Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem

Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem
Ep. 21 | Kesepakatan Eden


__ADS_3

Sean terlihat panik mendengarnya sedangkan Claude mulai mengangkat kepalanya yang sedari tadi menunduk.


"A-apa kau mengintip?!" Tanya Sean curiga


"pfftt.. hahaha"


Lucifer tak berhasil menahan tawanya. Sean menjadi malu ketika Lucifer tertawa dengan puas sekali.


"Sebagai seorang penyihir aku bisa melihat jelas di dahi mu yang bertuliskan, kau sedang melebih lebihkan" Ejek Lucifer


Sean spontan menutupi dahinya dan pergi ke kamarnya. Lucifer semakin tertawa melihat Sean yang kabur begitu saja.


......................


Tiara baru saja selesai berlatih dengan pedangnya, Ia di kejutkan oleh Eden yang ternyata juga sedang berlatih dengan panahnya di dekat situ.


"Selamat siang, Eden" Sapa Tiara


"oh, yang mulia! Selamat siang juga! senang bertemu yang mulia" Balas sapa Eden sembari tersenyum lebar


"kau ternyata masih suka berlatih memanah ya?" Tanya Tiara


"tentu yang mulia, agar saya tidak menjadi lemah saya harus melakukan pelatihan sama seperti yang mulia berlatih pedang.. lagi pula saya tidak akan bosan berlatih panah karena busur yang anda berikan pada saya" Jawab panjang Eden


Tiara tersenyum kaku mendengar jawaban Eden. Akan tetapi, tiba tiba saja Tiara mengingat sesuatu.


"Eden apa kau punya waktu?" Tanya Tiara


"selalu ada untuk anda, yang mulia"


"ayo ke tempat kerja ku.. ada yang ingin ku bicarakan"


Tiara dan Aaron pergi meninggalkan arena pelatihan di ikuti oleh Eden dengan Pelayan pribadinya.


Saat sampai, Tiara memberikan Kode untuk hanya ia dan Eden saja yang masuk ke dalam ruangan tersebut. Tiara duduk berhadapan dengan Eden sembari membawa secarik kertas.


"Ada apa, yang mulia?" Tanya Eden


"kau sudah mulai penyelidikannya?" Tanya Tiara


"ternyata anda memanggil saya sebagai pemimpin Black Blood ya?" Ujar Eden


"memangnya kenapa? toh dua duanya milikku juga" Ucap Tiara


Eden tertawa kecil sebelum menjawab pertanyaan yang sudah di berikan Tiara tadi.


"saya sudah melakukan penyelidikannya, yang mulia.. tapi tentu anda mengetahuinya bahwa itu pasti akan memakan waktu yang cukup lama" Jawab Eden


"aku tahu" Ujar Tiara sembari memberikan secarik kertas yang sedari tadi ia pegang kepada Eden


Eden mengambil secarik kertas tersebut dan bingung dengan kertas yang berisi kan tabel tabel kosong.


"ini apa yang mulia? kenapa kosong?" Tanya Eden bingung


"apa masih perlu di tanya kan lagi? Kau yang akan mengisinya" Ujar Tiara dengan santai

__ADS_1


"anda bahkan tidak memperlakukan saya seperti lelaki anda, tapi saya harus tetap menurutinya?"


"bukankah aku sudah memperlakukan mu sebagai lelaki ku? aku menyapa mu ketika aku melihatmu, apa itu tidak cukup?" Ujar Tiara heran


Eden terdiam sejenak dan tampak mengeluarkan senyuman liciknya.


"bagaimana jika kita membuat kesepakatan?" Tawar Eden


"kesepakatan apa yang kau inginkan?" Tanya Tiara


'terserah kau lah, kesepakatan apapun itu aku tidak peduli! asalkan masalah ini dapat terpecahkan!' pikir Tiara


"Jika saya menjalankan tugas ini dengan baik, anda bersedia untuk tidur bersama saya" Ujar Eden


"bai-- Tunggu.. apa?!" Kaget Tiara


"mengapa anda sangat terkejut begitu? apa anda memang berniat untuk tidak akan tidur bersama saya selamanya?" Tanya Eden


"B-bukan begitu"


Tiara tampak berpikir keras sebelum membuat keputusan sedangkan Eden menunggu jawaban Tiara dengan senyuman lebarnya.


"ya, baiklah.. aku akan tidur bersama mu jika kau melakukan pekerjaanmu dengan baik dan cepat" Jawab Tiara


"anda serius? baiklah! saya bisa pastikan ini akan berjalan dengan lancar dan cepat!" Ujar Eden dengan perasaan senangnya


"kalau tidak ada yang ingin kau katakan lagi sebaiknya kau kembali ke Harem. aku masih memiliki banyak pekerjaan" Ujar Tiara


"baik yang mulia, jika anda malam ini berniat untuk ke kamar saya.. saya pasti akan menyambut anda" Ucap Eden sambil mengedipkan sebelah matanya


Eden pergi meninggalkan ruangan Tiara. Lalu, Tiara memanggil Aaron untuk masuk ke dalam ruangan.


"yang mulia, apa anda sedang pusing berat?" Tanya Aaron khawatir


"tidak, aku bukan sakit.. tapi aku bingung" Jawab Tiara


"apa ini ada hubungannya dengan percakapan yang mulia dengan tuan Eden tadi?" Tanya Aaron semakin Khawatir


"tidak juga sih.."


'aku tidak ingin memikirkan bagaimana menghindar tidur bersama dengan Eden sekarang.. aku akan memikirkannya saat hari itu tiba, sekarang ada hal yang lebih penting' Pikir Tiara


"Aaron, Lucifer mengatakan bahwa serangan sihir itu berturut turut.. namun, kini sudah tak ada serangan lagi. Eden juga sedang memantau gerak gerik mereka.. menurutmu jika kau jadi bagian dari mereka, apa yang akan kau lakukan?" Tanya Tiara penasaran


Aaron tampak berpikir sejenak sembari memejamkan matanya. Ia membuka mata nya kembali ketika ia sudah siap untuk menjawab.


"saya mungkin akan menunggu situasi kerajaan sedikit melemah untuk melakukan penyerangan sihir kembali" Jawab Aaron


"ku pikir juga begitu.. mereka akan terus menunggu untuk momen yang tepat, mereka akan menyerang kerajaan lagi" Ujar Tiara


"jadi aku berpikir.. bagaimana jika, kita membuat pesta topeng untuk mengelabuhi mereka" Lanjut Tiara


"pesta topeng? mengapa tiba tiba? bukankah anda tidak begitu menyukainya?"


~Flashback~

__ADS_1


Lucifer menunggu Tiara di ruangannya sejak pagi hari sekali. Tiara dan Lucifer berbincang 4 mata.


"yang mulia, penyerangan sihir 4 hari lalu berturut turut tanpa henti namun, dari kemarin tak ada serangan lagi.. saya merasa curiga dengan ini" Jelas Lucifer


"maksudmu mereka mengetahui sesuatu?" Tanya Tiara


"benar yang mulia, sepertinya mereka menyadari sesuatu terjadi di istana kerajaan" Jawab Lucifer


"begitu kah? apa kau ada ide?" Tanya Tiara


"saya memiliki saran untuk anda, yang mulia. saya sarankan anda untuk membuat sebuah pesta dan mencoba untuk mendatangkan salah satu penyihir tersebut.." Jawab Lucifer sangat serius


"apa? bukankah itu akan sangat berbahaya?"


"Benar, itu sangat berbahaya tapi jika saya berada di dekat anda dan penyihir tersebut.. saya bisa langsung membalas sihirnya, dan akan terlihat langsung, siapa yang menggunakan sihir" Jelas Lucifer


"tapi, apa gunanya kita mengetahui siapa penyihir nya? lagi pula kita sudah tau bahwa itu ulah penyihir barat" Ujar Tiara


"saya curiga satu hal yang mulia"


"apa itu?"


"saya curiga ada yang menggunakan sihir hitam.." Jawab Lucifer


"maksudmu.."


"Lady Diana, saya rasa Lady Diana bisa saja menggunakan sihir hitam untuk memusnahkan kerajaan ini.. karena energi itu lebih kuat di bandingkan para penyihir, para penyihir tak bisa menggunakan sihir hitam seperti yang anda tau" Ujar Lucifer


"sihir hitam? sihir yang jika di pakai akan semakin membunuh dirinya sendiri?" Tanya Tiara


"benar, yang mulia.. entah mengapa saya mencurigai Lady Diana menggunakan sihir hitam" Ujar Lucifer


"begitu kah? Jadi aku harus mengundang Nona Diana juga?" Tanya Tiara


"benar yang mulia"


~Flashback Off~


"suka atau tidak itu bukanlah masalahnya. Lucifer mengatakan ia bisa membalas serangan sihir jika penyihir yang mengirimkan sihirnya berada di dekatnya.. jadi aku berpikir untuk mengundang Nona Diana untuk mengikuti pesta itu, aku yakin dengan sifatnya yang seperti itu pasti akan membawa salah satu penyihir ke pesta itu" Ucap Tiara


"t-tunggu.. apa? Nona Diana juga di undang? bukankah itu terlalu berbahaya" Ucap Aaron khawatir


"tapi Lucifer juga setuju dengan pendapatku dan.. ku rasa aku bisa mempercayainya"


"lagi pula, aku takut berita ini menyebar luas ke masyarakat" Lanjut Tiara


Aaron menghela nafas panjang sebelum ia setuju dengan pendapat Tiara.


"Keputusan ada di tangan Anda, yang mulia. Jika memang harus seperti itu maka akan saya siapkan pestanya" Ujar Aaron


"tunggu.. aku berencana untuk meminta selir ku yang melakukan persiapan pesta tersebut"


Aaron sempat terkejut sejenak dan berkata "Selir anda? Benar juga, tugas selir juga seperti itu.. baiklah, Siapa yang ingin anda minta untuk melakukan persiapan?"


'Aku tidak bisa menambah beban Eden dan Lucifer.. Sean, meski ia pangeran tapi ia tak pernah mengikuti pesta topeng seperti ini.. Dayn sering mengikuti pesta seperti ini, ku rasa ini cukup cocok untuknya dan Claude.. Claude adalah bangsawan yang juga suka menghadiri pesta seperti ini pasti ini juga cocok untuknya' Pikir Tiara

__ADS_1


'apa ku minta keduanya membuat nya bersama? tapi kurasa mereka sangat berbeda, Claude suka yang sederhana, rapih dan bersih sedangkan Dayn pasti menyukai yang mewah dan bergemerlap. yahh.. siapa peduli? intinya mereka pasti akan membuatnya kan?' Lanjut pikiran Tiara


"Tolong panggilkan Dayn dan Claude.. aku ingin meminta mereka untuk menyiapkan pestanya" Suruh Tiara


__ADS_2