
_ berdering _
" hallo sans tumben kamu menelpon apa ada hal penting "
" maaf nyonya apa saya bisa bicara langsung ke nyonya hari ini "
" masalah apa Sans "
" perusahaan nyonya "
" hari ini saya sedang di mansion, kamu datang lah sekarang "
" baik nyonya "
selama ini Lia memberi kepercayaan untuk Sans menjadi tangan kanan Lia di perusahaan pusat . Tidak mungkin jika perusahaan sebesar itu tidak punya masalah didalamnya itu pasti . tapi Sans selalu bisa untuk menyelesaikan sendiri .tapi jika menurut Sans masalah itu terlalu besar dan harus CEO nya sendiri yang memutuskan dan sans akan setia langsung melapor ke Lia .
" sayang makan dulu " ucap Mia masuk ke ruang olahraga nya
" oke mama aku mandi dulu ya mah . 30 menit aku turun "
berkumpul lah mereka bertiga untuk sarapan . dari pintu masuk datanglah anak buah setia Lia . tanpa disengaja litha dan Sans berbarengan sampai depan mansion.
" wah kalian ternyata kesini juga sini nak Sans litha sarapan bareng sama Tante om "
mereka beradu pandang bukan sungkan tapi emng mereka harus punya izin dari bosnya dulu sebelum menyetujui sesuatu
" makanlah kalian … Aku tau kalian belum makan", ucap lia pada anak buahnya
" wah seperti ada hal penting nih sampai kalian berdua Dateng ke sini bareng bareng " sindir Adam
" apa sih pa aku lagi tidak ingin pergi kekantor ..jadi aku minta litha untuk mengantarkan berkas dari kantor dan juga aku meminta Sans kesini untuk menunjukkan hasil rapat kerja sama .kemarin itu aja pa " jawab Lia cuek
" masak sih kan biasanya klo urusan kantor bisa lewat Email atau biasane kamu menyuruh mereka untuk mewakili kamu kan "
" makanlah pa , jangan kepo dengan urusan anak sendiri "
" cihh dasar anak tidak tau diri "
" bodo amat "
"sudah sudah , malah berantem papa apaan sih anakmu ini baru sembuh pa " ucap Mia
" sakit dibuat sendiri kok. salah sendiri " jawab papanya
" suamimu tuh ma bikin ribut trus " bangkit Lia karna makanannya sudah habis
" heh dasar anak .... " emosi papa nya Lia
" kalian berdua habiskan makan kalian setelah itu langsung ke ruang kerja yaa"
" iya nyonya " ucap bareng Sans dan litha.
__ADS_1
Diruang kerja Lia mereka bertiga sudah berkumpul karna ruangan itu kedap suara maka apa yang mereka bahas tidak akan ada mendengarnya dari ruang ruang kerja .
" Lit taruh berkas nya dimeja "
" sans kenapa dengan perusahaan," tanya Lia
" begini nyonya kemarin saya melakukan pemeriksaan data keuangan secara rutin 3 bulan sekali , dan hasilnya tidak balens , setelah saya ulangi dan periksa kembali antara pemasukan dan pengeluaran tidak cocok .saya sudah menyelidiki bahwa ada beberapa karyawan keuangan kita menyalahgunakan dana administrasi kantor "
" apa kamu sudah melakukan keputusan untuk pelaku Sans "
" belum ada sama sekali nyonya , sejauh ini saya hanya memantau mereka saja "
" berapa kira-kira yang mereka ambil "
" kurang lebih 3.5 miliyar nyonya "
" Gooddd, besar sekali nyali mereka " muncul senyuman dari bibir Lia .
"berapa orang yang terlibat Sans "
" ada 6 orang nyonya masing masing dari mereka 4 laki- laki dan 2 seorang wanita "
" ckk mengejutkan "
" aku perintahkan kamu Sans untuk mengumpulkan semua karyawan divisi keuangan ke aula perusahaan. Lalu paksa mereka untuk mengaku , jika di antara mereka tidak ingin mengaku semua. langsung panggil saya , saya akan datang ke dalam ruangan itu dan menyeret mereka keluar , sementara aku akan memantau kalian dulu dari ruangane sebelah aula itu"
"apa tidak bahaya nyonya jika anda memperlihatkan diri " tanya litha
" baik nyonya . apa saya boleh pergi ".
"pergilah , lakukan semuanya hari ini juga .setengah jam lagi aku akan menyusul mu ke perusahaan pusat bersama litha "
" siap nyonya " .
kemudian Sans pergi dari mansion untuk melakukan tugas ke perusahaan dari bos cantiknya .
" Lit siapkan aku celana kaos hitam topi masker tidak lebih 15 menit aku akan ke kamar . "
" siap nyonya izin kekamar sekarang " ucap litha
Siang hari yang cerah ini Lia dan litha sudah siap untuk keluar rumah
" sayang mau kemana , kenapa rapi sekali , katanya mau istirahat di rumah "
" tadinya iya ma , tapi sepertinya ada sedikit masalah di kantor dan aku harus keluar ma " jawab Lia pada Mia
" ya sudah hati - hati ya sayang "
" baik mama"
pergilah lia menggunakan mobil BMW kesayangan nya dengan supir yang mengemudi dan litha disampingnya . Di ikuti bodyguard masing2 dua mobil di depan dan 2 mobil di belakang mobil yang Lia tumpangi .
__ADS_1
____
Sampailah mereka ke gedung besar tinggi menjulang yang sengaja di tengah gedung terdapat Nama dari emas tertuliskan LION .S.A
Lia di ikuti oleh litha dan beberapa bodyguard ke dalam perusahaan , memang menjadi suatu mengejutkan kan bagi karyawan yang berada di lobby yang tidak tau siapa Lia ,
mereka hanya bisa melihat dari kejauhan karna tidak berani bertanya.dengan angkuhnya dan penuh pesona Lia masuk kedalam. menuju ke lift lantai khusus aula yang akan mereka lihat . Kenapa angkuh karna hatinya sedang di luput kemarahan .
Lia dan anak buahnya menempati ruang kosong untuk melihat Sans dan yang lainnya melewati cctv untuk memantau .
Di aula perusahaan
Sudah dikumpulkan nya karyawan divisi keuangan dan disidak Sans . untuk pintu dan beberapa sudut ruangan sudah dipenuhi oleh bodyguard yang menjaga seketika ruangan menjadi seperti tempat penjara.
" apa kalian tau kenapa saya kumpulkan ke sini ? " tanya Sans dengan lantang dan penuh penekanan
" beberapa Minggu ini terjadi sebuah penghianatan di perusahaan ini "
Seketika mereka semua menegang dan saling berpandangan
" KALIAN KERJA DI SINI UNTUK MENCARI NAFKAH ATAU CUMA UNTUK MENCARI KEUNTUNGAN HA? "
" SUDAH DIGAJI TAPI MASIH SUKA DENGAN UANG HAK ORANG "
" DIMANA MATA BATIN KALIAN , DIMANA KEJUJURAN KALIAN "
" SEHARUSNYA KALIAN MIKIR SERIBU KALI TERLEBIH DAHULU SEBELUM MENJADI TIKUS DI SINI "
" DIMANA TANGGUNG JAWAB KALIAN HAA "
Seketika mereka hening dan menunduk kan kepala
" SAYA AKAN BERKATA INI SEKALI DAN DENGARKAN DAN SAYA TIDAK SUDI UNTUK MENGULANGI LAGI "
" SIAPAPUN YANG MELAKUKAN INI , DAN MAU BERTANGGUNG JAWAB MENGAKUI KEJUJURAN KALIAN MAKA AKAN AKU LEPASKAN DAN SEGERA ENYAH DARI KANTOR INI "
..........
" APA KALIAN TULIII? "
" SAYA HITUNG SAMPE 3 JIKA TIDAK ADA YANG MAU MENGAKUI DAN MAJU KEDEPAN KALIAN AKAN TANGGUNG SENDIRI AKIBATNYA "
suasana di aula semakin tenang dan panas padahal AC ruangan ful dingin .
" 1......2........3"
" okay tidak ada yang mengakuinya ternyata...wahh hebat kalian yaaa" kata Sans sambil senyum menyeringai dimulutnya dengan bertepuk tangan
" sudah berapa tahun kalian kerja disini seharusnya kalian tau jika ini perusahaan besar , seharusnya kalian lebih sayang nyawa kalian daripada uang "
" sanss perintah mereka untuk menangkap pelakunya bawa ke depan aku akan segera menyusul " suara Lia dari earphone yang emang setia ia pakai .
__ADS_1