
Untuk sekarang Lia memang belum bisa menjawab semua pertanyaan Reval karna dia ingin mempertimbangkan semua keputusan nya , walaupun lubuk hati yang dalam Lia masih mencintai Reval .
" aku gak ingin maksa kamu untuk menjawab sekarang Lia … yang penting jangan pernah menghindari aku jangan pernah menolak ajakan setiap aku ingin menemui mu Please " ucap rival menatap mata Lia sambil mengusap pipi sang mantan
" sekarang makan yaa , aku suapin , aku gak mau kamu tambah sakit , aku udah janji ke papa kamu untuk njaga kamu " ucap lembut dan senyum Reval pada Lia yang hanya di jawab anggukan kepala saja .
" aku tinggal sebentar untuk ngebersihin makanan sama gelas yang pecah tadi . kalo sudah aku ambilkan makanan di meja dapur untuk kamu . Jangan kemana-mana okay "
bangkit Reval kemudian dari belakang dipegangkan tangan Reval oleh Lia
" maaf yaa " menatap Reval lalu menatap serpihan kaca dan makanan yang jatuh di bawahnya
" gak papa " ucap lembut Reval sambil mengusap kepala Lia kemudian pergi .
Semua pergerakan dari Revaldo mulai dari mengambil serpihan kaca sampai menyapu membersihkan lantai dan mengambil makanan di meja dan minuman untuknya tidak sedikitpun tidak di lihatnya.
Ntahlah menurut Lia kebiasaan Revaldo tidak pernah ada yang berubah dia daridulu memang pria yang rajin tidak manja bahkan kenangan indah waktu berpacaran dulu masih di ingat betul setiap makan bersama .Reval yang selalu memasakan untuk Lia .
Hanya sekarang yang berbeda dari pria di hadapannya adalah badannya yang semakin besar tegap dewasa dan lebih tinggi di banding dulu dan yang pastinya dia semakin tampan .
Disaat Reval datang mendekat disaat itu lamunannya tersadarkan segera pandanganan berpaling ke arah lain .
". Akk aku suapin ya "
____
" sekarang minum obat ya kata dokter tadi malam abis makan harus langsung minum obat "
"Kapan dokter kesini dari tadi pagi aku gak lihat dokter"
" tadi malam saat kamu masih pingsan aku nyuruh dokter buat meriksa kamu .aku takut kamu kenapa - kenapa karna kamu juga sempat muntah - muntah "
" muntah muntah ?"
" iya Lia makanya minum obat yaa "
_menggeleng_
" kenapa heee masih pusing kan kepalanya , minum yaa "
" pahit "
" dari dulu obat pahit sayang , kalo manis namanya gulaa . Minum yaa klo gak minum obat nanti gak sembuh- sembuh loo "
_ menggeleng _
" dari dulu sampe sekarang gak berubah yaa dari kecil sampe udh umur 26 masih takut sama obat " ucap Reval sambil tersenyum sambil mengusap pipi Lia
" minum obat abis itu boleh minta apa aja .okayy , inget gak dulu waktu kamu sakit beberapa jam aku bujuk siputri cantik ini buat mau minum obat hee, ? Sekarang udh gede tetep aja harus di bujuk "
__ADS_1
" ihh revalll apaaann sihh " muncul sedikit senyuman dari pipi nya
" gitu dong senyum kan tambah cantik walaupun belum mandi dari kemarin , gak gak aku becanda . minum yaa "
diminum nya obat yang Reval beri .
" aku pingen pulang reevv "
" nanti .kamu masih butuh istirahat, tenang aja aku udh ngabarin papa kamu kalo Sekarang kamu sama aku "
" kamu istirahat dulu tidur . nanti bangun aku anterin pulang. Nurut yaa jangan keras kepala " ucap pelan Reval
Orang yang di ajak berbicara masih sibuk fokus menatap reval
" gih tidur aku gak kemana - kemana kok . Aku temenin kamu di sini yaa "
" aku mau turun kekamar dulu " diturunkannya 1 kaki Lia .tiba tiba diangkatnya tubuh Lia oleh Reval
" ehh Rev turunin! " reflek Lia berpegangan pada leher Reval karna kaget
" ngga. aku angkat sampe dalem ya , kamu masih pusing aku gak mau kamu jatuh nanti "
Setelah sampai dalam diturunkannya Lia dari gendongan Reval .
" nanti klo udah selesai panggil aku .aku tunggu di luar "
setelah beberapa menit Lia selesai Lia keluar dari pintu kamar mandi dilihatnya Reval sudah berdiri di depan pintu
" aku udah bilang , panggil aku klo udah " digendongnya Lia lagi menuju ranjang . Kemudian direbahkan nya memakaikannya selimut .
" tidur yaa sayang " dici* mnya kening Lia lalu bibir Lia sebentar .
" issshh revv kamu " dipukul nya lengan Reval
" AW sakit liaa "
" sekali lagi kamu kaya gitu awass yaa " ucap Lia sambil membelakangi tubuh Reval .
Reval hari ini berdoa semoga kedepannya hubungan mereka membaik dan Lia mau menerima Reval kembali .
Di mansion yang sangat megah 2x lebih besar dari mansion Adam ada seorang laki- laki yang mengamuk setelah Mendengar informasi dari anak buahnya
yang berkata bahwa laki-laki yang membawa Lia dari Clup kemarin adalah Revaldo yang selama ini pernah menjadi mantan Lia dan pernah di tolak Lia di masa lalunya dan dia sudah tau tentang Lia. pernah pergi dari Amerika beberapa tahun disebabkan oleh laki - laki itu .
" SIAL BRENGSEK KAU REVALDO "
" ZAM AKU INGIN KAU MENCARI SEMUA INFORMASI DARI PRIA BRENGSEK ITU SEKARANG " Teriak Reval
" mau berapapan laki-laki yang mengejarmu aku akan tetap mendapatkan mu walaupun dengan cara licik sekalipun " ucap Rendra dengan mata merah rahang yang masih keras menahan amarah dan kecemburuan
__ADS_1
di mansion Adam
Lia di antar pulang oleh Revaldo menggunakan mobilnya dan hari ini Lia sudah membaik .mereka langsung di sambut oleh kedua orang tua Lia
" anakku, darimana saja kamu kemarin. sayang, mama mengawatirkan mu" ucap Mia sambil memeluk anaknya
" Lia baik - baik saja ma Lia tidak apa - apaa"
" terimakasih ya nak Reval sudah mengantarkan Lia sampe kerumah "
" iya tante sama - sama . Tante . Paman saya pamit langsung pulang ya "
" loh nak Reval tidak mau duduk ngopi sama paman dulu "
" tidak paman terimakasih mungkin lain kali saya akan main kesini lagi "
" Lia aku pamit ya jaga kesehatan kamu jangan telat makan , jangan minum lagi ya " ucap Reval tersenyum sambil mengusap kepala pelan Lia "
" heem . Makasih ya revv "
Setelah Reval pergi Lia langsung kekamarnya langsung merebahkan tubuhnya dan bermain ponsel.
___
keesokan harinya Lia terbangun mendengar alarm yang sengaja dia pasang tadi malam sebelum tidur .
" pagi sayang tumben udah bangun biasanya aja harus di buka dulu senjelanya baru bangun " kata mama saat Lia turun dari lantai 1 untuk mengambil minum
" gak tau nih mah pingen bangun aja hehe " jawab Lia sambil mengambil minuman dari kulkas dan menuangnya di gelas
" hari ini mau di masakin apa sayang "
" kayaknya ayam goreng enak deh ma? "
" okay mama minta bibi untuk belanja dulu yaa "
" Lia keatas ya ma . lagi pingen olahraga nih "
" iya sayang "
Lia naik ke tangga kemudian ke ruang olahraga .
" hallo Lit , gimana urusan pekerjaan kamu . sorry baru ngabarin kamu "
" aman nyonya , kaya tuan besar anda baru pulang tadi malam yaa ? Apa nyonya baik- baik saja "
" iya litha saya gak papa , tolong kamu ke sini bawa berkas- berkas yang perlu saya tanda tangani sepertinya hari ini saya tidak masuk kekantor sekalian kamu ambil berkas di perusahaan papa . saya sudah telpon Roy untuk nyiapin semua .kamu tinggal ambil saja " perintah Lia
" siap nyonya " .
__ADS_1
Hari ini Lia rasanya memang tidak ingin keluar kemana- mana .sampai pekerjaan ia harus mengurusnya dari rumah .ditengah lamunannya karna sedang istirahat di ruang olahraga ponsel di sampingnya sedang berdering