WANITA PENGGANTI CEO

WANITA PENGGANTI CEO
BAB 33


__ADS_3

"Maaf, Dora! Aku lagi capek! Apalagi seharian tadi aku sudah bekerja di perusahaan papa. Aku tidak bisa menemani kamu shoping dan nonton film," ucap Ricardo pada Dora melalui sambungan di handphone nya.


Lilyana memperhatikan Ricardo yang sedang menerima panggilan masuk di ponsel nya. Saat ini Lilyana sedang berada di sebuah restoran bersama dengan Ricardo. Setelah jam pulang kantor, Ricardo menjemput Lilyana di tempat kerjanya dan mengajaknya makan bersama. Hari itu masih sore menjelang malam.


"Bagaimana kalau setelah makan kita nonton film yuk!" ajak Ricardo pada Lilyana. Lilyana menyipitkan bola matanya mendengar ucapan dan ajakan dari Ricardo nonton film. Padahal jelas-jelas tadi dia mendengar sendiri baru saja Ricardo menolak ajakan Dora, kekasihnya untuk shoping dan nonton film. Kenapa Ricardo sekarang ini malah mengajak Lilyana nonton film.


"Katanya kamu capek, seharian kerja di kantor papa kamu. Kenapa mengajakku nonton film," sahut Lilyana. Ricardo menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Eh itu itu beda kalau dengan kamu, Lilyana. Aku sebenarnya sudah malas berhubung dengan Dora. Selain dia nanti banyak maunya, dia nanti juga banyak permintaan. Dia yang ngajak jalan, tapi itu semua aku yang keluar duit," Ricardo beralasan.


"Hem, aku juga sama kok! Karena kamu yang ngajak, kamu lah yang membayari semuanya," ucap Lilyana mencoba beradu kata.


"Itu tidak menjadi masalah buat aku. Memang bagiku, wajib seorang laki-laki membayari calon istrinya," kata Ricardo. Lilyana mengerut dahinya.


"Calon istri? Siapa disini yang kamu maksud kan calon istri?" tanya Lilyana.


"Yah, kamu Lilyana? Bukannya kita sudah dijodohkan dengan orang tua kita kalau kita akan menikah dan menjadi suami istri," kata Ricardo.


"Lalu Dora kekasih kamu itu, bagaimana? Aku tidak mau menikah dengan laki-laki yang masih diam-diam menjalin hubungan dengan wanita lain," ucap Lilyana.


"Baiklah, nanti aku akan memutuskan Dora!" sahut Ricardo tegas.

__ADS_1


"Ayo kita jalan!" sambung Ricardo sambil menarik tangan Lilyana. Ricardo akan mengajak Lilyana jalan dan nonton film di pusat kota.


*****


Ricardo berjalan sambil menggandeng Lilyana. Di pusat perbelanjaan itu Ricardo melihat Dora jalan bersama dengan teman-temannya.


"Eh?" Ricardo sedikit terkejut ada Dora berjalan berlawanan arah dengan dirinya. Ricardo menghentikan langkahnya.


"Ada apa Ricardo?" tanya Lilyana penasaran.


"Itu, ada Dora di depan kita!" jawab Ricardo.


"Hem, dia! Yang pakai baju merah muda itu??" ucap Lilyana.


"Bukannya kalian kemarin sempat menjadi selebritis kan?" sahut Lilyana.


Rombongan Dora semakin mendekat ke arah Ricardo bersama dengan Lilyana. Lilyana semakin mempererat pegangan tangannya.


"Ricardo?!" gumam Dora. Ricardo melotot matanya karena terkejut.


"Ricardo!" ucap Dora keras. Dora kini mendekati Ricardo yang saat ini menggandeng Lilyana dengan mesra.

__ADS_1


"Jadi ini yang kamu bilang sibuk tadi? Katanya sudah capek karena seharian bekerja di perusahaan papa kamu? Ternyata sibuk pacaran dengan cewek yang baru," kata Dora seraya melepaskan gandengan tangan di antara Ricardo dengan Lilyana.


"Nona! Anda siapa? Berani-berani nya melepaskan pegangan tangan kami. Sedangkan kami sudah bertunangan dan sebentar lagi kami menikah. Orang tua kami. sudah sama-sama setuju dan merestui hubungan kami. Sekarang saya tanya, apakah Nona sudah mendapatkan restu dari orang tua Ricardo?" ucap Lilyana. Beberapa orang pengunjung mall itu memperhatikan keributan muda mudi itu.


"Eh?? Ricardo!! Kenapa kamu diam saja sih? Kenapa kamu tidak membela aku? Buka nya kita ini masih berpacaran?" ucap Dora merengek. Ricardo diam mematung. Akhirnya angkat bicara.


"Aku dan kamu sekarang putus. Maaf, Dora! Aku tidak bisa mempertahankan hubungan kita. Aku pilih Lilyana!" kata Ricardo.


"Ayo.Lilyana! Lebih baik kita pergi dan tidak usah menghiraukan wanita ini," ajak Ricardo seraya berjalan sambil menggandeng tangan Lilyana.


"Ricardo!! Ricardo!" teriak Dora saat


"Awas saja, kamu! Aku akan membuat menderita wanita yang merebut Ricardo.


*****


" Serem juga pacar kamu itu yah!" ucap Lilyana saat mereka sudah berada di studio film. Di mana mereka saat ini akan melihat film.


"Seperti itulah! Selama ini mungkin aku sudah buta karena cinta. Hingga sampai tidak mendengarkan kritikan dan masukan dari papa mama. Padahal papa mama juga tidak suka dengan Dora. Selain kurang sopan santun. Sikapnya masih semua gue. Suka-suka dia tanpa menjaga perasaan orang," jelas Ricardo.


"Hem, tapi begitu-begitu dia wanita yang kamu cinta kan?" sahut Lilyana.

__ADS_1


"Itu kan dulu! Sekarang aku tidak suka dia kok," ucap Ricardo. Lilyana terkekeh saja mendengar nya.


__ADS_2