
"Pasti kakamu ada alasan kenapa butuh waktu untuk memutuskan sesuatu hal Lia , itu lah sebabnya ketua mafia memiliki tanggung jawab yang tidak mudah . Jikalau kamu jadi kakamu sudah hancur mafiamu karna sikap ke gegabahan mu itu " ucap Adam menasehati anak cantiknya .
Lia hanya menatap papanya lalu izin untuk pergi meninggalkan rumah sakit .
" Lia titip rendra ya pa ma , Lia pergi dulu ", ucap Lia sambil mencium pipi mama dan papanya .
Mia dan Adam tidak pernah merasa direpotkan atas keadaan calon mantunya .mereka dengan senang hati iklas untuk menunggu perawatan Rendra sampai sembuh . Mia dan Adam sudah tidak ada kesibukan semenjak perusahaan Lia pegang . keseharian mereka hanya di mansion pergi liburan dan kadang mereka akan menghadiri pesta luar kota atau negara para mantan rekan kerja Adam . Mereka menganggap daripada bosan di dalam mansion tidak masalah jika harus dirumah sakit menemani calon menantu nya .
" pa mama takut nantinya terjadi sesuatu dengan anak kita " ucap Mia pada Adam .
" mama tenang saja serahkan ini kepada Lia dan Kris ya ma , kita berdoa saja yang terbaik " ucap Adam pada Mia memeluk pundak istri yang duduk disampingnya .
Berdering......
Lia memasang earphone di telinga untuk menerima telpon dari ponselnya .
" nyonya anda di mana ? di resto seafood depan pembelanjaan ada masalah nyonya . pelanggan meminta bertemu langsung dengan anda " Suara litha dari sebrang telepon
" tenang tha , aku sedang diperjalanan pulang dari rumah sakit , ceritakan detail " ucap Lia
" pelanggan komplin tidak sesuai pesanan nyonya chef sudah mengganti makannya 3 x masakan namun pelanggan tetap tidak suka dengan makanannya , pas sekali posisi saya saat di resto ini nya . Tadinya saya bernegosiasi untuk memberi ganti 2x lipat uang yang sudah mereka bayarkan tapi mereka tetap menolak dan mereka meminta bertemu langsung dengan pemilik resto . bahkan mereka sempat mengancam akan menutup resto semua cabang seafood kita karna resto tidak memberi pelayanan yang baik " ucap panjang lebar litha pada Lia
" saya menuju kesana tha " ucap Lia menambah kecepatan mobilnya menuju resto yang litha maksut .
Sekitar 7 menitan kemudian Lia sampai di depan resto miliknya . kondisi resto hari ini sedang ramai mungkin karena jam pulang kerja jadi mereka memilih menikmati makanan resto miliknya dari pada resto lain .
Hari ini Lia memakai celana jeans warna hitam dan atasan kaos putih oversize dan jaket jeans warna snow white. Lia memakai sepatu warna putih . terlihat seperti anak remaja 23 tahunan hanya tinggi badan saja yang terlihat dewasa.
Dari arah masuk Resto Lia melihat ada orang berjas hitam hampir mirip dengan bodyguard yang biasa mengikuti Lia saat pergi ke luar negeri , Lia hanya membatin lalu pergi keruangnnya untuk menemui litha .
"selamat sore nyonya" ucap satpam yang berada di depan pintu masuk diikuti oleh pekerja kasir dan pelayan .
Di depan pintu menager Lia bertemu dengan manager resto yang sedang menunggu bosnya datang . Lia langsung menatap manik menager seakan laki laki paruh baya itu tau maksut tatapan bosnya .
" nona litha sudah di dalam bersama seorang laki laki nyonya " ucap Karel yang berjabat menager di Resti tersebut .
Lia hanya menganggukan kepala lalu masuk ke ruang tersebut .
Litha yang sedang duduk langsung berdiri melihat bosnya datang . Di sana ada meja dan kursi tempat manager bekerja lalu ada sofa panjang dan meja di ujung . Lia sekilas melirik ada pria yang duduk menunduk bermain ponsel .
" nyonya " ucap litha menyapa bosnya .
__ADS_1
Lia duduk di kursi yang tadi litha tempati dengan isyarat tatapan Lia meminta litha untuk menyuruh laki laki tersebut duduk di kursi depan meja yang Lia duduki sekarang .
" Permisi tuan , pemilik resto kamu sudah datang silahkan tuan untuk duduk di kursi depan nyonya kami " ucap litha berdiri sambil membungkuk di hadapan laki laki tersebut.
Dengan wajah datang tanpa ekspresi apapun laki laki tersebut mengangkat kepalanya melihat litha dan beridri lalu duduk di kursi depan Lia yang hanya dipisahkan oleh meja kerja di depan mereka .
Lia yang terlihat cuek dan Sama sama berwajah datar ini saling berhadapan.
Lia tersenyum manis kepada laki laki tersebut
" selamat siang tuan , mohon maaf jika tuan menunggu terlalu lama saya datang " ucap Lia pelan namun terlihat tegas
" sepertinya aku pernah melihat pria ini namun di mana ya " batin Lia
" tidak masalah " ucap singkat pria tersebut
" sebelumnya perkenalkan saya Lia tuan " ucap Lia mengakar tangan kanan untuk berjabat tangan dengan pelanggan didepannya .
pria tersebut tidak menjawab apapun dia hanya membalas jabat tangan yang Lia berikan .
" mohon maaf atas ketidak nyamanan anda berkunjung di resto saya , bisa diberi penjelasan apa yang pekerja saya lakukan sehingga membuat anda tidak merasa puas dengan pelayanan kamu tuan ?" tanya Lia
" saya meminta kepiting itu dimasak dengan kematangan yang pas namun mereka memasak terlalu matang semua , saya sudah minta ganti 3x masakan namun chef resto anda sepertinya tidak profesional untuk memasak " ucap cetus laska . Iya dia adalah laska .pria berbadan tinggi besar jika di lihat dari wajahnya pria arogan dan tatapan tajam serta wajah yang datar tanpa ekspresi itu .
" sepertinya tuan baru sekali menikmati makanan dari restoran saya ya ?" ucap Lia seperti mengejek namun tetap memberukan senyuman manis saat berbira . jika memang pelanggan lama semua resto yang Lia dirikan . maka pelanggan mereka sudah tau tentang kepemilikan resto di kota ini bahkan negara dan mereka sudah tau kelebihan resto tempat mereka makan .
" sepertinya orang ini sengaja berbuat masalah " batin Lia
" yah saya tidak biasa makan resto di tempat yang menurut sama biasa saja. Saya pertama masuk dan mencoba masakan resto anda untuk rasanya tidak terlalu buruk namun saya tidak suka dengan tingkat kematangan nya " ucap laki laki itu sambil menatap mata ke coklatan milik Lia .
" baik saya minta maaf tuan atas ketidak nyamanan tuan menikmati' makanan saya . Untuk ganti ruginya dan rasa bersalah kami . Saya akan memberi kompensasi uang ganti 2x lipat semua makanan yang sudah anda pesan bagaimana tuan ?" tanya Lia
laki laki itu merasa terpesona dengan wajah dan kedua manik milik Lia sampai tidak terlalu memperhatikan apa yang Lia ucapkan .
"sepertinya dia terlalu terpesona dengan wajahku ", ucap Lia dalam hati karna sangat terlihat sekali matanya yang menatap Lia tapi tidak menjawab pertanyaan Lia
" Tuan " ucap Lia kembali mengembalikan kesadaran laska
" ya saya setuju " ucap laska datar dan tangannya merapikan jaket yang ia pakai untuk menghilangkan gerogi karna dia merasa Lia pasti tau jika sedaritadi dia mentapnya .
" apakah kita pernah bertemu tuan " tanya Lia
__ADS_1
laska mendengar ucapan Lia menarik tipis senyum di bibirnya tanpa Lia bisa melihat jelas ekspresi laska .
" tidak pernah "
"okayy"ucap Lia dalam hati.
"Mohon di tunggu sebentar, saya panggilkan manager resto untuk melanjutkan transaksinya ya tuan " ucap Lia mengambil ponsel di meja nya
" tidak perlu saja ingin anda selalu pemilik perusahaan langsung melakukan transaksi ini " ucap laksa
Lia menghembus pelan napasnya
Lia menghidupkan earphone di telinganya .
" tha bawakan struk total makanan tadi " ucap Lia
tidak lebih 2 menit litha masuk kedalam ruangan memberikan truk total makanan yang pria itu beli tadi .
Lia melihat makanan apa saja yang ia beli dan memastikan harga makanan .
"apakah semua menu kamu memiliki masalah tuan?"tanya Lia kembali
" hanya kepiting "
" baik sesuai perjanjian total makanan yang anda pesan Rp. 3.700.000.- akan saya ganti menjadi Rp.7.400.000.- , mohon tanda tangan di sini untuk perjanjian tidak akan ada keributan kembali dikemudian hari karna masalah tadi " ucap Lia
pria itu menanda tangani surat perjanjian tersebut .Lia bertanya mau uang cas atau tranfer , pria itu minta tranfer saja . Dan langsung dari m.bangking milik Lia sendiri yang akan mentransfer uang itu .
" atas nama siapa tuan ?" tanya Lia
" Alaska Permana Wijaya "
Lia menunjukkan bukti transfer diponsel nya kearah pria tersebut . Lalu pria tersebut keluar dari ruangan saat masalahnya sudah selesai .lalu disusul Lia keluar dari ruangan tersebut
" tha aku langsung pergi " ucap Lia melewati litha saat keluar dari ruangan tersebut .
" makasih nyonya " ucap litha
" mohon maaf nyonya atas kesalahan saya " ucap chef miliknya sambil menunduk sebelah bertahun tahun bekerja di sana dia merasa baru pertama kali ini melakukan kesalahan fatal hanya karna pemasakan kepiting yang terlalu matang .
" tidak masalah kalian sudah bekerja dengan baik , tetap semangat litha yang akan disini saya langsung pergi " ucap Lia pada karyawan dan chaf di depannya
__ADS_1
" terimakasih nyonya " ucap mereka
Sampai parkir Resto Lia melihat parkir mobil yang kebanyakan warna hitam terasa penuh padahal didalam cafe tidak terlalu ramai seperti saat sore hari tadi baru dia datang .