
Lia keluar dari Mansion menggunakan mobil sendirian sedangkan anak buahnya mengekor di mobil lain berada di belakangnya . Lia menuju ke suatu tempat disuatu hutan yang jalannya hanya di bisa di lewati 1 buah mobil saja Lia cukup mengemudi mobil kurang lebih 2 jam untuk sampai ke tempat tersebut.
setelah melewati pagar yang kelihatan rapuh dan tidak berpenghuni jika di lihat dari luar ternyata saat masuk akan terlihat bangunan besar serba coklat dan hitam , turun dari mobil Lia langsung disuguhkan dengan orang orang bertumbuh tinggi dan besar berpakaian hitam.
Mereka membuka pintu masuk dan merendahkan bahu untuk menyabut Lia datang masuk ke dalam bangunan tersebut .
" dimana kak Kris ?" tanya Lia pada salah satu penjaga disana
" tuan dibelakang markas bersama tuan Rendra nyonya "
Lia berjalan menghampiri kakanya kebelakang markas tersebut. Iya yang Lia datangi adalah markas mafia kakanya .
" Adikmu", ucap pelan rendra pada Kris yang melihat Lia membuka pintu belakang mereka .
" Lia kenapa kau kesini ,? " Reflek Kris berdiri sangat jarang adikmu mau bertamu ke tempat sadis milik Kris ini namun kali ini Lia datang dan itu sendiri .karna anak buahnya menunggu di depan .
Lia duduk dikursi hadapan Kris sekilas ia menatap wajah Rendra dengan malas .
" Hai sayang " goda Rendra pelan sambil cengengesan. Rendra sebenarnya masih sangat mencintai Lia namun karna dia sadar dia tidak bisa memaksa hati milik adik sahabatnya ini maka dia akan menyimpan rasa itu .
" Diem" jawab cetus Lia
" tenanglah Lia Kaka sudah minta anak buah Kaka untuk melacak orang itu " ucap Kris dahulu karna Kris tahu tujuan Lia datang kemari karna itu .
" apa Kaka sudah dengar sebelumnya orang itu sudah pernah membakar gudang pusat milik Reval , dan sebelum kejadian kemarin gudang semua cabang miliknya di bakar secara bersamaan, sebelumnya Revaldo Sudah mencari pelakunya namun tidak dapat kak . Dan Kaka juga tau ada bedebah yang juga berani bermain main dengan ku hanya karna masalah tanah Kaka tau sendiri tidak perlu aku ceritakan detail " ucap Lia menggebu
__ADS_1
" bisa tidak bisa Kaka harus cari pelaku orang yang menembak Revaldo . Kalo bisa aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri ,"ucap Lia menggebu menahan amarahnya .
" tenang lah sebentar "
" bagaimana aku bisa tenang kak . dia kritis di rumah sakit "
Rendra di sana hanya melihat perdebatan Lia dengan kakanya . rasanya Rendra sangat gemas jika melihat Lia menahan amarah seperti itu .bahkan dia berharap revaldo tidak bangun lagi maka dia harus mendapatkan Lia seutuhnya. Hah namun itu hanya harapan . itulah doa seorang Rendra yang beropsesi kepada seorang wanita.
" Kaka akan memberitahu kali ini orang yang kamu cari sama seperti mu dia seorang mafia Lia hati hati jangan terlalu gegabah mengambil keputusan. dia adalah 1 orang yang menganggu bisnismu dan dia adalah yang membakar gudang dan mencelakai kekasihmu "
kening Lia berkerut " maksut Kaka ?"
" dia Mafia Drachen "
"Hah sejak kapan aku dan Revaldo berbuat masalah dengan meraka kak , bahkan kita kenal saja tidak . Aku hanya dengar dan tau saja tidak pernah yang namanya bertemu atau bahkan menginjak ke daerah mereka "
" mulutmuu dek "
" lah kenapa memang seharusnya iya kak . apa yang meraka cari dari ku dan reval "
" cobalah ingat ingat apa kamu pernah bermasalah dengan mereka " ucap Kris pada Lia
" kenapa Kaka jadi menuduh Ku . Kaka tau sendiri aku tidak akan berani bermain main seperti itu "
" dia memang bukan musuh Kaka tapi Kaka juga tidak terlalu kenal Kaka hanya tau saja ketua dari mafia itu sesekali bertegur sapa jika ada pesta antar ketua mafia saja , setelah Kaka selidiki dia pernah berkualiah S2 di Jerman tempatmu pendidikan dulu lia "
__ADS_1
" lalu apa hubungannya dengan ku dengan Revaldo , jika dia ingin sesuatu kenapa tidak langsung bilang ke kamu sudah pasti dia tau kalo kamu adalah kakaku . lihatlah Revaldo mengalami kerugian lumayan besar karna ulah Meraka . Lebih baik Kaka hubungan orang itu dan bantu adikmu menyelesaikan masalahnya. aku pergi " ucap Lia berdiri dan pergi dari markas kakanya .
Kris dan Rendra hanya bisa bernafas panjang dan mengelus dada dengan tingkah dan kelakuan adiknya .
"lihatlah wanita keras kepala itu bersiap siap lah menerima pukulan dan cacian dari mulut nya klo kau benar benar mendapatkan nya " ucap Kris menyindir rendra
perkataan Kris hanya di tanggapi senyuman dan geleng geleng oleh rendra.
" kau serius adikmu pernah berbuat masalah dengan Drachen ? lalu masalah apa yang adikmu buat sampe mereka menggangu adikmu lalu apa hubungannya dengan si Reval . " tanya rendra pada Kris.
" selain kau bodoh kau juga lemot , dari dulu jika kau berada di dekatku kenapa kau lemot sekali seperti bukan rendra yang aku kenal hah dimana jiwa ketua mafia sadismu itu Jamal."
"Akkh apa apaan kau Kris " ucap rendra karna Kris memukul kepalanya .
" aku butuh bantuan koneksimu untuk mencari tahu alasan ketua Drachen itu menyakiti Reval "
" yah aku akan membantu demi dirimu dan adikmu , tidak Sudi aku membantu si anak Reval itu "
" Aakh kenapa kau hobi memukul ku " ucap Rendra pada Kris karna dipukul kembali
" kau kenapa ?selalu memusuhi rekan kerjamu jika di belakang hah "
" pulang kau . Perusahaan besarmu butuh dirimu , enak sekali kau santai santai kesini trus , lihatlah markasmu kosong apa tidak takut tiba tiba diserang dengan Drachen Hahaha " ucap Kris sambil tertawa
" hah apaan aku tidak punya masalah dengan si om om itu "
__ADS_1
" Hahahah " ucap Kris saat melihat Rendra berdiri dan pergi untuk keluar markas.