TRACES OF THE FRIENDSHIP OF SPIRITIS AND HUMAN.

TRACES OF THE FRIENDSHIP OF SPIRITIS AND HUMAN.
CHAPTER 18 (XIUHUAN PEMAKAN DAGING ROH?)


__ADS_3

Xiuhuan terlihat baru saja bangun dari tidurnya, ia melihat seluruh ruangan tanpa Chang yi ada di sana.


Di dalam pikirannya Xiuhuan teringat kembali dengan perjanjiannya dengan Qiaofeng saat berada di alam lain, selain itu kutukan di dalam tubuh Chang yi saat ini pasti sebagian sudah menyebar. Maka dari itu ia berencana untuk secepatnya menyelesaikan masalah ini, karena jika terlambat kutukan itu akan sangat berbahaya untuknya. Meski jika itu tidak membuatnya tiada namun sihir hitam yang ada di dalam tubuhnya akan menyebar dan mencuci otaknya, dengan kata lain Chang yi akan bernasib sama seperti Jiao long, seseorang pengendali atau pengguna sihir hitam.


Semua yang ada di dalam pikirannya seketika buyar saat Xiuhuan melihat Chang yi datang, di tangannya pemuda itu tampak membawa mangkuk makanan, anggur juga sebotol air.


"Xiuhuan ternyata kau sudah bangun, kemarilah mari kita makan" ujarnya seraya berjalan mendekati meja.


Mendengar ajakannya Xiuhuan kemudian beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan mendekati meja. "Apa kau sengaja membawa semua itu?'


"Ah ya, anggap saja semua yang ku bawa ini adalah ucapan terima kasih karena kau sudah beberapa kali menyelamatkan hidup ku. Sisanya suatu hari nanti jika kau dalam bahaya aku yang akan menjadi pahlawan"


"Kita lihat nanti" balas Xiuhuan yang kemudian duduk di depan meja.


Chang yi lalu menuangkan segelas air putih untuknya. "Ini semoga kau menikmatinya"


Namun saat setelah menyuap satu sendok nasi Xiuhuan di buat heran lantaran Chang yi tidak makan sepertinya, ia lalu bertanya padanya. "Mengapa kau tidak makan seperti ku?"


"Sebelum kau, aku sudah makan lebih dulu. Sekarang makanan ini adalah bagian mu"


Chang yi kemudian mengambil sebotol anggur dan menuangkannya ke dalam sebuah gelas kecil, lalu setelah itu dia meminumnya. Bukan hanya sekali bahkan sampai tiga kali Chang yi menuangkan anggur ke dalam gelasnya yang di mana itu tidak sedikit. Xiuhuan yang masih memperhatikannya merasa pemuda itu sedang ada masalah lantaran ia belum pernah melihatnya minum anggur.


"Apa ada sesuatu mengganggu pikiran mu?" tanya Xiuhuan.


Chang yi lalu membalasnya sambil tertawa kecil, entah apa yang membuatnya tertawa tapi sepertinya pertanyaan Xiuhuan terdengar lucu di telinganya. "Tidak aku sudah terbiasa minum sebanyak ini, aku tidak sedang dalam masalah. Hal ini memang sering aku lakukan, kau berpikir seperti itu karena ini pertama kalinya kau melihat ku meminum anggur"


"Begitu ya," Xiuhuan kembali melihat makanannya di meja yang ternyata selain nasi di sana semuanya daging, makanan kesukaannya.


"Semua ini daging?"


"Kau harus berterima kasih pada ku karena aku memperhatikan mu dengan baik, aku tahu kau sangat menyukainya jadi aku memesan daging untuk kau makan"

__ADS_1


"Terima kasih"


"Sama-sama ... Xiuhuan, apa kau tidak ingin tahu daging apa yang sedang kau makan?"


Saat setelah memasukkan daging ke dalam mulutnya Xiuhuan membalas perkataan Chang yi. "Memangnya apa?"


Chang yi tiba-tiba tersenyum menyeringai sembari menghentakkan kedua tangannya ke atas meja, hal itu sontak membuat Xiuhuan terkejut dan melihatnya dengan heran. "A-Apa masalah mu?"


"Xiuhuan, kau harus tahu daging yang saat ini kau makan dan masuk ke dalam perut mu, itu adalah daging roh"


" ... Roh??"


Perkataan yang baru saja keluar dari mulut Chang yi membuat Xiuhuan seketika terdiam, ia terlihat mengalihkan pandangannya pada daging yang ada di sumpit dan hendak dia makan. Tangannya tiba-tiba gemetar sampai membuat sumpit itu jatuh beserta dagingnya, Chang yi yang tengah duduk di hadapannya melihatnya dengan serius karena ternyata apa yang di katakan wanita tua itu padanya adalah benar. Tapi tidak lama pandangannya itu berubah menjadi heran, Chang yi seperti berpura-pura terkejut saat melihat reaksi Xiuhuan.


"Ada apa Xiuhuan? aku hanya bercanda mana mungkin itu daging roh, lagi pula bagaimana bisa pemilik penginapan ini memburu roh dan menangkapnya untuk di jadikan makanan. Bukankah para roh sudah lama pergi ke alam mereka?, "Setelah mengatakan itu Chang yi kembali menuangkan anggur ke dalam gelasnya, saat ia meminumnya dapat terlihat bibirnya tersenyum puas seraya matanya menatap Xiuhuan.


"Jangan terlalu di pikirkan, itu sangat tidak masuk akal. Orang biasa seperti pemilik penginapan ini mana mungkin bisa melawan roh yang memiliki kekuatan besar"


"... Tapi mungkin saja dia sama seperti Jiao long pengendali sihir hitam? dan dengan sihir hitamnya itu dia gunakan untuk pergi ke alam roh kemudian memburu mereka di sana dan menjual dagingnya??"


"Ah haha ma-maaf sudah ku katakan aku hanya bercanda, mengapa kau sampai seserius itu?"


Xiuhuan yang terlihat marah menggeser mangkuk makanan dari hadapannya, sepertinya seleranya untuk makan mendadak hilang apa lagi setelah mendengar perkataan Chang yi, meskipun itu hanya candaan. Xiuhuan kemudian mengambil sebotol anggur dan meminumnya sampai habis. Chang yi hanya bisa melihatnya dengan bingung dia tidak percaya Xiuhuan bisa menghabiskan sebotol anggur yang bahkan dia sendiri tidak pernah melakukannya. Setelah anggur dalam botol habis dengan keras Xiuhuan menaruhnya di atas meja yang menyebabkan beberapa bagian dari botol itu retak lantaran saking kerasnya, wajahnya juga menunjukkan amarah yang sepertinya cukup besar.


"Xiuhuan kau akan mabuk" ujar Chang yi.


Xiuhuan yang sebelumnya melihat botol di tangannya kini pandangannya dia arahkan pada Chang yi, dengan menunjukkan raut wajah sangat marah dia berkata. "Mabuk atau pun hilang akal itu tidak akan berpengaruh untuk ku"


"Be-Begitu kah?"


Mendadak Xiuhuan yang sebelumnya baik-baik saja merasa mual, selain itu perutnya juga terasa sakit. Dia lalu lari pergi keluar tanpa mempedulikan Chang yi dan mencari tempat untuk memuntahkan sesuatu yang memaksanya untuk mengeluarkannya. Chang yi terlihat berdiri dan hendak mengejarnya namun tiba-tiba dia berhenti tepat di depan pintu, karena Chang yi merasa itu adalah urusan pribadi Xiuhuan dan dia tidak perlu mengejarnya.

__ADS_1


"Mabuk memang tidak berpengaruh untuknya tapi itu sangat berpengaruh untuknya"


...****************...


Hari sudah menunjukkan siang dan masih di tempat yang sama keduanya berada di sana, di dalam Chang yi terlihat tengah duduk di atas tempat tidurnya sembari memperhatikan Xiuhuan yang terbaring beberapa langkah di tempat sebelumnya dia tidur.


Xiuhuan sepertinya merasa tidak nyaman dengan perutnya yang sekarang rasanya sedikit sakit, ia tidak berhenti memegang perutnya dan tidak bisa diam bahkan wajahnya juga tampak pucat.


"Xiuhuan apa kau yakin kau tidak ingin meminum ramuan ini? aku sudah membelinya dan mencampurnya dengan air hangat agar perut mu itu tidak sakit, "di tangannya Chang yi memegang sebuah mangkuk kecil yang berisi obat untuk menghilangkan sakit perut Xiuhuan.


Akan tetapi Xiuhuan menolaknya lantaran dia masih marah padanya perihal masalah tadi pagi. Pemuda roh itu lebih memilih menahan sakit dari pada harus meminum obat darinya, Xiuhuan sebenarnya sudah berusaha menyembuhkannya dengan kemampuan yang dimilikinya, namun sayangnya itu tidak berhasil karena sepertinya jiwa murni di dalam tubuhnya mulai melemah karena sudah lama dia tidak melakukan meditasi. Dan oleh sebab itu Xiuhuan tidak bisa menggunakan sihir pengobatan yang di kuasainya untuk menyembuhkan dirinya sendiri.


"Sial mengapa ini sangat sakit?"


"Xiuhuan jangan keras kepala minum saja ini, jika kau meminumnya beberapa jam setelah ini perut mu tidak akan sakit!!, "Chang yi sepertinya sudah kesal dengan sikapnya yang keras kepala.


"Aku tidak akan meminumnya sampai kapan pun"


"Baiklah jika itu kemauan mu lihat saja sekarang apa yang akan aku lakukan"


Chang yi terlihat berdiri dan menaruh mangkuk kecil yang dari tadi ia bawa di tangannya, mangkuk itu ditaruhnya di samping tempat tidurnya. Setelah itu kemudian Chang yi yang masih kesal berjalan mendekati Xiuhuan, saat ia berdiri dekat dengannya tanpa pikir panjang Chang yi menarik kerah baju Xiuhuan dengan sangat kuat, dia lalu melemparnya dan membuat Xiuhuan jatuh tersungkur menimpa lantai. Apa yang baru saja di lakukan Chang yi padanya jelas membuat Xiuhuan semakin marah, Xiuhuan yang masih berada di lantai tampak berbalik dan melihatnya.


"Apa kau berniat membunuh ku!!"


Chang yi tidak menggubrisnya dia berjalan mendekati tempat tidurnya untuk membawa mangkuk berisi obat, setelah itu dia kembali berjalan mendekati Xiuhuan yang hendak berdiri. Setelah itu Chang yi mendorong tubuh Xiuhan menggunakan kaki kanannya dan membuatnya tidak bisa berdiri lantaran ia menahannya. "Sekarang buka mulut mu, aku akan memasukkan obat ini beserta mangkuknya, agar kau puas"


"Cih, itu tidak akan terjadi"


Karena Xiuhuan masih keras kepala dan tidak mau mengikuti perintahkannya Chang yi secara tiba-tiba menekan perut Xiuhuan dengan kakinya yang masih berada di atasnya dengan sangat keras, hal itu sontak membuat Xiuhuan berteriak kesakitan dan menyuruhnya untuk menurunkannya. Namun Chang yi sekarang malah sepertinya sama sekali perkataan Xiuhuan tidak ia dengarkan.


Saat pemuda roh itu berteriak dan membuka mulutnya Chang yi kemudian mengucurkan air obat dari mangkuk sampai habis, setelah selesai dia kembali mengubah posisinya seperti semula dan membantu Xiuhuan untuk berdiri.

__ADS_1


"Mengapa kau sangat memaksa?" tanya Xiuhuan seraya berdiri.


"Karena itu untuk kebaikan mu sendiri"


__ADS_2