Wanita Dengan Sejuta Rahasianya

Wanita Dengan Sejuta Rahasianya
Petak Umpet


__ADS_3

" wajahku jelek aku malu .. aku gak mau nangis .. Aku gak mau di lihatin kamu " ucap Lia


muncul senyum pada bibir Revaldo " aku lebih suka kamu yang seperti ini Lia ", ucap Reval pada lia sambil merapikan rambut di kepala kekasihnya.


" cup cup sayang gak papa kamu selalu cantik Dimata aku " Reval melepaskan pelukan pelan pelan untuk menatap kekasihnya


" udah makan ?" Lia mengangguk


" udah minum obat juga ? ",


" udahh"


" istirahat dulu aja ya , nanti klo udah sembuh total baru pulang , atau sekalian kamu tinggal di sini aja ? " ucap Reval


" gak mau " ucap lia pelan


Revaldo membantu Lia untuk baring di ranjang dan dia duduk di pinggir ranjang sebelah dekat dengan Lia .


" jangan nakal ya sayang , aku udah nurutin apa yang kamu mau okay " ucap Revaldo sambil mengusap lembut pipi kekasihnya lali mengecup bibir Lia sebentar.


" Kris bagaimana keadaan adikmu?" Tanya Adam pada Revaldo yang sedang duduk dengan leptop nya didalam mansian


" baik - baik saja pa "


" papa dengar dia datang ke Club lagi ?"


" Seperti yang papa tau bagaimana sikap anakmu jika sudah seperti itu" jawab Revaldo


" dimana sekarang dia"


" dimansion Revaldo pa "


" gimana sudah kamu bicarakan pada Reval apa yang membuat adikmu marah ?" tanya Adam


" Sudah pa tadi malam selepas Revaldo menjemput Lia"


" baguslah "


" Kris keluar mau ke markas ya pa sudah di tunggu yang lain " ucap Kris lalu membereskan leptop nya


" hati hati nak " balas papanya pada Kris .


Disebuah perusahaan besar milik Lia , Sans berkutit dengan berkas berkas di hadapannya dan ponselnya sudah beberapa hari dia merasa ada yang mempermainkan rencana pembangunan proyek terbaru perusahaan , beberapa kali pemilik tanah berbeda orang yang ia beli selalu menolak dengan alasan yang berbeda beda , tidak pernah terjadi kesulitan selama pembelian tanah lahan atau properti selama kerja , siapa yang berani bermain main dengan pekerjaan nya pikir Sans .

__ADS_1


" tha kau dimana ? apa nyonya masih sakit ? "


"...."


" kemarilah , ada yang akan aku diskusikan dengan mu sementara menunggu nyonya sembuh "


"...."


Sans mencari kontak seseorang di ponselnya untuk dia hubungi lagi


" hallo cand, kau selidiki siapa yang menjadi mata mata musuh di direksi perencanaan di kantor ini "


"..."


30 menit kemudian


" Krekk" pintu ruang kerja Sans terbuka menampilkan litha berjalan kearah kursi di depan nya .


" ada masalah apa Sans ?" tanya litha


" bagaimana keadaan nyonya ?" tanya Sans


" belum sepenuhnya sembuh "


" selama ini hanya sampai 1-2 orang yang sulit untuk di ajak negosiasi. tapi ini sudah hampir 49 orang berbeda tempat tapi menolak dengan alasan berbeda beda bahkan harga tanah sudah mencoba kita naikan 3x lipat tapi kita tetap tidak bisa membelinya "


" kau mencurigai seseorang sans?" tanya litha


" aku sudah meminta Candra untuk menyelidiki"


" apa perlu aku bantu Carikan , nanti aku akan perintah salah satu anak bisnis nyonya untuk jalan "


" iya Lit kau atur saja , jangan sampai mereka tau jika itu perintah dari perusahaan"


" aku tidak menyangka siapa lagi yang berani bermain petak umpet dengan nyonya huh" " aku pergi Sans . Lebih baik kau kerjakan yang lain saja . Untuk ini aku yang pegang kelanjutan nya aku hubungi dirimu " ucap litha lalu pergi dari rumah kerja Sans .


Hari ini Lia sedang makan di meja dikamar Revaldo ditemani dengan pelayan yang berdiri di samping pintu masuk .


" Revaldo di mana " tanya Lia menoleh pada pelayan tersebut


" tuan dibawah nyonya sepertinya tadi ada tamu " lia mendengar nya hanya mengangguk lalu melanjutkan makan siang nya .


" Gimana masih mau minum ?" suara dari arah belakang membuat Lia acuh mendengar seseorang mengucap kata kata itu tiba tiba

__ADS_1


" ngapain disini ?" tanya Lia


" melihat adik kecilku lah " ucap Kris duduk di depan adik nya yang sedang makan


" ini gara gara Kamu kak " ucap Lia melirik sinik kakanya


" ha ha ha , kau yang berulah kenapa menyalahkan kaka"


" gimana rasanya di marahi calon suamimu ? haa? " ucap Kris mencomot ayam kulit dipiring adiknya


" KAK KULITKU " ucap keras Lia .


" Ha Ha Ha , besok minum lagi biar sekalian dikurung kau di mansion " ucap Kris sambil pergi keluar kamar adiknya .


Lia melanjutkan makannya dengan malas karna kedatangan kakanya tadi


" sayangku kenapa makannya begitu ?" suara Revaldo yang baru datang lalu berdiri disamping lia mengusap kepala Lia yang sedang duduk makan .


" kulit Ayamku di ambil kak Kris", ucap pelan Lia


" ambilkan kulit ayam untuk kekasihku " ucap Reval menoleh pada pelayan di belakang .


" Sudah ya hanya kulit ayam gak papa " pengecup pipi sang kekasih .


Hari sudah malam saatnya lia istirahat karna besok dia sudah akan pulang ke mansian pribadi nya sendiri , Lia masih bersandaran di kepala ranjang bermain ponsel sedangkan Revaldo duduk di kursi dengan leptop di depannya .


Revaldo melihat jam tangan di tangannya menunjuk jam 11 malam tapi melihat kekasihnya tidak cepat rebahan untuk tidur . Maka Revaldo mengakhiri pekerjaannya menutup leptop dan mendekati Lia


" kenapa tidak cepat tidur sayang? Sudah malam katanya besok mau pulang ?" ucap lembut Reval


" belum nganthuk " menoleh sekilas lalu kembali bermain game di ponselnya .


melihat gadisnya yang begitu serius bermain game Revaldo merasa gemes berbeda saat wajah kekasihnya ini marah dan berteriak teriak tidak jelas .


Dengan tiba tiba Revaldo mendekati wajah Lia menyentuhkan bibirnya dengan bibir Lia hanya menempelkan saja tidak lebih . beberapa detik Revaldo melepaskan lalu duduk kembali disisi Lia .


" Kenapaaa ? " tanya Revaldo karna Lia tiba tiba menunduk. Lia malu mendapatkam serangan tiba tiba dalam keadaan Lia fokus bermain game pipinya merah seperti udang rebus yang matang .


" Kangenn?" tanya Revaldo yang terdengar berat di telinga Lia .


Lia mengerti apa maksudnya Revaldo . Revaldo mencoba untuk menahan karna masih sadar jika kaki kekasihnya baru saja sembuh .


tidak mendapatkan jawaban dari Lia . Revaldo membaringkan tubuh Lia ke kasur meminta untuk tidur Lalu pergi ke kamar mandi untuk mandi .

__ADS_1


__ADS_2