Wanita Dengan Sejuta Rahasianya

Wanita Dengan Sejuta Rahasianya
Kenikmatan


__ADS_3

malam ini suhunya sedikit dingin walaupun langitnya cerah ingin rasanya lia menikmati mie instan namun sayang Lia tidak meminta Sans untuk membeli mie instan kemarin


Ia berfikir tidak salah jika dia harus keluar sebentar ke supermarket dekat perhotelan ini , didepan seberang sana. Lia berjalan kaki turun menggunakan celana dan jaket untuk menghangatkan tubuhnya tidak lupa dia memakai masker dan rambutnya ia gulung .


dengan berjalan kaki Lia masuk ke dalam supermarket untuk mencari mie yang dia inginkan ,


" BRAK "


terdengar suara laki laki meminta maaf karna dia tidak sengaja menabrak Lia


Lia yang sibuk memunguti barang jatuh yang ia pegang tadi tidak terlalu perduli dengan yang orang tadi ucapkan .


Lia menarik kepala keatas untuk melihat siapa yang menabrak nya dan tidak sengaja ia menatap wajah seseorang dan sedikit melotot namun karna untuk sekarang dia harus bersembunyi .Lia tetap bersikap tenang dan pura pura menjadi orang asing di depan orang tersebut .


dia adalah Revaldo , rencana Reval hanya ingin membeli rokok tapi karna dia tiba tiba haus Reval masuk ke dalam rak supermarket untuk mencari minuman namun siapa sangka ternyata dia tidak sengaja menabrak seseorang .


" permisi apa kita saling kenal nona . " ucap Revaldo sambil memegang tangan Lia yang hendak pergi untuk menghindari Lia . Dia merasa bola mata yang ia tatap sekarang tidak asing walaupun wanita di depannya memakai masker


" tidak " segera Lia lepas dan pergi dari hadapan Reval .


Reval jalan ke arah kasir namun Reval mengingat ingat siapa pemilik mata tadi , saat Reval ingin masuk ke mobil dia ingat . siapa yang ia tabrak tadi ialah Lia .


Rasanya ia ingin menghampiri Lia yang masih di dalam supermarket. Namun Revaldo tetap tenang dan berdiam diri di dalam mobil sambil menunggui Lia keluar dari supermarket tersebut.


Sedangkan Lia yang masih di supermarket


" kenapa bisa ketemu dia sih , hih " batin Lia . secara diam diam Lia melihat parkir mobil dari dalam supermarket sudah tidak melihat mobil Reval . Karna Lia tidak tau bahwa reval pergi tidak memakai mobil yang biasa ia pakai .


Lia segera keluar supermarket buru-buru menuju ke hotelnya . Namun siapa sangka di balik dalam mobil ada Revaldo yang tetap melihat kemana arah Lia pergi . Setelah dia sudah tau bahwa Lia berada di hotel itu .Reval turun mengikuti Lia dari arah jauh sehingga Lia tidak menyadari itu .


Setelah lia masuk lift dan pintu nya mulai tertutup dan naik .Reval mendekati lif untuk melihat nomer berapa yang ia tekan . Setelah itu Reval naik ke atas saat lif sudah turun .


Lia sudah sampai di lorong lantai kamarnya . ia sedikit tenang karna sudah sampai atas. Karna kamar Lia berada ujung sebelum Lia masuk ke dalam . Reval melihat Lia berjalan menuju ke kamarnya dari depan lift..


Sampai dalam kamar Lia merasa badannya lemas dia menyesal kenapa dia tadi harus keluar . Klo tau begini Lia akan meminta Sans saja untuk kemari membeli mie instan . Lia harap revaldo tidak tau jika yang ditabrak tadi adalah dirinya .


Beberapa menit kemudian, terdengar ketukan dari luar kamar penginapan nya


" siapa ya malam malam Dateng . Klo Sans kenapa dia tidak menghubungi aku dulu , sepenting itu kah ." ucap Lia yang masih berada di dalam


Lia berjalan menuju ke pintu lalu membuka pintu dan Lia terkejut siapa yang datang . reflek Lia menutup kembali pintu itu tapi siapa sangka Reval mendorong pintu itu agar tidak tertutup


" Lia ini aku , kenapa kau menghindar aku sendiri izinkan aku masuk Lia "


Apalah daya tenaga Reval lebih besar dari pada Lia . Alhasil pintunya berhasil terbuka .


Lia menarik tangan Reval untuk masuk lalu mengunci pintunya


" kau dengan siapa Rev , kamu sendiri kan ? " tanya Lia yang masih berdiri di depan pintu .


" Duduklah ".perintah Lia


" kamu hutang cerita dengan ku "terdengar tarikan napas dari Lia mendengar Reval berbicara seperti itu


", aku buat mie instan dulu , kamu mau gak ", ? tanya Lia dari arah dapur .


", boleh "


beberapa menit kemudian Lia duduk di samping Revaldo sambil menikmati mie instan yang baru saja dia buat .


" ponselmu dari kemarin mati Lia , kata Roy hampir seminggu kamu juga tidak ke kantor . Kata paman kamu juga gak pulang "


" seandainya aku tidak keluar mungkin aku tidak harus menjawab pertanyaan mu itu "


" aku mengkhawatirkan kamuuu "


" sekarang lihat aku baik baik saja kan " ucap Lia


" lalu kenapa kamu bersembunyi " tanya Reval.


" kau hanya perlu tau kalo sekarang aku baik baik saja Revaldo dan jangan pernah bilang ke siapapun dimana aku ",.


" Kenapa ?"


" aku sedang bersembunyi dari orang lain , mengertilah."


" Siapa mungkin aku bisa membantu " tawar Reval


" seseorang , sudah malam Reval apa kau tidak ingin pulang ? "


" kamu mengusirku?"


" tidak aku hanya bertanya "

__ADS_1


" kau sudah janji tidak akan menghindari aku kan Lia .kenapa kau seperti ini lagi bukannya masalah kita sudah ...."


" Revall ini bukan masalah kita . ini di luar tentang itu Revvv. "


" klo begitu cerita Sama aku agar aku tidak khawatir " ata Reval sambil memegang tangan Lia


Lia membalas pegangan tangan Reval yang satu menyentuh pipi Reval Lia sengaja karna Lia tidak ingin mendapat pertanyaan itu lagi


" Revv sekarang kamu lihat aku baik baik saja kan , aku sedang bersembunyi dari orang , ini masalah pekerjaan, selagi aku masih diam berarti aku masih bisa menghandle sendiri masalah aku , nanti klo aku butuh bantuan aku akan langsung minta bantuan kamu . Aku masih punya nomer ponsel kamu kok revv . Aku gak ngehindar dari kamu , aku juga gak ngejahuin kamu .tolong mengerti lah . aku gak akan pernah larang kamu buat kesini tapi kamu janji gak bilang kesiapa siapa di mana aku termasuk papa atau Kaka aku . okay ? " ucap Lia pada Reval yang masih setia menatap Lia .


"baiklah langsung hubungi aku kalo ada apa apa yaa " ucap Reval sambil memegang ke dua tangan Lia .


" aku boleh peluk, aku kangen Lia ? " tanya Reval


Lia diam sebentar kemudian mengangguk


mereka berdoa berpelukan sambil duduk di atas sofa . Lia merasakan detak jantung Reval berdetak cepat . Reval menenggelamkan kepalanya di ceruk leher Lia . Bau tubuh Lia selalu membuat Reval nyaman sedari dulu . Diusap usapnya tangan Reval di pinggang Lia .


entah ada angin apa mereka berpelukan lama tanpa ada salah satu yang menginginkan untuk melepasnya .


Lia merasa pelukan Revaldo semakin erat ia merasa geli saat Revaldo mengecup leher jenjang bagian belakang . Lalu kecupan itu pindah belakang telinga rasanya tubuhnya seperti tersengat listrik dan seketika Lia merasa tegang dengan apa yang Reval lakukan . kecupan itu pindah di leher bagian depan . entah kenapa Lia diam saja saat Revaldo melakukan ini . Dan Lia sebagai orang dewasa jujur menikmati nya .


Tangan Revaldo yang sedari tadi mengusap punggung nya dari luar kaos yang ia kenakan. sekarang lia merasa tangan Revaldo masuk ke dalam kaos yang ia pakai dari belakang . Tangan Revaldo yang terasa hangat Lia rasakan menyentuh kulit punggungnya .


Tangan satunya lagi mengusap usap paha Lia pelan . Revaldo melepaskan pelukannya namun dengan tangganya yang masih memegang pinggul Lia dan tanga satunya pindah menyentuh leher Lia . sedetik itu mereka mengunci tatapannya


Revaldo mendekati wajah Lia lalu menempelkan mulutnya di bibir Lia . Sebenarnya Lia kaget dengan apa yang Revaldo lakukan tapi entah tubuhnya seperti terhipnotis dengan perlakuan Revaldo hari ini .


lia merasakan lidah Revaldo sedang menari nari di dalam mulut Lia mengabsen semua yang ada di dalamnya dengan lembut. Lia hanya diam dan memejamkan matanya . sesekali Lia mengeluarkan suara laknatnya karna merasa gigitan dari Revaldo .


Dengan sambil berpagutan Revaldo mengangkat badan Lia untuk duduk di atas pangkuan nya dengan posisi kaki kiri dan kanan terbuka menghadap ke Revaldo reflek Lia mengalungkan tangannya di leher Reval . posisi yang sangat sensitif bukan .


Revaldo merasa Lia sudah hampir kehabisan napas dan reval melepas kan pagutannya . Lia segera meraup oksigen yang ada di sekitarnya .


Meraka berdua berdiam diri saling pandang dengan keadaan Lia yang masih duduk di atas paha Revaldo .


disini Lia merasa ada yang tegang di bawah sana . Lia tidak bodoh umur yang sudah sedewasa ini tidak tau apa yang terjadi jika seperti ini .


dengan susah payah Lia meneguk air liur yang ada di tenggorokan. tiba tiba Revaldo menarik tengkuk Lia lagi untuk dinikmati nya . Kali ini sentuhan mulutnya sedikit kasar dan menuntut daripada yang tadi . tangan Revaldo yang tidak Lia sadari sudah masuk ke dalam kaos dan sudah melepas kaitan bra yang ia kenakan .


digendong nya Lia yang masih dalam keadaan berpagutan Reval menggiring Lia untuk ke arah kasur . di rebahkan tubuh mereka berdua . Dengan posisi Revaldo berada di atas Lia .


dengan kasar revaldo membuang kaos yang masih Lia kenakan . sekarang keadaan Lia yang polos di bagian atas . membuat Reval panas dingin melihat dada Lia yang menantang ingin di makan , segera Revaldo membuang kemeja yang masih melekat di badannya .


Sudah tidak sabar Revaldo menindih tubuh Lia lagi, lalu menikmati belahan yang menantang sedari tadi . Reval mulai melahap menjilat dan merasakan kenyalnya anggota tubuh itu. Tangan Lia menekan nekan kepala Reval saat menikmati' gunungnya .Lia merasakan kenikmatan yang baru ia rasakan sekali .


Yaang satunya Reval tidak membiarkan menganggur tangannya memainkan gunung yang satunya lagi sesekali memilin cokochip milik Lia dan menggenggam yang besarnya cukup untuk Reval genggam sesekali Reval remas .


" aahh " reflek Lia mengeluarkan suara laknat pelan namun Revaldo tetap mendengarnya matanya masih memandangi Revaldo yang sedang main di atasnya .


Revaldo mendengar Lia seperti itu semakin membuat hasrat naik untuk memuaskan kekasih idamannya ini .


Dikecupnya bibir Lia menatap wajah cantik Lia yang menggigit bibir bawahnya membuat Lia semakin terlihat s*xi di mata Reval .


" enak sayang ?" tanya Reval dengan lembut sambil meremas gunung nya .


Orang yang di tanya hanya mengangguk .


lalu reval membuat tanda di dada Lia bahwa ini adalah miliknya .


" jangan pergi lagi ya sayang " ucap Reval mengecup kening lia .


Reval mendudukan Lia di kasur . Lalu reval berdiri melepas celana panjangnya tanpa tersisa tubuh Reval sekarang sudah polos .Lia melotot melihat benda pusaka itu yang sudah berdiri . Lia baru melihat ternyata punya mantan kekasihnya ini lebih besar dan panjang di bandingkan film film yang pernah Lia tonton . Ya kali udh dewasa gak pernah nonton ginian .


dengan posisi ia duduk dan Revaldo berdiri saat dia mendekati Lia . dia inisiatif untuk memegang benda itu dan menjilatinya


Reval sebenarnya kaget dengan apa yang Lia lakukan tapi Reval menikmati itu


" ohh ahh ouhh sayanggg "


Reval mendorong Lia ke kasur lalu menyobek kasar celana yang Lia pakai hanya tinggal benda segitiga yang tersisa di tubuh nya .


Reval menekuk kaki Lia dan membuka paha milik Lia . Dengan pelan Reval mengusap usap inti Lia dari luar segitiga itu .


" ehh auuh revalll " ucap Lia


Reval hanya tersenyum melihat mantan kekasihnya ini Menikmati apa yang ia lakukan


Reval mengambil benda segitiga itu. Menatap benda cantik itu yang berwarna putih bersih .


mereka berdua sekarang sudah saling polos . Tangan Lia reflek menutup inti dibawahnya itu karna dia malu .


dilepaskan pelan tangan Lia yang menutupi inti mahkota nya itu dengan tangannya .",sayang kamu sudah merawatnya dengan baik "

__ADS_1


Rendra dengan posisi jongkok membuka bibir mahkota itu dengan lembut .dia tidak ingin menyakiti gadisnya ini . Di mainkannya 1 jari Reval di mahkotanya Lia dan Lia hanya diam menahan gelinya sambil menggit bibir .


Memaju mundurkan jarinya membuat Lia panas dingin .


" sayang kamu udah basahh "


Reval ganti memainkan mahkota Lia dengan lidahnya menjilat bahkan memasukan lidahnya kedalam .


" auhhhh revalll udahh ahh auhh ahhh geli revv " ucap Lia


" tapi enak kan sayang " kata Reval sambil menjilat jarinya yang terkena cairan surga dari Lia .


Reval memasukkan 2 jari pada lubang yang masih sempit itu


" uuhhh Reval enakk ahh aarggg ahh ahhh ahrrr aku mau keluar revv cepetin revv ahh "


Racau Lia pada Reval di bawah sana yang masih memainkan lubang milik Lia . Reval Menuruti keinginan Lia untuk lebih mempercepat 2 jarinya keluar masuk lubang itu .


Tidak lama kemudian Lia merasa tubuhnya menegang tersengat listrik 2x lipat dia rasakan dan seperti ada yang keluar meledak dibawah sana .


" sayang kamu udah keluar ? " tanya Reval menc*um bibir Lia


" mau yang lebih nikmat lagi gak ?"


Lia sebenarnya tau apa yang akan Reval lakukan


" nanti sakit tapi tahan sebentar ya sayang aku akan buat kamu ngerasain yang lebih dari ini "


Reval membuka kaki Lia pelan pelan . Reval menggesek sebentar batangnya pada milik Lia dan itu membuat Lia bingung klumpungan


" revv pelan pelan yaa ""


", iya sayang "


Reval menekan pada milik Lia tapi sialnya benda ini tidak mleset tidak langsung masuk .dan itu membuat Lia meringis


" sabar sebentar ya sayang ",


percobaan ke 3 Reval menekan kembali pada milik Lia ", Ahhhhh sshhhh " ucap keduanya


Reval merasakan miliknya masuk dengan sempurna dan cepitan yang Reval rasakan sungguh nikmat sampai kepala . sedangkan yang Lia rasakan nyeri sakitt pada miliknya


" maaf ya sayang " ucap Reval sambing mengusap air mata yang keluar dari pipinya . karna ini benar benar sakitt menurut Lia


Revaldo diam beberapa menit untuk menetralkan rasa sakit pada milik Lia setelah ia merasa lia membaik


" sayang aku lanjutin pelan pelan yaa , "


Lia hanya mengangguk.


Reval memaju mundurkan miliknya pada milik Lia dengan pelan pelan lembut biar Lia tidak merasakan sakit .


beberapa menit kemudian Lia bersuara lagi menandakan Lia sudah menikmati permainan ini


" ahh ahhh Reval ehh auhh enakk "


" sayang panggil nama aku yaa "


" revalll auhhh revaldoooooo ahhh"


" yes Beby terus sebut nama aku " ucap Revaldo sambil memaju mundurkan miliknya sambil memegang pinggul Lia .


" ahhh ohhh ahhh revall enakk ahhhh aku ingin keluar sayang " .


" uhhh ahh sayang milikmu enak sekali " racau Reval


" tahan sedikit ya sayang kita akan keluar bareng "


Lia merasakan pompa dari Reval sangat lah nikmat batangnya yang besar dan panjang . Sodokannya sampai kerasa ke perut Lia .


Reval mempercepat sodokannya pada pinggul Lia dan akhirnya " aahhhhhhh ", mereka berdua mengeluarkan benih benih cinta bersama


Reval dan Lia akhirnya ambruk di atas kasur dengan posisi Reval berada di atas Lia .


pagi yang cerah Revaldo terbangun dengan keadaan mereka berdua yang masih belum menggunakan sehelai kain apapun hanya terbalutkan selimut.


Reval memandang wajah Lia yang masih tidur wajahnya yang selalu cantik walaupun dalam keadaan memejamkan matanya .


Tadi malam mereka memang tidak terlalu lama . Mereka hanya melakukan aktivitas tersebut tidak lebih dari 2 jam .


"


r

__ADS_1


__ADS_2