Wanita Dengan Sejuta Rahasianya

Wanita Dengan Sejuta Rahasianya
Badmood


__ADS_3

Revaldo membaringkan tubuh Lia ke kasur meminta Lia untuk tidur ,lalu pergi ke kamar mandi untuk mandi .


Tidak lebih dari 10 menit Revaldo keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang melingkar di pinggangnya . melihat kekasihnya tidur dengan tenang rasanya sangatlah damai . ia berjalan menuju keruang ganti untuk mengambil pakaian . Selesai ia berjalan menuju ranjang untuk tidur di samping kekasihnya dengan memeluk tubuh sang kekasih .


hari sudah pagi mereka ber dua memulai aktivitas nya di meja makan mereka berdua akan sarapan terlebih dahulu sebelum mengantarkan Lia pulang .


" mau pulang di mansion papa atau di mansion mu sayang? " tanya Revaldo di sela sela makan mereka


" mansion pribadi Rev " jawab Lia .


Skip


" hari ini mau jalan jalan dulu atau langsung pulang ? " tanya Reval melihat Lia sedang memasang sabuk pengaman di kursi mobil .


" langsung pulang aja rev , Sans dan litha sudah menunggu di mansion" jawab Lia .


Revaldo melajukan mobilnya menuju Mansion, hari ini adalah hari dimana Revaldo mengunjungi mansion pribadi kekasihnya untuk pertama kali . Revaldo sudah tau dimana lokasinya dan Revaldo juga sudah tau mengenai penjara ruang tanah milik kekasihnya, sebenarnya dia tidak percaya dan tidak setuju tidak suka jika kekasihnya yang masih kecil menurut nya ini menjadi orang yang kejam namun balik lagi Revaldo sadar Lia memiliki darah mafia dan Kris sudah memberi penjelasan dan Revaldo harus memaklumi tentang hal itu .


sampai depan mansion Revaldo disuguhi dengan gerbang tinggi menjulang dan sebuah mansion yang sebelumnya tidak terpikirkan akan semegah ini . Sedikit terkejut dengan pembangunan interior dari depan sangat menarik dan tidak biasa . Revaldo tersadarkan oleh panggilan kekasihnya.


" Sayang, Ayok masuk "ucap Lia menarik tangan kekasihnya untuk masuk ke dalam


seperti biasa sampai Mansion Lia akan di sambut para maidnya itu hal biasa di kalangan miliader seperti Revaldo dan Lia.


" selamat pagi nyonya dan tuan selamat datang " ucap para maid diantara mereka


" Bu Sri Kris dan litha dimana ?" tanya Lia yanh akan masuk ke dalam lift


" sedang menunggu di ruang kerja nyonya " ucap Bu Sri


"beritahu mereka saya sudah datang dan suruh mereka menunggu saya sebentar " ucap Lia .


lia mengajak Revaldo untuk naik ke lantai 3 menuju ke kamarnya .


Revaldo duduk di sofa dalam kamar menunggu kekasihnya untuk berganti pakaian . Lia keluar dari walk in Kloset menggunakan celana pendek Levis dan kaos hitam dan itu membuat Revaldo memandang kekasihnya dengan tidak biasa .


Lia berjalan mendekati kekasihnya .


" Kenapa rev ?" tanya Lia duduk disamping Revaldo sambil menyandarkan bahunya pada dada Reval .


". Kenapa masih kangen?" tanya Reval memeluk pinggang kekasihnya.


" sayang sepertinya aku harus meminta Sans untuk mengambil pakaian kamu selain celana panjang di lemari lalu menyuruh nya untuk membakar nya . "bisik reval dibelakang telinga kekasihnya

__ADS_1


reflek Lia menarik punggungnya dari dada Reval .


" Kenapa ? " tanya Lia penuh tanda tanya


" ganti !!" perintah Reval


" aku tidak keluar aku hari ini hanya akan di mansion" balas Lia


" kau akan ketemu Sans kan ? "


" iya "


" kau ingin Sans memandangi paha mulus mu itu Lia, ?"


" dia hanya Sans dan dia tidak.."


" ganti Lia!!" ucap Reval memotong jawaban Lia .


Lia berdiri hendak berjalan namun tangannya di tarik oleh Reval dia jatuh dipangkuan kekasihnya .


" Apa ?aku mau ganti " ucap Lia cetus tanpa menatap mata kekasihnya .


" Marah?" tanya ravaldo


" nggak , aku mau ganti Rev cepat lah lepaskan " ucap Lia ingin berdiri namun pelukan Revaldo dari belakang menahannya untuk berdiri .


" Kenapa? Aku mau pergi aku mau ganti celana panjang , minggir kan tangan besarmu ini! " ucap Lia menepuk tangan yang masih ada di pinggangnya.


" kau membangunkan ularku sayang" ucap Reval pelan sambil menciumi leher kekasih bagian samping dan belakang .


", geli revv lepasin , minggir " jawab Lia hang masih mencoba menghindari kepala Reval agar tidak bermain di lehernya .


" mau mencoba di sofa sayang ?" suara serak Reval berbisik dan menggigit pelan telinga Lia .


Lia paham apa maksudnya Reval ini namun Lia ingin bermain main sedikit dengan nya karna sudah membuat Lia badmood pagi pagi hanya karna celana .


" Apa? Gak mau aku , sedang malas aku Revvv , sana lah minggirr " . jawab Lia menahan geli sedari tadi dilehernya dan tangan Reval yang yang sudah masuk kedalam kaos nya bermain dengan dengan perut datarnya


" Revaldo ihh tanganmu jangan nakal " tambah Lia


" celana seperti ini hanya bisa kamu pakai saat kita sedang berdua sayang ?" ucap Reval yang baru saja membuat tanda kepemilikan di lehernya . satu tangan yang sudah pindah di paha miliknya .


" Lepaskan revv aku sudah di tunggu litha dan Sans ", ucap Lia yang masih diam duduk di pangkuannya kekasihnya

__ADS_1


" aku tidak perduli , sekarang pindah lah untuk duduk menghadap ku " perintah Revaldo


" Mau apa , aku tidak mau " ucap Lia


" aku tidak butuh jawabanmu , cepatlah atau kau ingin aku paksa " bisik Revaldo sambil menjilat telinga nya.


Lia memejamkan mata menahan perlakuan kekasihnya dari tadi . dia tidak ingin menuruti kekasihnya begitu saja enak saja .


" aku tidak suka di paksa Rev , aku bilang tidak ya tidak " ucap Lia merasa tangan Revaldo sudah lepas dari perutnya Lia berencana akan berdiri pergi dari Revaldo . baru saja berdiri dan melangkah tapi kecepatan Revaldo lebih unggul dari nya .


" mau kemana hee?"


" lepasin revv , aku akan mencakar wajahmu lagi jika kamu memaksaku " Revaldo memeluk Lia dari kelakang dan menahan tubuhnya untuk tidak bisa berjalan lagi .


" aku rela di cakar di atas ranjang sayang " menggendong kekasihnya berjalan menuju ranjang. melempar pelan tubuh Lia ke atas kasur .


" REVALDO " ucap Lia kaget karna dilempar dari gendongannya ke kasur


" kenapa sayang suka di kasarin ? " ucap Revaldo sambil membuka kemeja yang ia pakai .


" kau tau aku sudah menahan ini beberapa Minggu sayang " ucap ravaldo yang sudah diatas tubuh kekasihnya dengan telanjan9 dada


" salahmu sendiri " ucap Lia


Revaldo melahap bibir kekasihnya dengan lembut lalu menuntut . terjadilah olahraga dipagi hari ini


{ s k i p }


Siang hari mereka berdua selasai melakukan aktivitas. Lia sudah membersihkan diri dan memakai celana panjang keluar dari kamar menuju ke ruang kerja yang sudah ada Sans dan litha sedangkan Revaldo lanjut tidur di kamar nya .


Lia membuka pintu dan kedua orang dihadapan hanya bisa menghela napas melihat nyonya nya baru datang .


" Kenapa? " tanya Lia


" gak papa nyonya , kami kira nyonya lupa ada kami sedari tadi pagi di sini" ucap Sans


" sans jangan begitu nyonya baru saja membuat ponakan untuk kita ", ucap litha disambung dengan senyuman dari mereka berdua


" nyonya anda lupa menutupi tanda itu " ucap litha polos di depan Sans dan Lia


" Litha diam atau gajimu aku potong 50 % "


jawaban itu membuat Lia melotot meraba leher nya , sudah di pastikan lehernya penuh dengan tanda merah karna pergulatan tadi , Lia lupa menutupi tanda ini tapi biarlah , dia tidak peduli .

__ADS_1


" apa yang akan kalian laporkan ?" tanya Lia


" ini laporan mingguan semua resto nyonya " ucap litha menyerahkan berkas dimeja .


__ADS_2