
dua hari setelah itu, akhirnya intan diantarkan oleh ayah dan ibunya ke kampung halaman bu ratih. Di sana muzakir dan nek ilah telah menunggu kedatangan intan yang merupakan cucu pertama dan satu-satunya nek ilah, serta keponakan pertama dan satu-satunya bagi zakir.
Bu ratih hanya mempunyai muzakir sebagai saudaranya, dan ayahnya sudah terlebih dahulu berpulang sejak ia masih kecil. Sungguh beruntung intan terlahir di keluarga yang penuh dengan kasih sayang, dan menjadi kesayangan semua orang di keluarganya.
Nek ilah sangat senang akhirnya bisa tinggal bersama cucu kesayangannya di desa.
Rencananya nek ilah akan mengajarkan kepada intan bagaimana cara menjadi petani yang sukses seperti dirinya. Meskipun hidup tanpa suami dan membesarkan anaknya seorang diri.
Nek ilah memiliki puluhan hektar sawah dan ladang yang di tanami sayuran seperti pakcoy,sawi,bawang merah,bawang bombai dan buah-buahan seperti stroberi, semangka dan melon.
Nek ilah dikenal sangat ramah dan baik hati di desanya. Beliau sering membagikan hasil panennya kepada tetangga dan karyawannya yang membantunya di sawah dan ladang.
Sepertinya intan akan menjadi satu-satunya petani cantik di desa nek ilah.
__ADS_1
Setelah sampai di desa, intan kemudian langsung mengajak pamannya muzakir untuk berkeliling di ladang sambil memetik stoberi.
"boleh ngga aku jalan-jalan di ladang? Paman mau temani ngga?
Muzakir dengan senang hati menemani keponakan tersayangnya. Karena meskipun intan sudah dewasa, tapi bagi keluarganya dia tetaplah anak kecil yang paling di sayang. Sungguh beruntungnya menjadi intan.
"dengan senang hati, keponakanku yang meminta, bagaimana bisa aku menolaknya".
intan tersenyum lalu mereka beranjak ke ladang. Di ladang, mereka bertemu dengan 4 karyawan nek ilah yang sedang bekerja di ladang. Empat orang itu juga merupakan sahabat pamannya intan yang bernama roni, riki, doni dan fatih.
Roni dan riki sudah menikah dan memiliki masing-masing satu anak laki-laki. Sementara doni dan fatih masih belum menikah dan menghabiskan waktu mereka sehari-hari di ladang.
"sebelumnya intan harus tau, bahwa roni dan riki sudah menikah jadi intan harus jaga jarak dan lebih sopan ya, agar menghindari fitnah. Sedangkan doni dan fatih masih belum menikah jadi mungkin mereka akan lebih banyak membantu kamu nantinya.
__ADS_1
Muzakir memperkenalkan sahabat-sahabatnya kepada intan. Intan dengan senang hati menyapa mereka berempat. Mereka juga menyambut baik kedatangan intan.
"oh begitu ya paman, baiklah kalau begitu senang berkenalan dengan kalian".
Lalu muzakir memberitahukan kepada intan bahwa bu ratih menyuruhnya untuk memperlakukan intan sebagai karyawannya di ladang Bukan sebagai keponakan sendiri.
"dan satu lagi, intan tidak boleh bermanja di sini. Karena paman akan memperlakukan intan sama seperti karyawan yang lain, tidak ada perbedaan. Begitulah ibu kamu meminta kepada paman, jadi intan harus mengerti ya!".
"maksudnya gimana paman? memangnya ibu bilang begitu ya?
intan merasa tertantang oleh ucapan pamannya dan menyetujui permintaan ibunya.
"ibu kira intan ngga bisa jadi mandiri dan bekerja ya, oke intan akan buktikan sama ibu, intan pasti bisa mandiri dan sehat serta intan juga pasti bisa melupakan rian.
__ADS_1
Muzakir tersenyum melihat ekspresi intan yang terlihat bersemangat di awal. Padahal intan belum pernah merasakan bekerja di ladang dan berpanas-panasan sebelumnya.