
lanjutkan mereka berdua makan bersama .
" mau kemana lagi sayang ?" tanya Reval
" mau nyusul litha ke proyek Rev "
" aku antar ya sekalian aku nemenin kamu disana " tawar Reval
" gau sah Rev . Lagian aku bawa montor kok "
" kamu ke kantor baik montor ? "
" heeem . tadi pagi telat bangun jadi kepaksa naik montor biar gak telat sampe kantor karna emng ada meeting ."
" ya ampun sayang . yaudah montornya biar anak buah aku aja yang bawa yaa , kamu aku anter ke proyek "
" nggak u...." kepotong lagi dengan ucapan Reval
"ayolah sayang . Kita kan jarang pergi berdua . Yahh mau yahh " ucap Reval
" yaudah iyaa ".
Mereka berdua menuju ke tujuan mereka menggunakan mobil Revaldo.
Sampai proyek Lia memeriksa beberapa bagian yang sudah hampir jadi ditemani oleh litha selaku asisten nya . Sedangkan Reval berjalan di samping Lia sambil melihat beberapa progres pembangunan nya .
" Litha aku harap sampai finis pengerjaan nya lancar ya .. Tolong kamu pantau beberapa pengerjaan di bagian chicken. sepertinya untuk posisi masaknya nanti enakan di sebelah sini . Karna lebih dekat dengan jendela . "
" baik nyonya . "
" aku pamit ya Lit "
" iya nyonya ati ati "
" semangat litha " ucap Reval do
" siap tuan terimakasih "
Mereka berdua masuk menaiki mobil . Sebelum berjalan
" kamu laper gak sayang ? "
" sedikit sih Rev "
" ngopi yuk " sambil menaikkan 1 alisnya
__ADS_1
" boleh , btw jangan di resto aku ya . Aku pingen nyobain cofee orang lain " ucap Lia
" iya iya sayang "
" emng kamu tau dimana aja cafee aku .", tanya Lia menatap refal di sampingnya
" tau dong sayang , ya kali aku gak tau " ucap Reval
mereka mulai berjalan disepanjang jalan mereka hanya mengobrol hal yang ringan dan bercanda sedikit .
karna suasana tiba tiba hening dan mereka berhenti di tengah jalan karna lampu merah menyala.
" Lia " dia yang tadi memandang sekitar luar jendela reflek memandang wajah tampan Reval
" hee " jawab Lia
tangan kiri Rendra memegang tangan kanan Lia untuk digenggam dan yang satunya tetap memegang setir mobilnya .
Setiap perjalanan menuju ke tempat cafe yang mereka mau datangi tangan nya Lia selalu di kecup rasanya Reval gemes sekali dengan kekasih nya ini . Sampai segitunya ya val .. Lia gak bakal ilang kok tenang tenanggg .
setelah mereka puas makan malam akhirnya sepakat untuk pulang . sedari tadi pagi Reval dan Lia memakai baju kerja tapi Reval sudah mengganti atasan kasual saat di tempat proyeknya Lia . Sedangkan Lia masih setia menggunakan setelah kantor .
Lia merasa agak gerah seharian memakai setelan jas ini ..Lia tiba tiba melepas kan atasan bagian luar . sedangkan Lia masih memakai kemeja lengan pendek yang lumayan ketat dan membuka 2 kancing kemeja paling atas . Alhasil ya sedikit kelihatan belahan dadanya .
namanya juga buat Daleman masak make kemeja oversize ya gak mecing dong sama jasnya nanti .
Reval yang sedari tadi fokus menatap jalan raya pandangan nya teralihkan melihat apa yang Lia lakukan . Melihat pemandangan itu Reval bersusah payah untuk menelan Salivanya .
kekasihnya ini terlihat se*i sekali batinnya , jarang jarang Lia berpenampilan seperti ini di hadapannya selama ini . ya iyalah ketemu aja jarang . Aneh luu
" sayang "
" apa revv " ucap Lia yang masih menatap ponsel di tangan nya .
tangan Reval menyentuh paha Lia tanpa permisi dan mengusap usap nya ( Reval gak sopan yaa kamuu ) . Sedangkan si empunya hanya diam tidak menggubris.
lalu reval meminggirkan mobilnya tiba tiba
" rev kenapa beren..." tanya Lia terpotong
" mmppppp" tiba tiba Reval membungkam mulut Lia dengan mulutnya. sedangkan Lia kaget reflek mendorong dada bidang Reval tp tidak semudah itu forguso . karna reval tau Lia mulai kehilangan nafas ia melepaskannya .
" reff apa apa an " ucap Lia merampas oksigen di keliling nya . rasanya nafasnya udah habis di ambil Reval daritadi .
" jangan mancing aku sayang ", ucap Reval sambil mengusap bibir Lia .
__ADS_1
" aku gak ngapa2in revv " ucap Lia polos karna pada kenyataannya ia emng diem aja .
" aku pingen sekarang " ucap Reval sarkas
" hahh " jawab Lia bingung
", heh ini di mobill nanti kelihatan orang gimana ", ucap Lia panik
" aman sayang mobilnya gak bakal kelihatan dari luar " ucap Reval sambil mengangkat tubuh Lia untuk pindah duduk di pangkuannya .
" heh Rev jangan gila deh "
Posisi mereka sudah ambigu sepertinya lia sudah merasakan jika ada sesuatu yang bangun di bawah bokongnya .
" sayang tenang jangan panik okay " Reval merubah posisi Lia ya g tadinya duduk di pangkuannya miring kesamping sekarang sudah menghadap ke tubuhnya .
Mereka berdua sudah saling menikmati Ciu*an mereka . tangan Reval tidak mau diam saja , ia membuka satu persatu kancing di baju Lia . Lia reflek mengalungkan tangannya pada leher Reval .
Reval membuka kaitan belakang yang di pakainya sekarang menyisakan kemeja yang Lia pakai dan celananya . Tanpa menyingkirkan kemeja nya Lia . Dia merengkuh pinggang kekasihnya dengan erat dan mulai menikmati gunung indah itu .
Terdengarlah bunyi ponsel Reval didalam celana reflek Reval menghentikan kegiatannya itu dengan masih Lia berada di pangkuannya Reval mengangkat telpon .
"........."
" brengsek " jawab Reval
" kenapa " tanya Lia
" ada yang membakar gudang utama perusahaan ku sayang " jawab Reval .
" maafin aku yaa " kecil kening Lia
" bentar ya sayang kita tuntaskan permainan kita abis itu aku anterin pulang . Aku harus segera ke gudang "
Revaldo meminta Lia untuk pindah ke kursi belakang mereka melakukan pergulatan singkat dengan posisi duduk Lia berada di atas .
sebenarnya Reval berencana untuk bermain lebih lama lagi tapi karna telpon sialan dia harus segera menuntaskan nya .
selesai mengantar sang kekasih Reval menuju ke gudang dan sialnya gudangnya sudah hampir ludes habis di makan si jago merah .
" Apa yang terjadi kenapa kalian bisa kecolongan seperti ini " tangan Revaldo pada para anak buahnya .
" maaf tuan Meraka melakukan pembakaran secara keseluruhan jadi cepat untuk api merambat"
" Sialannn , cari tau siapa yang melakukan ini "
__ADS_1
namanya juga bisnis banyak yang menjadi musuh untuk pengusaha besar . Salah satunya adalah Revaldo . Hanya Lia saja yang tidak terlalu banyak mendapat masalah karna dia menyembunyikan identitas nya .tidak tau banyak bahwa beberapa perusahaan pemiliknya adalah satu nama .