Wanita Dengan Sejuta Rahasianya

Wanita Dengan Sejuta Rahasianya
BAB 48


__ADS_3

 Setelah itu revaldo Pamit untuk pulang dan diantar sampai pintu depan oleh kekasihnya.


keesokannya harinya


Hari ini di ruang kerja Mansion sudah ada Sans dan Candra Yang sedang duduk di sofa dengan bosnya .


" cand bagaimana? " tanya Lia


" ini biodata kedua karyawan yang nyonya minta " sambil menyodorkan berkas di atas meja kepada bosnya .


" kami beberapa kali sudah mengancam bahkan menyiksa mereka namun mereka terus saja menjawab bahwa mereka melakukannya ini karna keterpaksaan mereka diancam oleh seseorang, dan mereka tidak tau siapa yang mengancam mereka Nyonya " jawab Candra


" untuk titik nya?"


" dari Jerman nyonya , kami benar benar tidak bisa menemukan identitas mereka sama sekali nyonya , dan rekan kerja dari Jerman juga sudah dinyatakan bersih "


" sudah saya duga , kau tetap penjara kan mereka beri makan dan obati luka nya , dan untuk kamu sans, tanah sudah saya siapkan lanjutkan pembangunan sesuai rencana awal . sementara waktu aku akan membiarkan mereka bertindak, aku hanya ingin tau sampai dimana mereka ingin mencari masalah dengan ku " muncul senyum tipis di bibir Lia .


" tetap awasi dan cari tau siapa mereka , jangan terlalu kelihatan jika kamu meretas lokasi mereka , aku ingin mereka berfikir kita sudah tidak melacaknya dan kita tunggu saja kapan mereka menampakkan hidung mereka ."


" perketat keamanan IT perusahaan pusat cabang dan resto "


"BAIK NYONYA!!"


***

__ADS_1


" ARRG.... BRENGSEK " membuang semua berkas diatas meja hadapannya tanpa terkecuali leptop dan iPad di depannya hancur berserakan di lantai .


Reval sedang berada di pucuk kemarahan setelah tragedi pembakaran gudang pusat 2 bulan lalu pelakunya belum bisa di temukan , hari ini dia di kejutkan kembali dengan seluruh gudang Tekstil di semua pabrik cabang terbakar dengan waktu yang bersamaan . Selama penyerangan dari musuh ini yang paling jauh yang mereka lakukan . Revaldo tidak habis fikir dan kepalanya rasanya ingin meledak .


anak buah dan asistennya yang melaporkan kabar didepannya hanya bisa melihat dan menunduk melihat CEO nya sedang dalam mode panas seperti itu .


" perketat penjagaan gudang pusat utama sekarang juga " perintah Revaldo dengan nada dingin dada naik turun menahan amarah yang sedari tadi ia pendam . Meminta anak buahnya untuk pergi .


hari sudah hampir malam tapi Revaldo masih betah berdiri di balkon kantor dengan rokok di tangan nya . hari ini dia merasa sangat melelahkan . Dia segera pergi membawa jas yang sedaritadi dikursi kerja . Lalu turun kebawah dan menaiki mobil menuju suatu tempat dia butuh pelukan untuk menstabilkan emosi yang sedari siang ia pendam .


ditengah jalan yang ditemani hujan rintik gerimis Revaldo melajukan mobilnya diatas rata rata . dia sengaja tidak melewati jalan yang biasanya, tapi dia memilih jalan yang emang sedikit sepi . Karna dia sedang tidak ingin kena macet .


Ditengah jalan tepatnya di perempatan jalan ada beberapa mobil hitam yang tiba tiba menyebrang dan berhenti di depannya , dengan kecepatan tinggi pada mobil Revaldo reflek dia mengerem mendadak karna jalan licin mobil sampai berputar 360° untuk menghindari tabrakan mobil yang tiba tiba berhenti itu .


" CITTT"


" Argg apa lagi ini " ucap Revaldo memukul setir mobil didepannya .


Revaldo melihat ada 3 mobil berhenti tidak jauh dari mobilnya .dia melihat mereka turun dari mobil dan berdiri di depan mobil mereka . Revaldo sudah bisa mengira satu orang yang berdiri didepan itu adalah bosnya dan dibelakangnya adalah para anak buahnya . Karna malam hari dan grimis dilihat dari dalam mobil Revaldo tidak begitu kelihatan siapa pemilik wajah mereka .


Revaldo melihat mereka memakai pakaian serba hitam dan orang yang di depan itu tingginya kurang lebih di atas Revaldo 7 sentian namun untuk badan seperti nya lebih besar laki laki yang didepan. Kali ini Reval merasa sial kenapa bisa ia terlepas dari penjagaan anak buahnya karna perintahnya sendiri .kalo mereka minta berkelahi sendiri sudah di pastikan reval akan kalah jika harus melawan orang sebanyak itu pikiranya .coba aja dulu Rev positif thinking aja ..


Dia keluar dari dalam mobil maju menatap orang yang menghalangi mereka . dari tatapan mata revaldo dia sangat asing dengan mereka . Siapa kah mereka ?


" Permisi saya mau lewat . " Ucap Reval tegas

__ADS_1


sedangkan orang yang di tatap hanya tersenyum tipis entah apa maksud orang ini . tubuhnya yang terbalut dengan hodie hitam terlihat lebih santai daripada pada anak buahnya .


" Anda Revaldo ?" jawab laki laki itu ..jarak mereka tidak dekat dan tidak terlalu jauh jadi saat berbicara mereka harus sedikit Keras


" apa mau kalian ?" tanya Reval kembali


" HA HA HA " suara menggelegar dari laki laki tersebut." bahkan harta mu Semua tidak bisa membeli setengah yang aku punya Reval" ucap dengan sombongnya .


" Apa maksud orang gila ini ,Tidak jelas " batin Revaldo .


" Saya bilang singkirkan mobil kalian " ucap tajam Reval rasanya dia sudah gerah


" Sebelum itu aku akan menyingkirkan kamu terlebih dahulu Reval "


" DORR "


...______...


...Wah nanggung nih ceritanya Nanti dilanjut kok sabar yaa! 🥰...


...Kalian Suka yang Sad ending apa Happy ending nih jangan lupa di coment Yaa...


...Terimakasih yang udah mampir ya gaess...


...Tinggalkan jejak buat Outhor Dong Biar lebih Semangat lanjut Ceritanya . ...

__ADS_1


...Jangan Lupa Kasih Bintang 5 yaa ...


...See you Salam Outhor ✨🌹...


__ADS_2