Wanita Dengan Sejuta Rahasianya

Wanita Dengan Sejuta Rahasianya
Penyesalan


__ADS_3

Terkuncinya ruang itu tidak lepas dari perintah Reval agar kekasih nya tidak lari .


Menataplah tatapan kebencian dan sakit hati Lia kepada Reval dengan hatinya yang hancur berantakan didalam sana .lebayy emang sesakit itu ya gaes ..


Mendekatlah tubuh Reval pada Lia yang berada di depan pintu


" aku akan jelasin Lia " ucap Revaldo pelan


teruslah Lia pergi dari depan pintu menghindari Reval . didalam ruang an yang lumayan luas itu mereka hanya berdiri berhadapan.


" duduklah kita bicara baik- baik "


Muncul senyum tipis dari bibir Lia dan senyum itu masih bisa di lihat oleh mata Reval .


" setelah apa yang kamu lakukan masih bisa meminta aku untuk duduk dan bicara baik-baik"


"sebodoh bodoh nya otakku walaupun aku belum dewasa seperti mu aku juga tau mana rekan kerja dan mana rekan untuk bercinta "


" Lia " ucap Reval


" aku baru tau ternyata di dalam ruanganmu ada kamar juga yaa .untuk apa ,? sepertinya bukan hanya untuk istirahat tapi mungkin juga untuk ber Istirahat. " ucap Lia menekankan kata terakhir .


 " tidak perlu kamu menjelaskan lagi , aku sudah lihat dengan mata kepala ku sendiri , aku tidak tau berapa kali kamu seperti ini dengan orang lain , atau bahkan kamu sudah melebihi apa yang aku lihat tadi "


" LIA CUKUP "


" KENAPAAA ? MAU MARAH ? Seharusnya aku yang marah, selama ini aku percaya sama kamu , semua kata manismu semua yang sudah kamu katakan itu bohong tuan Revaldo terhormat"


" sekarang buka pintu nya dan biarkan aku pergi "


" Tidak akan " ucap Revaldo sambil berjalan menuju Lia pada saat itu Lia sudah tidak bisa pindah karna posisinya sudah berada di ujung samping ranjang .


" jangan mendekat tuan Reval " sambil memajukan telunjuknya untuk Revaldo .


Revaldo tetap memepet tubuh Lia yang kecil di ujung tembok .dengan tatapan yang tajam dan hati yang hancur Lia rasanya ingin mencek*k leher Revaldo tapi apa daya tubuh Lia hanya setinggi dada Revaldo bisa apa .

__ADS_1


dibawah kukungan Reval tubuh Lia tenggelam di bawah kepalanya sambil berdiri bahkan sekarang tubuh mereka sudah saling bersentuhan hanya dipisahkan dengan baju yang meraka pakai . Lia tidak bisa bergerak karna kedua tangan nya sudah di pegang oleh 1 tangan Reval keatas .


entah Reval akan menjadi gila atau apa yang akan terjadi kali ini . Dipikirannya Revaldo hanya ingin Lia tidak pergi dari dirinya . dibawah sana Lia hanya menatap kebawah karna takut dengan tatapan Revaldo sekarang . Di sentuhnya dagu Lia untuk menatap Revaldo .


" apa yang kamu bicarakan semua tidak benar , aku tidak pernah melakukan apapun kepada orang lain "


" sepertinya anda baru saja lupa ingatan tuan " Lia mencoba kuat untuk tidak takut menatap balik mata Reval


" aku baru sekali melakukan itu dan aku tidak sengaja Lia , itu semua aku lakukan karna "


" karna apa tuan. napsu .iya? " ucap Lia berani memotong omongan Reval


digeleng geleng kannya wajah Reval karna mendengar kata kata Lia kemudian


ia ***** bibir Lia dengan kasar sampai Lia berontak dan menendang kaki Reval . tapi itu bukan apa2 untuk badan Reval . Lia mencoba bibirnya untuk tidak semakin dalam Reval masuk tapi dengan sengaja Reval menggigit bibir Lia agar terbuka dan itu membuat bibirnya sedikit berdarah sampai Lia meringis .sambil tetap membungkam mulut Lia .


reval mendorong badan Lia kekasur dan sekarang tubuhnya sudah berada di atas tubuh Lia .. dan pada saat itu Lia hanya bisa menangis dan pasrah apa yang Reval lakukan padanya .


karna sudah tidak ada perlawanan tangan Reval melepas tangan yang sedari tadi Reval cengkram . Dan masih dengan posisi ******* bibir dan memasukan lidah kedalam mulut Lia sesekali menyesap bibir nya .


" AHHKK " teriak Reval


kemudian di bangun kannya Lia yang masih menangis kemudian merapikan pakaian Lia dan menghapus air mata Lia yang sedari tadi keluar .memeluk tubuh kekasihnya yang mematung . lalu mengecup kening nya .


" aku minta maaf sayang " ditatapnya mata kekasihnya sambil mengelus bibir kekasihnya yang bengkak karna perbuatan.


" ini sakit yaah " ucap reval kemudian memeluk kekasihnya lagi .


berdiri nya Reval mengusap wajahnya dengan kasar lalu membantik vas bunga di meja


" seharusnya aku gak ngelakuin ini , Bodoh kamu Reval bodohhh Siall " teriak Reval yang semua itu masih di tatap oleh kekasihnya .


Menghampiri Lia "aku minta maaf ya sayang aku udah nyakitin kamu , aku minta maaf " dikecupnya sebentar bibir yang bengkak tadi


" Kita pulang yaa "

__ADS_1


orang yang diajak bicara hanya diam tanpa membalas apapun .


Segera Reval antar Lia ke mension Adam pada saat itu orang tua Lia tidak ada di rumah dan hanya bibi pembantu rumah Lia yang membukakan pintu . Di antarnya Lia ke kamar oleh Revaldo .


didudukan Lia pada ranjangnya , dikecupnya kening dan bibirnya Lia untuk sebentar


" aku sangat menyesal , pleasee jangan tinggalin aku . Aku pamit yaa . jangan telat makan "ucap Reval mengusap pucuk kepala Lia kemudian pamit pulang .


setelah kejadian itu Lia meminta papa nya untuk pindah sekolah ke Jerman Ikut dengan kakanya sampai dia melanjutkan perguruan tinggi di Jerman , pada saat lulus s1 Lia memutuskan untuk meneruskan pendidikan nya di Amerika .


pada saat bersama kakanya Lia belajar banyak dia disibukan oleh bisnis dan membangun resto resto di tempat dia lahir. Sampai akhirnya perusahaan dan asetnya menjadi terbesar orang terkaya ke 2 di Amerika .


GAESS SORRY YAAA FLASHBACK NYA LAMA hihi


_________


Lanjut kecerita


" kamu gak pernah benar - benar mencintai aku revv " jawab Lia pada laki- laki di hadapan nya


" kalo aku gak benar benar mencintai kamu untuk apa aku sampe bersujud di kaki papa kamu untuk meminta bertemu dengan kamu . bertahun tahun aku mencari kamu dan entah disaat hari itu dirimu seperti hilang tertelan bumi tanpa kabar sama sekali "


" apa kamu tau beberapa tahun yang lalu kakak mu sampai meminta aku untuk berenti mencari kamu , sampai titik dimana kakamu membunuh beberapa anak buahku yang aku tugaskan untuk mencarimu selama ini. dan di terahir keputusan ku aku lebih memilih berenti untuk mempertaruhkan nyawa semua orang karna aku tidak mau egois "


" Beberapa tahun ,aku juga menderita atas penyesalan ku , setiap malam aku selalu berharap suatu saat nanti bertemu lagi dengan kamu Lia "


" selama kamu pergi aku tidak pernah punya niatan untuk mengganti posisimu di hati aku " ucap Revaldo sambil memegang tangan Lia untin diletakan didadanya


" Percayalah "


" aku sangat bersyukur hari ini kita bisa bertemu "


" aku tidak ingin kehilangan kamu lagi Lia "


ucap Reval tulus pada Lia lagi lagi cairan bening itu keluar dari mata Reval .

__ADS_1


__ADS_2