untuk menjatuhkan Lucifer, Sean pun ikut membuka suaranya.


"Tuan Lucifer sepertinya memang kurang baik dalam bersosialisasi hingga tak bisa membedakan gosip dengan kenyataan" Ujar Sean dengan tatapan sinis nya


"ohh ya? berarti kita mirip bukan?" Tanya Lucifer dengan senyum palsunya


Sean yang kesal di sama kan dengan Lucifer pun tampak marah "saya tidak tertarik untuk di mirip kan dengan anda dan saya tidak mengerti mengapa anda menyamakan saya dengan anda"


"bukankah anda juga tak pandai bergaul? saya tau kalau gosip anda sebagai pangeran terlupakan itu benar benar kenyataan" Tanya sinis Lucifer


Sean tampak semakin memanas dan mengepalkan tangannya ketika mendengar perkataan Lucifer. Namun, Dayn membuka suaranya untuk memberhentikan perdebatan antara Lucifer dengan Sean


"kalian tidak berencana untuk bertengkar disini bukan? saya rasa yang mulia juga tak ingin dengar pertengkaran kalian" Ujar Dayn


Sean dan Lucifer pun diam setelah melihat wajah Tiara yang terlihat menatap mereka serius.


Tiara menghela nafas panjangnya dan melanjutkan perjamuan. setelah perjamuan selesai, Para selir di bawa ke Harem.


......................


Di malam hari, Tiara baru selesai mandi dan sedang bersama Mei di kamarnya. Mei sedang menyisir rambut Tiara sembari mengobrol hingga tiba percakapan tentang selir.


"hmm mengkhawatirkan, mereka tampak suka menjatuhkan satu sama lain" Jawab Tiara


"begitu ya"


"Yang mulia, Artem datang menemui anda"


mendengar hal tersebut, Tiara segera keluar dan menghampiri Artem.


"ada apa Artem? apa ada masalah?" Tanya Tiara


"tidak ada yang mulia" Jawabnya


"lalu kenapa kau kesini?" Tanya Tiara lagi


"apa anda sudah lupa? malam ini adalah malam pertama anda! anda harus memilih satu selir dari lima selir anda" Jelas Artem


"hah, malam pertama?"

__ADS_1


"betul yang mulia, malam pertama setelah di angkatnya Selir.. anda harus mengunjungi salah satu dari mereka untuk malam pertama" Jelas Artem lagi


Tiara langsung teringat hal itu yang sedari tadi ia lupakan dan tak pernah terpikirkan.


'benar juga, ada hal seperti ini.. aku harus pilih 1 selir di antara 5 dari mereka.. hal ini bisa di bilang penting untuk mereka, bukan?' Batin Tiara


Tiara tampak berpikir, Artem menyadari hal itu dan menunggu Tiara selesai memikirkannya.


'Sean adalah pangeran dari kerajaan Elleweith yang berperan penting.. Dayn sudah lama dekat denganku.. Eden juga, ia adalah orang kaya dan ketua mafia.. Kalau Lucifer, ia dulunya adalah seorang penyihir terkuat dan dengan sifatnya yang seperti itu jika tak ku hampiri apakah ia akan menghancurkan satu harem? tapi, aku belum mengetahui sifat jelas Claude.. mungkin hari ini lebih baik aku menghampirinya' Pikir Tiara dengan seksama


"baiklah! sudah ku putuskan! aku akan pergi menemui Claude!" Pinta Tiara


Tiara pun pergi ke Harem bersama Artem. Bentuk dari Harem tersebut adalah melingkar, Artem memberitahu banyak hal kepada Tiara.


"Karena saya lihat, tuan Lucifer dan tuan Sean sangat suka berdebat maka saya jauhkan kamar mereka" Ujar Artem


"bagaimana dengan Lucifer dan Claude? tadi di perjamuan sepertinya Lucifer sengaja memberantakkan meja karena ia kira Claude penderita OCD" Tanya Tiara


"saya memberikan jeda satu kamar untuk Tuan Claude dan Tuan Lucifer.. lebih tepatnya Tuan Lucifer saya tempatkan di sebelah Tuan Dayn dan Tuan Eden.. mereka tampak jarang berbicara dengan satu sama lain" Jelas Artem


Tiara menghela nafas panjangnya "Baguslah kalau begitu"


Tiara sudah berada tepat di depan pintu kamar milik Claude. Tiara mengetuk pintu kamarnya sebelum memasuki kamar milik Claude.


Tiara masuk ke kamar milik Claude yang sangat rapih dan bersih. Terlihat Claude juga yang berpakaian sangat rapih.


"Yang mulia" Panggilnya sembari tersenyum ramah


Tiara tak menjawab panggilam Claude dan Claude mendekati Tiara secara perlahan.


'sebagai seorang Ratu yang memiliki selir.. aku harus memulainya duluan kah?' Pikir Tiara


"yang mulia apa anda merasa tegang?" Tanya Claude sembari menyibakkan rambut Tiara ke belakang telinga Tiara


"haha, Sedikit" Jawab Tiara canggung


"saya juga.."


Tiba tiba saja Claude membuka kancing bajunya dan mendekap Tiara ke pelukannya.

__ADS_1


"apa yang mulia dapat mendengarnya? Jantung saja berdetak lebih cepat dari biasanya ketika saya bertemu dengan yang mulia" Ujarnya


__ADS_2