
Reval sudah menunggu Lia di lobby perusahaan untuk menjemput kekasihnya . Berdiri Di depan mobil menunggu kekasihnya datang . menggunakan celana panjang jeans kaos hitam dan jam tangan di tangan kiri seharga jutaan .
Dibukakan pintu samping kemudi untuk kekasihnya .
" makasih rev " ucap Lia masuk ke mobil Reval .
"tumben ganti pakaian sayang " tanya Reval saat di perjalanan
" ganti lah revv , kan mau pergi sama kesayangan " ucap Lia pelan
Revaldo mendengar ucapan dari Lia , rasanya perutnya ada kupu kupu terbang yang sudah menggelitik di bawah sana . Wajahnya Merah menahan salah tingkah nya .
" hahahha , Rev wajahmu lucuu loo Kalo kaya gitu " ucap Lia
" sayang jangan gitu ahh " ucap Reval malu malu .
Sampailah mereka ketoko perhiasan yang sangat terkenal.
" selamat siang tuan ada yang bisa kami bantu "tanya pelayan toko tersebut
" 1 set perhiasan dan sepasang cincin terbaru " ucap Reval
" baik tuan ditunggu sebentar "
" Revvv cincin ajaa " ucap Lia menyenggol tangan Reval
" kan buat kamu sayang , "
" silahkan ini tuan ada 1 set perhiasan yang terbaik disini dan ini sepasang cincin yang hanya satu satunya di negara ini tuan "
" untuk cincinnya kita coba dulu ya mbak "
" gimana sayang pas ? "
" heem pas Rev "
" bungkus ya mbak " ucap Reval
" revall " ucap Lia
" iya sayang ?"
" mau kalung ituu ,. ", ucap Lia sambil menunjuk suatu kalung didalam kaca depannya
" tolong di bungkus juga kalung itu ya " ucap Reval
" mau apa lagi sayang ? mengusap rambut kekasihnya
" Cukup Rev " ucap Lia .
__ADS_1
Setelah selesai membeli perhiasan mereka kembali ke mobil .
Tidak terlalu jauh dari tempat mereka berdiri ada seorang pria memakai kacamata hitam yang mengamati dengan mata memanas memandang kebahagiaan mereka berdua dari dalam mobil .
" revalll " ucap Lia didalam mobil
" apa sayang ngomong aja jangan ditahan mau minta apa ? Boleh kok gak di larangg " ucap Reval mengecup tangan Lia sambil fokus ke jalanan .
" Mau boneka " ucap Lia
" kita ke moll yaa beli boneka sebanyak kamu mau" .
" kita makan dulu ya sayang " ucap Reval setelah sampe ke pusat pembelajaan .
" tapi Rev nanti aja"
" makan dulu " ucap Reval
setelah selesai makan mereka masuk ke salah satu toko yang menjual boneka .
Disana Lia berjalan jalan menelusuri tempat itu sedangken Reval berjalan di belakangnya dengan membawa tas Lia .
" iii Lucu " ucap Lia
" mau ? " dijawab anggukan oleh kekasihnya
disitu ada boneka kecil hiasan meja yang imut imut dan berbagai boneka dari ukuran besar sampai kecil. ada boneka yang mengalihkan penglihatan Revaldo sebuah boneka yang tidak terlalu besar tapi unik . Boneka yang berbentuk guling mini terdapat ekor dan telinga . Sedikit mirip dengan babi boneka yang berwarna kuning agag putih terdapat warna pink di pipi boneka itu.
Dia mengambil boneka itu untuk mawar .
Lia hanya membeli boneka besar beruang berwarna coklat dan boneka guling mini babi . pilihan Reval
Setelah selesai belanja puas Revaldo mengantar kekasihnya pulang .
Diperjalanan
"sayang sekarang klo mau apa apa pakai uang yang aku tranfer aja yaa " ucap Reval
" haa " ucap Lia karna sedari tadi dia bermain Sama boneka babinya .
" udah aku tranfer uang buat belanja jajan kamu sayang , klo kurang bilang aja ya sayang "
" Reval aku kan juga punya uang sendiri " ucap Lia
" sayang aku tau uang kamu juga banyak , tapi apa salahnya aku ngasih untuk kebutuhan kamu hee gak masalah kan , sekarang setiap bulannya aku kirim uang di ATM kamu yaa "
POV OUTHOR
...Reval seharusnya kamu tidak perlu ngasih apapun ..bahkan uang Lia lebih banyak dari pada uangmu . Asetnya lebih gede daripada asetmu, tak perlu khawatir revall cukup kamu memberi Lia perhatian pengertian kasih sayang cinta menjadikan Lia satu - satu di hidupmu itu sudah dari cukup ....
__ADS_1
hari dimana Lia dan Revaldo melakukan tunangan di sebuah gedung besar meriah dan di jaga ketat oleh anak buah Lia dan revaldo . Dan jangan di lupakan anak buah mafia Kris Kaka Lia ikut serta menjaga sekelilingnya gedung luar dan dalam .
Karna Lia dan Revaldo sepakat untuk tidak terlalu banyak di undang hanya kerja bisnis keluarga dan rekan bisnis Lia dan Revaldo juga teman temen terdekat mereka saja .
Kenapa tidak mengundang banyak orang karna mengingat masalah yang sedang Revaldo dapatkan . maka mereka ber antisipasi semuanya .
Acara sambutan dan tukar cincin selesai mereka menikmati hidangan dan bercakap cakap . Acara tersebut tentunya di hadiri oleh Rendra Bagas Angkasa CEO A.K.A .
pria itu datang dengan assisten nya zamzam menemui Lia dan Revaldo mengucapkan ucapan selamat untuk mereka .
siapa sangka jika kedua pria ini Rendra dan Revaldo ternyata sudah akrab . Ya pastinya pemilik perusahaan bisa di bilang sepuluh besar ini pasti memiliki dampak yang besar . Dan saling mendukung untuk setiap proyek mereka . Cuma Lia yang tidak perduli dengan itu sebagai pemilik aset terbesar nomer 2 di Amerika .
Terlihat sekali mereka berdua mengobrol sampai kekasihnya ini lupa jika Lia disamping mereka .
"Seasik itu kah obrolan pada pembisnis yang gila harta " gerutu pelan Lia
" hai nyonya bukankah dirimu juga salah satunya " suara berbisik di telinga Lia
" litha kapan kau datang , kenapa tidak mengabari aku " ucap Lia
" nyonya ini surprise untuk nyonyaku tersayang. sejauh apa pekerjaan yang nyonya berikan klo ini acara penting nyonya .aku akan pulang " ucap litha di barengi dengan senyuman .
" Litha ambilkan aku minuman ya " perintah Lia
" okay siap nyonya " litha pergi meninggalkan Lia
pandangan Lia mengelilingi sekitarnya yang banyak orang tapi tidak terlalu menyesakkan.
Lia menatap kekasihnya yang masih asik bersama dengan Rendra lelaki gila yang pernah mendekati nya .itu lah sebutan untuk Rendra bagi Lia . reflek mata Lia menatap Rendra dan tidak sengaja kedua mata mereka bertemu . Segera Lia menatap ke arah lain .
" nyonya ini " litha datang menyerahkan minuman
" Sans kemana nyonya apa dia tidak datang " tanya litha
" dia sedang di luar aku menyuruhnya untuk mengawasi cctv untuk acara ini "
tiba tiba Rendra datang menghampiri Lia.
" Selamat ya nyonya miliader , semoga kalian bahagia "
" terimakasih tuan " ucap Lia
Rendra berjalan melewati Lia . Lia berfikir laki laki itu langsung pergi tanpa harus berbicara banyak kelia .
" apakah nyonya cantik ini sudah membuka identitasnya didepan tunangan anda ? Haha " ucap Rendra pelan tepat di belakang telinga Lia . sambil tersenyum licik .
Lia tidak ingin menjawab ocehan orang gila ini . Lia hanya menatap tajam ke pada Rendra.
Lali Rendra pergi membelakangi kemudian pergi.
__ADS_1