
matahari sudah bersemangat untuk memperlihatkan cahaya pada dunia namun seorang wanita cantik ini masih setia dengan selimut dan boneka kesayangan nya .
" ya ampun anak mama , jam segini kenapa masih tidurrr ", gerutu Mia masuk ke kamar Lia. kamar Lia setiap malam emang jarang di kunci karna hampir setiap hari emang harus di bangunin biar gak kesiangan. Kecuali ada suatu yang mengharuskan anaknya untuk segera bangun
" sayang bangunn , tadi litha izin sama mama dia gak bisa datang karna harus Dateng ke proyek resto baru kamu . Dia pesen sama mama buat bangunin kamu karna ponsel kamu gak bisa di hubungi " ucap mama duduk di di samping Lia sambil membuka selimut yang menutupi wajah anaknya
" jam berapa maa? " tanya Lia dengan mata masih tertutup
" jam 10 sayang kamu emang ...",
" hah mamaaa aku ada meeting penting 1 jam lagi . Yaampun ma kenapa baru bangunin liaaa " ucap Lia bergegas turun dan lari kekamar mandi
" lah malah marah sama mama , mama mana tau lii " ucap Mia
" maa minta tolong siapin baju kantor sama celana yaaa ",teriak Lia dari arah pintu kamar mandi yang sengaja di buka sedikit buat bilang ke mamanya
" iya sayanggg " segera Mia menyiapkan baju untuk anaknya tas dan leptop . ponsel yang sedari malam Lia cas masih dalam keadaan mati karna emng di off in .
beberapa menit kemudian Lia turun ke bawa sedikit berlari .
" sayang pelan pelan " teriak Mia dari lantai 1
" ma aku langsung kekantor yaa , Lia izin naik motor ya ma" ucap Lia sambil cipika cipiki pipi mamanya .
" gak sarapan dulu lii "
" ngga ma nanti aja di kantor . Lia berngkt maaa."
" hati hati sayang jangan ngebut ", ucap Mia sebelum anaknya menaiki montor nya .
Dijalan
" sialan bisa bisanya aku kesiangan .."
Tadi malam Lia lembur untuk melihat laporan kantornya yang beberapa hari ia tinggal . Dan tadi MLM Lia memerintahkan litha untuk lngsung ke proyek resto baru Lia . alhasil Lia kesiangan bangunnya . untung jalan hari gak begitu macet karna yaa emang udah agag siang sih . Semua orang udah melakukan aktifitas nya.
sampe lobby perusahaan baru nya lia meminta anak buahnya untuk memindahkan montor ke parkiran . Lia langsung masuk kedalam .
didalam lif Lia ngerasa lifnya gak nyampe nyampe ke ruang rapat yang Lia tuju .
" hallo Roy "
", nyonya Mereka sudah menunggu anda di ruangan "
" saya sudah di dlm lift "
__ADS_1
" baik nyonya "
di dalam lift sambil menunggu lifnya terbuka Lia berkaca dan merapikan penampilan nya yang sedikit berantakan karna Lia harus naik montor agar bisa ngejar waktu.
Hari ini Lia terpaksa tidak memakai makeup dia hanya memakai lipstik nude agar tidak begitu polos. Tapi kecantikan tetep terjaga .
Lia tetap membiarkan rambut di ikat kuda . Merapikan poni di keningnya saja . sambil berjalan menuju ruangan Lia melepas jaket melempar kan ke pada anak buahnya .
Lia memasuki pintu ruangan untuk meeting mereka . Di dalam sudah ada rekan kerja dari beberapa perusahaan, tapi aneh nya di depan sana ada Rendra yang juga menghadiri meeting kecil ini .
Lia tidak memikirkan lebih lama
"hallo selamat siang mohon maaf atas ke tidak profesional nya saya "
" Tidak apa apa nona kita baru saja menunggu sekitar 10 menit "
" sudah biasa jika tuan rumah akan telat jika ada meeting seperti ini "
Lia hanya tersenyum kepada rekan bisnis papa nya
" selamat nona atas gelas baru anda dan atas peresmian jabatan anda " ucap salah satu rekan kerjanya
" kita merasa sangat terhormat diacara meeting kita kali ini dihadiri oleh tuan Rendra Bagas Angkasa terimakasih tuan " ucap yang lain
" silahkan kita mulai meeting hari ini "sambil Lia
hampir 2 jam meeting tersebut berjalan dan akhirnya menemukan titik temu untuk setiap perusahaan.
Lia merasa canggung dengan kehadiran Rendra selama meeting . Entah kenapa . Lia tau sedari kemarin Rendra menyuruh anak buahnya mencari keberadaan Lia . Tapi sekarang bertemu langsung kenapa rasanya aneh . Lia juga tidak tau kenapa .
mereka semua keluar dari pintu ruang tersebut secara bergantian . Dan yang terakhir keluar ada Lia dan Rendra . dari selama meeting berjalan entah perasaan Lia sendiri atau bagaimana. Lia merasa Rendra tidak memandangnya sedikitpun setelah Lia duduk .hanya sekali saat Lia baru datang ke ruangan.
Dan Rendra keluar dari pintu seperti tidak ada hal sesuatu yang pernah terjadi di antara mereka .
yahh itu aneh menurut Lia .tapi bukan jadi masalah buat Lia malah bagus Lia merasa bebas .
Lia berjalan paling akhir . Lia menunggu lift tertutup dan turun terlebih dahulu baru Lia menaiki lift tersebut.karna entah rasanya tidak ingin 1 lift dengan Rendra.
Di depan ruang rapat
" roy kenapa kau tak menghubungi aku tadi " tanya Lia
" maaf nyonya sedari pagi saya sudah menghubungi tapi nomer anda tidak bisa dihubungi . "
" okelah kembali bekerja ."
__ADS_1
Lia berjalan menuju ruang kerjanya dengan di ikuti Roy di belakangnya
" jadwal setelah ini apa Roy "
" tidak ada nyonya " jawab Roy
" aku akan pergi menyusul litha di proyek tolong kamu handel jika ada sesuatu ya. Hubungi aku jika ada apa apa . " ucap Lia sambil berdiri lalu keluar ruangan .
" hallo Lit aku akan datang telat , aku ingin makan dulu ."
"......"
Lia memilih resto dekat kantor karna perutnya udah ngerasa lapar sekali dari tadi malam belum makan .
di tengah tengah makan telpon nya berbunyi segera ia angkat
"sayang kamu di mana ? kata Roy kamu baru turun dari kantor"
" aku di resto dekat kantor "
" tunggu ya aku segera kesana " ucap Revaldo .
setelah hari kemarin Reval mengantarkan Lia pulang 1 Minggu kemudian Reval pergi ke luar negeri untuk urusan kerja . Entah laki laki ini sibuk sekali bahkan Lia yang seorang miliader tidak sesibuk itu mikirnya .
" sayang " datanglah Reval mengecup pipi kanan nya Lia sekali kemudian duduk di depannya
" kamu baru pulang Rev ?" tanya Lia
" iya sayang maaf yaa . Kamu kangen ya " tanya Reval
" emang kamu gak nyuruh assisten kamu aja buat yang pergi he, kamu gak capek bolak balik Indonesia Amerika. "
" sayang ..... "
" kan kamu punya banyak uang kenapa gak nyuruh orang buat kerja sama kamu aja buat bolak balik kaya gini" sambung Lia tanpa mau mendengarkan penjelasannya reval.
" hai dengerin dulu " ucap Revaldo sambil memegang kedua tangan Lia di depannya
" aku udah mikirin itu sayang , tenang yaa jangan ngambek lagi . bulan depan aku bakal stay di sini buat kamu . Sabar okay " ucap Reval dengan lembut sambil menatap wajah kekasihnya .
" mana senyumnya, ? " ucap Reval untuk menggoda
" apa sih Rev " ucap Lia malu
" gitu kan tambah cantik " ucap Reval
__ADS_1