
"Apa kau orang yang memiliki Liontin Energi itu?" Tanya Tiara penasaran pada Dayn
Mendengar pertanyaan Tiara, Ekspresi Dayn yang sebelumnya senang kini berubah menjadi gugup.
"A-Apa maksud anda?" Tanya balik Dayn yang gugup
Tiara menghela nafasnya dan terus menatap Dayn yang membuat Dayn semakin gugup. Tiara pun menyadari bahwa Dayn tak ingin memberitahunya tentang liontin tersebut.
"Sampai kapan kau mau menyembunyikan hal itu dari ku?" Tanya Tiara
Dayn tak menjawab pertanyaan Tiara. Ia hanya diam dan menunduk dengan keringat dingin yang mengucur sepanjang tubuhnya.
"Baiklah, jika kau tidak ingin memberitahukannya kepadaku.. aku akan pergi" Ujar Tiara yang bangun dari duduknya
Tiara bangun dari duduknya berniat untuk keluar dari perpustakaan namun, Tangannya tiba tiba di tahan oleh seseorang. Orang itu ialah Dayn.
"Tolong jangan tinggalkan saya, yang mulia! Saya akan memberitahukan anda yang sebenarnya tapi saya sangat memohon kepada anda untuk tidak meninggalkan saya" Ujar Dayn dengan wajah memelas nya.
Tiara tersenyum kepada Dayn. Melihat Tiara yang tersenyum Dayn menjadi sedikit lebih tenang, Tiara pun mengusap kepala Dayn dengan lembut.
"Sebenarnya memang iya, saya memiliki Liontin itu.. Liontin itu di berikan oleh ibu saya sebelum meninggal dunia.. maafkan saya menyembunyikannya selama ini karena saya takut anda akan meninggalkan saya begitu saja" Jelas Dayn
Tiara masih mengelus kepada Dayn dengan lembut. Membuat Dayn tak kuasa menahan air matanya, Air matanya pun jatuh. Tiara terkejut melihat Dayn sampai menangis.
__ADS_1
"Maafkan saya, saya tau anda mengetahui bahwa saya yang membuat para selir lainnya sampai seperti itu.. saya benar benar minta maaf tapi Tuan Lucifer yang menyuruh saya dan mengancam saya jika tidak melakukannya dia akan memberitahu yang mulia alasan sebenarnya kerajaan Winteads ingin menyerang kerajaan ini" Pengakuan Dayn yang panjang
Tiara di buat terkejut lagi dengan pengakuan Dayn yang mengatakan bahwa selirnya seperti ini karena ulahnya. Dan yang lebih membuatnya terkejut itu semua adalah rencana yang di buat oleh Lucifer, Orang yang sejauh ini paling ia percaya.
"Benarkah? Lucifer yang membuat semua rencana para selir seperti itu?" Tanya Tiara yang berusaha untuk memastikan
Dayn mengangguk yang mengartikan benar. Dayn pun menjelaskan semuanya lebih detail kepada Tiara. Tiara pun kembali mengelus kepala Dayn dengan lembut menunggu Dayn berhenti menangis. Beberapa menit berlalu akhirnya Dayn berhenti menangis.
"Terima kasih sudah mengakui semuanya, Aku tidak masalah jika kau memilikinya dan meskipun itu akan memicu peperangan asalkan kau jujur dan kita saling percaya" Ujar Tiara
Dayn terharu dengan perkataan Tiara dan hendak menangis lagi namun ia di tahan dan berkata "Yang mulia ingin melihat Liontin energi nya?"
"Apakah boleh?" Tanya Tiara
Dayn menjelaskan cara pemakaian liontin energi tersebut. Cahaya dari Liontin itu menandakan kepemilikan, maka jika liontin itu mengeluarkan cahaya berarti orang itu merupakan pemiliknya. Dan cara ia mengendalikan cuaca adalah dengan pikirannya.
Dayn pun menunjukan cara kerjanya secara langsung dengan menggenggam liontin tersebut sembari berpikir untuk hujan lebat. Tak butuh waktu lama suara hujan pun terdengar. Tiara segera berlari menuju jendela yang berada di perpustakaan tersebut untuk melihat hujan yang benar benar terjadi.
Tak lama hujan lebat itu langsung berhenti. Tiara refleks melihat Dayn. Dayn tersenyum ramah kepada Tiara. Tiara merasa seperti mimpi namun, ia percaya.
"Meskipun mereka kesini untuk mendapatkan Liontin ini hingga berani untuk berperang. Saya akan menjaga yang mulia dengan seluruh kekuatan saya" Tegas Dayn
Tepat di saat itu pun Aaron datang ke perpustakaan karena ada pekerjaan yang penting.
__ADS_1
Tiara pun berpamitan dengan Dayn dan pergi bersama Aaron ke ruangan kerjanya. Sesampainya ia di ruangan kerja miliknya, Tiara langsung duduk di kursinya dan Aaron memberikan berkas berkas.
"Ini adalah hasil pemeriksaannya yang mulia" Ujar Aaron
terpampang nyata bahwa Sean terkena racun pada makanan yang membuat tubuhnya seakan mati rasa dan tak tau apa yang ia sedang lakukan. Meskipun begitu ia sudah tak mencurigai Dayn lagi karena Dayn telah mengatakan hal yang sejujurnya. Sekarang Tiara justru sangat mencurigai Lucifer.
Tiara pun memberitahu semua hal yang di bicarakan olehnya dengan Dayn di perpustakaan tadi kepada Aaron. Aaron pun terkejut mendengar bahwa orang yang selama ini membuat banyak kerusuhan ialah Lucifer.
"Benarkah? Saya tidak mengira tuan Lucifer melakukannya karena dia banyak membantu kita" Ujar Aaron
"Aku juga tidak percaya tapi semua bukti juga merujuk padanya, racun yang berada di tubuh Sean bukan membuatnya akan jatuh, hal seperti itu pasti ada campur tangan dari sihir" Ucap Tiara
Aaron pun setuju dengan pendapat Tiara. Aaron dan Tiara terus membicarakan banyak hal tentang Lucifer. Namun, Tiba tiba saja suara ketukan pintu muncul di sela pembicaraan mereka.
TOK TOK TOK
Mereka terkejut dan langsung beranggapan bahwa yang datang adalah Lucifer karena ia baru saja di tugaskan untuk membuka mulut penyihir barat tersebut. Aaron dan Tiara saling menatap satu sama lain bingung harus mengatakan hal apa ketika Lucifer datang. Namun, Semua hal itu di patahkan ketika suara dari pintu muncul.
"Yang mulia, Bisakah saya masuk?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Halo semuanya maaf Author belum bisa update rajin seperti dulu karena Author sedang sakit yang cukup parah, mohon bantu doanya ya supaya Author bisa cepat sembuh dan kembali Update rajin. Kalian sehat sehat juga yaa 🙏🙏
__ADS_1