Usiaku Semakin Dewasa Tapi Aku Takut Menikah

Usiaku Semakin Dewasa Tapi Aku Takut Menikah
story part 18


__ADS_3

Intan terdiam tak berbicara lagi setelah mendengar perkataan neneknya.


Tak berapa lama kemudian mereka sampai di pasar buah, lalu muzakir dan nek ilah bergegas menuju ke gudang penyimpanan semangka mereka.


Di susul dengan kedatangan empat sahabat zakir yaitu doni, roni, riki dan fatih. Mereka kemudian membantu zakir untuk merapikan dan menertibkan pembeli yang sudah menunggu di depan gudang penyimpanan mereka.


Setelah semua rapi dan siap, muzakir kemudian mempersilahkan untuk para pembeli mengambil bagian mereka masih-masing yang telah di siapkan sebelumnya oleh muzakir dan kawan-kawan.


Antusias para pembeli membuat intan tercengang, karena ia belum pernah melihat pembeli yang berjejer di depan gudang sambil menunggu si penjual datang.


Intan membantu neneknya untuk menerima uang hasil penjualan, intan kemudian merapihkan uang-uang tersebut lalu di letakkan di laci yang sudah di sediakan.


Sebelumnya tugas itu di lakukan oleh muzakir, namun karena intan sekarang adalah bagian dari karyawannya, jadi nek ilah menyerahkan urusan keuangan kepada intan, sementara muzakir melayani pembeli yang terus berdatangan.


Nek ilah dan muzakir memiliki sangat banyak pelanggan setia, di karenakan buah-buahan yang di jual oleh nek ilah dan muzakir selalu segar dan murah, jadi pembeli juga bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan banyak jika ingin di jual lagi.


Maka dari itu! setiap waktu mereka panen akan tiba, para pelanggan pasti sudah terlebih dahulu di infokan oleh muzakir untuk menentukan berapa banyak yang ingin mereka pesan, dan setelah itu ketika sudah panen maka muzakir akan menyiapkan pesanan-pesanan pelanggan mereka di gudang penyimpanan.

__ADS_1


Tak jarang banyak penjual buah-buahan yang iri terhadap nek ilah dan muzakir, karena buah-buahan mereka selalu terjual habis dalam satu hari. Sedangkan buah-buahan milik pedagang lain terkadang baru bisa habis terjual tiga sampai empat hari.


Intan kemudian bertanya kepada neneknya darimana asal para pembeli itu ketika mereka sudah tidak terlalu sibuk.


"nek intan mau tanya!


Nek ilah kemudian menanggapi perkataan intan.


"iya intan mau tanya apa?


intan kemudian melihat-lihat sekelilingnya dan terlihat sekali perbedaan orang-orang yang ada di toko nek ilah dengan orang-orang yang ada di toko sebelah.


Nek ilah kemudian tersenyum kepada intan.


"caranya gampang intan, nenek hanya perlu membagi hasil jualan nenek kepada orang-orang yang membutuhkan dan kita harus bersikap baik kepada orang-orang yang membeli dagangan kita, setelah itu isnyaallah allah yang akan mengatur orang-orang yang nantinya akan ikut bersedekah melalui nenek.


intan terdiam dan masih tidak mengerti perkataan neneknya.

__ADS_1


"maksud nenek bagaimana? Membagi hasil jualan kepada siapa nek? Teman-teman paman itu ya? Berarti nenek dapat sedikit dong?


Nek ilah kemudian tertawa melihat kepolosan intan.


"maksud nenek itu, kita harus rajin-rajin bersedekah intan, karena sebagian hasil penjualan nenek ada rizki orang lain juga di sana, berapapun yang kita dapatkan tetap harus di syukuri, karena itu adalah rizki yang di berikan allah untuk kita.


Intan akhirnya mengerti mengapa jualan neneknya selalu ramai pembeli, rupanya nek ilah adalah orang yang rajin bersedekah, bahkan hampir setengah dari pendapatannya ia sedekahkan ke masjid dan nek ilah juga sering mengadakan acara makan-makan gratis di rumahnya yang bebas di hadiri warga sekampung.


Selama dua hari tinggal di desa, akhirnya intan mendapatkan ilmu marketing dari neneknya.


Dan setelah 2 jam berada di pasar akhirnya buah semangka mereka habis terjual, dan mereka mendapatkan omset yang lebih banyak daripada biasanya.


Waktunya pulang ke rumah dan nek ilah akan membagikan hasil jualan kepada karyawan yang telah membantunya panen hingga memasarkan buah semangkanya.


Tak lupa nek ilah mengajak intan untuk membeli beberapa stok lauk pauk untuk makan mereka dan nek ilah akan mengadakan acara makan-makan di rumahnya seperti biasa ia lakukan setelah menjual buah-buahan miliknya.


Intan menemani neneknya berbelanja di pasar bersama muzakir dan kawan-kawannya yang lain juga untuk membawakan barang belanjaan nek ilah yang pastinya akan sangat banyak.

__ADS_1


Nek ilah membeli sangat banyak bahan makanan karena kebetulan esoknya adalah hari jum'at sekalian mau bersedekah makanan ke masjid.


...****************...


__ADS_2