WANITA PENGGANTI CEO

WANITA PENGGANTI CEO
BAB 31


__ADS_3

Di kediaman utama keluarga Licardo.


Saat ini Ricardo menghadap pada papa mama nya. Tuan besar Licardo dan nyonya Anyelir sudah duduk dengan ekspresi serius menatap putra nya, Ricardo. Kabar tentang kekasih Ricardo, Dora yang telah berselingkuh dan berkencan dengan seorang pria di sebuah kamar hotel sudah tersebar luas di media sosial.


"Apa yang akan kamu harapkan wanita seperti, Dora itu? Selain sudah mengkhianati kamu, dia suka sekali meminta ini itu pada kamu," ucap tuan Licardo. Ricardo diam membisu.


"Lihat saja! Banyak media sosial memberitakan tentang ulah Dora. Kenapa harus dipertahankan wanita seperti itu! Jelas-jelas membuat malu kamu dan keluarga besar Licardo. Belum juga menjadi istri kamu dia sudah banyak maunya dan juga tingkahnya itu bikin malu saja. Segera putusin Dora! Kalau tidak? Papa, mama tidak akan mengurusi kamu lagi," ucap tuan Licardo.


"Kami akan mengenalkan Lilyana pada kamu. Dia lebih cantik dan seorang wanita terpelajar, tidak seperti Dora yang urakan tidak ada sopan santun nya sama sekali," sahut nyonya Anyelir. Ricardo mendongak ke arah mama papa nya.


"Jika kamu tertarik dengan Lilyana, kami akan menjodohkan kamu dengan Lilyana secepatnya," sambung nyonya Anyelir.


"Ricardo! Kenapa kamu diam saja? Jangan bilang kamu masih berhubungan dengan Dora setelah kamu mengetahui kabar berita itu kalau Dora sudah berselingkuh dan bermain api dengan laki-laki lain," ucap tuan Licardo.


"Tidak, pa! Aku sudah putus dengan Dora," sahut Ricardo. Nyonya Anyelir dan tuan Licardo tersenyum lebar. Kini keduanya bisa bernafas lega mendengar apa yang disampaikan oleh Ricardo bahwasanya dirinya telah putus hubungan dengan Dora.


"Kalau begitu, besok sore biar mama mengundang Lilyana ke rumah ini. Dan memperkenalkan Lilyana pada kamu," ucap nyonya Anyelir.


"Baik, ma! Aku pamit dulu, mas! Ada sedikit urusan dengan teman dekatku," pamit Ricardo seraya menyambar kunci mobil yang ia letakkan di atas meja.


"Hati-hati sayang!" sahut nyonya Anyelir.

__ADS_1


"Baik, ma! Papa mama aku pergi dulu!" ucap Ricardo berlalu dari rumah itu setelah menyalami mama papa nya.


Nyonya Anyelir dan juga tuan Licardo saling pandang. Lalu mulai kembali berbincang-bincang.


"Menurut papa, apakah Ricardo benar-benar putus dengan Dora?" tanya nyonya Anyelir.


"Hem, jika Ricardo diam-diam masih berhubungan dengan Dora, itu sudah urusan Ricardo. Yang terpenting di depan kita Ricardo mengaku kalau sudah putus dengan Dora. Jadi tidak ada lagi tempat bagi Dora untuk masuk menjadi anggota keluarga kita sebagai menantu dari keluarga besar Licardo. Tetap Lilyana lah yang akan menjadi calon menantu kita, istriku," jelas tuan Licardo.


"Tapi bagaimana jika Dora hamil dan mengandung anak Ricardo jika Ricardo masih saja berhubungan dengan wanita licik itu?" sahut nyonya Anyelir.


"Biar kan saja! Kita tidak akan pernah menerima dan menganggap anak dari Dora sebagai cucu kita. Beres kan?" ucap tuan Licardo.


"Ricardo sudah terlanjur menyukai Dora! Ricardo masih perlu waktu untuk melupakan Dora. Jadi beri waktu bagi Ricardo melupakan wanita licik itu," ucap tuan Licardo.


"Iya, suamiku! Aku sangat kasihan dengan Ricardo. Kenapa dia harus menyukai wanita yang tidak bener seperti Dora," kata nyonya Anyelir.


*****


Di suatu tempat penginapan di mana di sana sudah ada seorang wanita muda dan cantik yang saat ini sedang menunggu seseorang. Dia adalah Dora. Dia menanti kedatangan Ricardo, pria yang merupakan kekasihnya.


Ricardo tiba-tiba datang dan serta merta Dora menghambur memeluk Ricardo.

__ADS_1


"Ricardo, terimakasih kamu masih mau datang dan menemui aku di sini. Aku kangen dengan kamu, Ricardo! Aku mohon maafkan aku Ricardo! Aku janji tidak akan mengulangi lagi kesalahan yang sama," kata Dora dengan menunjukkan air mata yang berderai jatuh di. pipinya. Ricardo luluh dengan semua drama queen yang diperankan oleh Dora. Ricardo mengusap kepala Dora dengan penuh kelembutan.


"Aku memaafkan kamu, Dora! Tapi hubungan kita tidak bisa kita lanjutkan, Dora. Mama papa sudah mengetahui berita tentang kamu yang berkencan dengan seorang pria. Mereka tidak mengizinkan aku berhubungan lagi dengan kamu. Bahkan mereka tidak merestui. kita jika menikah," jelas Dora.


"Tapi kenapa Ricardo? Aku di jebak di sana, Ricardo. Kamu harus percaya aku Ricardo kalau kejadian itu semuanya karena ada seseorang ingin menjauhkan aku dengan kamu," kata Dora.


"Yah, iya aku tahu. Aku percaya dengan kamu. Oke? Sekarang menyingkir lah! Aku hanya sebentar saja menjumpai kamu di sini. Karena setelah ini kita tidak akan pernah lagi saling berhubungan," ucap Ricardo.


"Kenapa Ricardo? Aku mohon kamu jangan tinggal kan aku! Aku rela kok berhubungan dengan kamu secara sembunyi-sembunyi. Aku rela kok, asal kamu masih mau berhubungan dengan aku," kata Dora.


"Maksud kamu apa?" sahut Ricardo.


"Maksudnya aku mau kita masih saling berhubungan walaupun secara sembunyi-sembunyi," jelas Dora mengulangi lagi kata-kata nya.


"Itu tidak mungkin, Dora! Seperti nya mama papa ku akan menjodohkan aku dengan wanita lain," kata Ricardo.


"Ricardo, aku mohon jadikan aku wanita selingkuhan kamu Ricardo! Aku rela!" desak Dora. Ricardo melebar matanya saat Dora melakukan sesuatu diluar perkiraan nya. Hingga membuat Ricardo sulit untuk menolak nya. Bahkan Dora dengan berani menggoda Ricardo supaya bisa memenuhi segala yang diinginkan nya.


"Ricardo, aku benar-benar menyayangi kamu. Aku tidak bisa pisah dengan kamu, Ricardo sayang!" ucap Dora. Kini Ricardo masih berdiri mematung tanpa penolakan. Namun pada akhirnya Dora nekat mendorong Ricardo di atas peraduan hingga Ricardo tenggelam dalam samudera indah kenikmatan yang ditawarkan oleh Dora.


"Dora?!" gumam Ricardo yang pasrah dengan apa yang sudah dilakukan oleh Dora. Hingga keduanya sama-sama menikmati permainan indah itu dibalik selimut putih di kamar penginapan itu.

__ADS_1


__ADS_2