TRACES OF THE FRIENDSHIP OF SPIRITIS AND HUMAN.

TRACES OF THE FRIENDSHIP OF SPIRITIS AND HUMAN.
CHAPTER 17 (XUE FANG)


__ADS_3

"Aku melihat semua yang di lakukan berandalan itu"


Dari balik kerumunan seorang wanita muda yang sebagian wajahnya tertutup oleh kain hitam berjalan menghampiri Xiuhuan sembari melihat ke arahnya dengan tatapan seakan merendahkannya, dari tatapannya itu Xiuhuan dapat mengetahui orang seperti apa dirinya. Saat ia berjalan pada tengah kerumunan seketika orang-orang terdiam, entah apa yang terjadi.


Tidak lama wanita itu berhenti namun masih memandang Xiuhuan, wajah yang sebelumnya terlihat angkuh mendadak berubah yang masih melihat ke arahnya. Hal itu lantas membuat pemuda roh itu bertanya-tanya, ada apa dengannya? Xiuhuan yang dapat mengetahui bagaimana kepribadian seseorang hanya dengan melihat wajahnya di buat terkejut saat melihat wanita itu tersenyum padanya. Sebelumnya dia melihat suatu hal di dalam diri wanita itu yang berhubungan dengan keangkuhannya akan tetapi saat ia tersenyum padanya justru hal lain yang Xiuhuan lihat.


"Apa yang di katakan-nya memang benar, tadi sebelum kalian kemari lima ekor serigala putih ada di sini, dan berandalan itu mengusirnya menggunakan tangan kosong"


"Bagaimana bisa kau mengatakan itu? kau bahkan baru saja datang!, "lelaki dengan tubuh kekar tadi kembali berbicara namun kali ini tidak dengan nada tinggi.


Xue fang, dia adalah putri sulung dari penjahat sekaligus orang yang sangat di takuti seluruh mahluk di alam semesta, banyak yang mengatakan jika dirinya bukanlah anak kandungnya melainkan anak dari seorang iblis yang tinggal di hutan pedalaman. Mereka meyakini itu lantaran wanita itu memiliki marga yang berbeda dengan Jiao long, selain itu di ketahui Jiao long membawanya sepulang dirinya bermeditasi di hutan itu, karena hal itu orang-orang membencinya lantaran takut Xue fang akan membahayakan nyawa mereka. Tidak seperti adiknya Jia Li yang di besarkan dengan penuh rasa hormat dia justru di tuntut untuk terus memperdalam ilmu beladiri juga kekuatan yang tidak lain adalah sihir hitam.


Karena itu lah sikap angkuh juga dingin tumbuh di dalam dirinya, hutan pedalaman sendiri sebuah tempat yang di huni oleh sekumpulan iblis dan monster dengan perwujudan yang sangat menyeramkan. Berbeda dengan roh yang di kenal dengan kebaikan mereka, para iblis dan monster di sana justru terkenal sebaliknya mereka di percaya memakan manusia sebagai energi utama dalam tubuh mereka. Selain itu kekuatan dalam diri mereka sangat besar yang membuat manusia tertarik dan rela menjadi budak para mahluk itu.


"Bukankah sudah ku katakan, aku melihat semua yang di lakukannya. Saat sebelum kalian kemari aku sudah terlebih dahulu berada di sini"


Orang itu sekarang terdiam seraya memalingkan wajahnya dari Xue fang saat ia menatapnya dan membuatnya terpaku. Orang-orang yang berhimpun pun kembali bersuara sembari tanpa henti-hentinya melihat ke arah Xue fang, akan tetapi mereka kemudian berhenti saat setelah ia memandang mereka satu-persatu dengan sinis. Melihat itu jelas membuat Xiuhuan semakin tidak mengerti kenapa mereka begitu terlihat takut padanya, Xue fang yang menyadari kebingungan dalam pikiran pemuda itu lalu kembali berbalik dan melihatnya seraya berjalan sedikit mendekatinya.


"Jangan hiraukan mereka, orang-orang seperti mereka memang sulit di beritahu dan tidak akan pernah mengerti. Mereka bahkan tidak tahu mana baik dan benar, kau tidak perlu repot-repot memikirkan orang-orang seperti mereka, karena mereka orang rendahan"


Sesaat Xiuhuan memandangnya dengan tatapan mengamati, dari luar wanita itu memang sepertinya terlihat cantik namun tidak dengan hatinya, saat tengah mengamatinya ternyata pemuda roh itu merasakan sesuatu dari dalam tubuhnya yang membuatnya tidak percaya. Xiuhuan lalu terlihat memasang senyum di wajahnya dan saat setelah menghela nafas dia berkata. "Ada sesuatu di dalam dirimu, tetapi sepertinya berbeda"


"Aku sudah menduganya, meski aku menutupnya dengan rapat kau akan menemukannya,"wanita itu membalas senyuman Xiuhuan, setelah itu ia kembali melihat orang-orang yang masih berkerumun.


"Mengapa kalian masih berada di sini? jika kalian tidak pergi segera dia pasti akan datang kemari dan membunuh kalian saat ini juga, "orang yang di maksudnya adalah Jiao long, dia sengaja melakukannya hanya agar orang-orang itu membubarkan diri. Sedangkan yang sebenarnya Jiao long tidak akan pernah datang ke sana apa lagi hanya untuk mengurus orang-orang yang selalu di anggapnya rendahan.


Lantaran takut apa yang di katakan-nya benar, semua orang di sana mulai membubarkan diri, mereka juga tidak lupa mengunci pintu dan jendela rumah sebagai pelindung diri dari Jiao long. Setelah semua orang masuk ke dalam rumah kini suasana di sana pun menjadi sepi dan menyisakan mereka berdua.

__ADS_1


"Karena kau sudah mengetahuinya apa perlu aku membunuh mu?"


Saat sebelum Xiuhuan membalasnya mendadak dari langit turun salju yang semakin lama semakin tidak terhitung jumlahnya, butiran-butiran es itu juga terlihat akan menutupi rambut keduanya yang berada di bawahnya. Xiuhuan lalu melihat langit dan menutup kedua matanya, hal itu ternyata menjadi kesempatan bagi wanita yang sekarang tengah berdiri di hadapannya, dia terlihat mengeluarkan sihir dari tangannya dan hendak menyerangnya. Akan tetapi ia mengurungkan niatnya saat setelah melihat Xiuhuan yang terlihat begitu tenang seperti tidak peduli ia akan menyerangnya.


"Mengapa kau diam dan membiarkan ku menyerang mu?"


"Karena kau bukan musuh ku, aku tidak akan menjadikan seseorang musuh jika dia tidak memulainya terlebih dahulu. Karena itu sekarang aku menunggu mu dan setelah itu aku juga akan menyerang mu"


Sihir yang semula berada di tangannya menghilang saat setelah mendengar perkataan Xiuhan, wanita itu lalu menunjukkan siapa dirinya sebenarnya pada pemuda roh itu. Sekumpulan asap hitam keluar dari tubuhnya dan perlahan menyatu berubah menjadi seekor naga yang sedang melilit tubuhnya. Tidak sampai di situ dia terlihat mengelus kepala naga itu yang menandakan keduanya sudah lama bersama.


"Buka mata mu dan alihkan pandangan mu pada ku"


Xiuhuan yang dari tadi masih menutup mata perlahan kembali membukanya, dan sama seperti yang di perintahkannya dia kemudian mengalihkan pandangannya pada Xue fang. Entah mengapa saat Xiuhuan menatapnya dengan tersenyum kini gilirannya memalingkan pandangan dari Xiuhuan, seakan dia malu saat Xiuhuan melihat ke arahnya.


"Aku sudah mengetahuinya saat pertama kali kau hadir, kau tidak perlu menunjukkannya"


"Sudah ku katakan aku tidak menganggap mu musuh, jika kau ingin aku menyerang mu kemari lah dan serang aku terlebih dahulu"


Sesaat Xue fang terdiam seraya menundukkan kepalanya dan tampak seperti sedang berpikir, namun tidak lama dia kembali melihat Xiuhuan yang masih melihat ke arahnya. "Katakan dengan jelas mengapa kau tidak ingin menyerang ku?"


" ... Kau sama seperti ku terlahir sebagai seorang roh, namun yang menjadi perbedaan hanya wujud naga mu juga sihir yang ada di dalam tubuh mu, selain itu tidak ada lagi yang membedakannya"


"Tapi bukankah para roh suci seperti mu sangat membenci seseorang pengguna sihir hitam?"


"Kami tidak membenci mereka, kami hanya menjaga jarak dengan mereka. Selain itu kau tidak ada sangkut pautnya dengan perang ratusan tahun lalu, mulai hari ini aku menganggap mu sebagai teman"


"Apa kau berkata jujur?"

__ADS_1


"Tapi hanya ada satu orang yang akan tetap menjadi musuh kami dan harus di musnahkan ... orang itu kini berada di sana tengah menikmati kesenangan hidupnya, "Xiuhuan terlihat melihat ke arah barat, tidak jauh dari sana sebuah bangunan besar berdiri yang tidak lain adalah sebuah kerajaan megah milik Jiao long.


Tiba-tiba angin datang dan bertiup sangat kencang, salju yang turun pun semakin banyak dan tertiup oleh angin yang tidak tahu arah. Jika terus berada di luar maka tubuh akan membeku dan bahkan tertutup salju, Xiuhuan yang menyadari itu adalah badai berniat kembali dan menghangatkan tubuhnya, selain itu dia juga sudah lama berada di luar. Dia harus segera kembali sebelum Chang yi menyadari dirinya tidak ada.


"Aku harus pergi, "sebuah sihir kembali terlihat mengelilingi tubuh Xiuhan juga perlahan mulai menutupnya, dan dengan sekejap mata tubuhnya pun menghilang.


Saat setelah kepergiannya naga yang sebelumnya melilit tubuh Xue fang juga ikut menghilang, dari dekat ia tampak tersenyum sekaligus senang bertemu dengan Xiuhuan lelaki yang tadi berada di hadapannya.


"Dia sudah gila menjadikan musuh sebagai temannya"


...****************...


Keesokan paginya Chang yi terlihat baru saja bangun seraya meregangkan tubuhnya dan berjalan mendekati jendela yang terbuka. Dia merasa heran lantaran jendela itu terbuka semalaman padahal sebelumnya itu tertutup dengan rapat.


"Mengapa ini terbuka?, "Ia lalu mengalihkan perhatiannya pada Xiuhuan yang masih tertidur.


"Apa semalam Xiuhuan pergi? tapi mengapa dia keluar melewati jendela?"


Di saat Chang yi tengah kebingungan mendadak dari luar sebuah sihir datang menghampirinya yang berada di dalam, sihir itu sama seperti sihir yang dahulu pernah ia rasakan saat berada di ngarai. Seluruh ruangan di penuhi olehnya yang kemudian sihir itu mengarah pada Xiuhuan.


Sebentar Chang yi terdiam sembari melihat Xiuhuan, namun tidak lama ia tersenyum dan berkata. "Seharusnya aku sudah menduganya"


Chang yi sebenarnya sudah mengetahui Xiuhuan adalah roh, hal itu dia ketahui dari seorang wanita tua yang saat itu pernah menolong mereka. Dia berkata padanya tentang rahasia besar yang di miliki Xiuhuan, yaitu adalah seorang roh.


Pemuda itu lalu kembali melihat jendela dan memandang salju yang tidak berhenti turun serta orang-orang yang kembali melakukan aktivitas mereka seperti biasa.


"Suatu hari nanti aku akan memberitahunya"

__ADS_1


__ADS_2