WELCOME TO HELL SCHOOL

WELCOME TO HELL SCHOOL
Bab 26


__ADS_3

Ali segera bergabung dengan siswa lain. Ia tampak celingukan mencari dimana kamarnya.


"Tidurlah di kamarku," ajak Zedd


Rendy mengikuti Zedd ke kamarnya.


Ia segera merebahkan tubuhnya ke kasur.


Zedd memilih membersihkan tubuhnya di kamar mandi sebelum tidur.


Rendy mengernyitkan keningnya saat melihat tubuh pemuda itu yang dipenuhi lebam.


"Apa Devano yang melakukan ini padamu?" tanya Rendy


"Bukan, ada orang yang lebih kuat dan mengerikan dari Dev," jawab Zedd


"Apa sekolah itu adalah sarang para Perundung?"


Zedd menjelaskan jika sekolah mereka memang di juluki sebagai sekolah neraka.


"Hanya yang terkuat dan yang memiliki uang banyak yang bisa berkuasa di sekolah kita. Jika Dev menduduki tingkat tertinggi sebagai anak orang paling kaya di sekolah kita. Maka ada Saka seorang siswa terkuat di sekolah kita yang selalu menjadi algojo para anak konglomerat. Namun Saka, tidak selalu bisa melindungi anak pejabat bahkan dia juga sering membully mereka jika ia merasa tidak cocok dengannya," jawab Zedd


"Saka, aku belum pernah bertemu dengannya,"


"Jangan pernah berurusan dengannya," jawab Zedd kemudian membaringkan tubuhnya di samping Rendy

__ADS_1


Ia langsung memejamkan matanya, dan mendengkur di balik selimut.


Pagi harinya semua siswa berkumpul di restoran untuk sarapan.


Zedd dan Rendy mengantri untuk mendapatkan makanan.


Zedd tampak mencari kursi kosong untuk duduk. Senyumnya mengembang saat melihat sebuah bangku kosong di sudut ruangan.


Saat ia melangkahkan kakinya, seorang siswanya lain memasang kakinya didepannya membuat Zedd jatuh tersungkur.


*Prangg!!!


Bukannya menolongnya, semua siswa justru menertawakannya.


Rendy bergegas menghampiri Zedd, ia mengulurkan tangannya membantunya berdiri.


"Lalu bagaimana denganmu?"


"Santai saja aku bisa makan yang lain," jawab Rendy dengan santai


Seorang siswa lain berdecih kesal melihat sikap heroik Rendy.


Ia tak suka melihatnya membantu Zedd, hingga mendekatinya keduanya.


Zedd tampak pucat dan ketakutan saat seorang pria itu menggebrak mejanya.

__ADS_1


"Kau tahu kan aku paling tidak suka melihat seorang siswa sok jagoan seperti dirimu, jadi sebaiknya jaga sikapmu jika tidak mau berurusan denganku!" ancamnya


"Sku juga paling tidak suka melihat seorang menindas siswa lain di depanku. Jadi jangan lakukan itu jika kau tak mau berurusan denganku!" jawab Rendy


Lelaki itu tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban Rendy.


"Memangnya siapa dirimu sampai berani berkata seperti itu padaku?"


"Aku adalah malaikat maut yang akan mengubur mu hidup-hidup di neraka,"


Lelaki itu langsung menarik kerah baju Rendy dengan rahang yang mengeras.


Matanya merah memancarkan kemarahannya.


Seorang guru yang ada di tempat itu segera pergi saat melihat Saka mulai mengepalkan tinjunya.


Sementara itu Zedd terus menggigit bibir bawahnya. Ia tampak begitu ketakutan saat melihat wajah marah Saka.


Ia masih ingat benar bagaimana Saka membuat seorang siswa pindahan patah kaki dan tak bisa berjalan karena melawannya.


Zedd menarik celana Rendy dari bawah, memberikan isyarat kepadanya untuk berhenti berdebat dengannya.


"Jangan pernah bermimpi bisa menguburku jika menyentuh ku saja tidak mampu,"


Saka melepaskan menarik lengannya dan membalikkan badannya. Namun siapa sangka ia berbalik dan melepaskan tendangan kearahnya.

__ADS_1


Beruntung Rendy mampu menghindar hingga tendangan itu tak mengenai sasarannya.


Geram Rendy bisa menghindar. Saka melepaskan pukulannya, namun kali ini Rendy langsung menahannya.


__ADS_2