WELCOME TO HELL SCHOOL

WELCOME TO HELL SCHOOL
Bab 40


__ADS_3

Para komite sekolah dan beberapa orang guru tampak ikut mengawasi jalannya ujian semester.


Semua siswa terlihat khusuk dalam mengerjakan soal-soal. Berbeda dengan anak-anak VIP yang terlihat gelisah saat mengerjakan soal-soalnya.


Hari pertama ujian berjalan lancar. Hari kedua beberapa orang siswa VIP mulai gelisah apalagi saat pelajaran matematika yang membuat mereka tampak kesulitan.


Pihak sekolah yang bekerjasama dengan bimbel sengaja tidak memberikan bocoran soal kepada pihak bimbel sehingga mereka juga hanya mengirimkan prediksi soal ujian random.


Bagi siswa yang memang benar-benar pintar tentunya tidak jadi masalah.


Yang menjadi masalah adalah para siswa yang selama ini hanya mendapatkan nilai bagus karena bantuan pihak bimbel.


Seorang siswa tampak pucat pasi saat kertas contekannya jatuh. Pihak pengawas ujian yang menemukan kertas itu segera menyitanya dan mengambil lembar jawaban siswa dan menggantinya dengan yang baru.


Berita tentang siswa VIP yang Ketahuan menyontek seketika langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan siswa Madrid High School.


Bahkan siswa tersebut langsung dikeluarkan oleh pihak bimbel karena dianggap merusak nama baik institusi.


Hal ini tak diterima oleh orang tua siswa yang bersangkutan yang sudah membayar sejumlah uang yang tidak sedikit kepada pihak bimbel. Ia bahkan mengancam akan memberitahu media keburukan bimbel elite tersebut.


Tari nama siswa VIP yang mulai di kucilkan karena kasus menyontek mulai dikucilkan oleh teman-temannya hingga meminta pindah dari sekolah.


Namun orang tuanya begitu gigih memintanya untuk bertahan.


"Bertahanlah sebentar nak, ibu sedang berusaha mencari keadilan untukmu. Kau tahu kan hanya sekolah ini yang bisa menjamin jika kau akan diterima di kampus yang kau impikan jadi bersabarlah sebentar,"


"Tapi aku sudah tidak kuat lagi Bu, semua teman-teman ku menjauhi aku. Aku seperti orang asing di kelas sendiri," ucap Tari begitu sedih


"Kau bilang semua anak VIP dapat contekan itu kan?" tegas sang Ibu

__ADS_1


Tari mengangguk pelan,


"Kalau begitu kamu harus mengatakan semua ini kepada kepala sekolah, kamu tidak bisa disalahkan seorang diri. Ingat kamu hanya kena sial aja!" wanita itu kemudian bergegas menuju ruang kepala sekolah


Suasana tampak hening saat mereka bertiga memasuki ruang kepala sekolah.


Tidak lama kedua wanita itu keluar dengan raut wajah bahagia.


"Sekarang kamu gak usah khawatir, aku yakin semuanya akan baik-baik saja setelah ini,"


Tanpa di duga keesokan harinya, semua siswa dikagetkan dengan video percakapan kepala sekolah dengan Tari dan orang tuanya yang beredar di web resmi sekolah.


Semua siswa menatap sinis kearahnya saat ia memasuki ruang kelasnya. Tari tak bisa menyembunyikan rasa sedihnya saat mendengar beberapa siswa memintanya keluar dari sekolah itu.


Karena merasa malu Tari berlari keluar kelasnya. Luna berusaha menghentikan Tari dan menasihatinya namun siapa sangka Tari tak menghiraukan ucapan gadis itu dan memilih bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari atas roop top sekolah.


Seketika sekolah kembali dihebohkan dengan kasus bunuh diri Tari.


Beberapa orang berusaha menghentikannya, namun Rendy tak peduli. Ia segera membawa Tari ke rumah sakit menggunakan sepeda motornya.


"Bertahanlah Tari aku yakin kamu bisa selamat," gumam Rendy


Setibanya di rumah sakit Rendy segera menghubungi Giandra untuk mengurus Tari.


Ia tahu jika Tari akan mendapatkan perawatan medis terbaik jika pria itu turun tangan.


Benar saja, Tari yang sebelumnya hanya di diamkan di ruang UGD seketika langsung di bawa ke ruang operasi.


Tidak lama orang tua Tari tiba ke rumah sakit. Wanita itu terlihat begitu frustasi dan sedih saat mengetuk kondisi putrinya.

__ADS_1


Namun ia berterimakasih kepada Rendy yang sudah menyelamatkan putrinya.


"Terimakasih sudah menyelamatkan putriku, tidak ku sangka di sarang iblis masih ada malaikat seperti dirimu. Aku tidak menyangkal ternyata Bambang benar-benar licik, dia sengaja menikam kami hanya," ucap ibu Tari


"Sama-sama Tante, semoga Kak Tari bisa cepat sembuh,"


"Iya nak, sekali lagi terimakasih," Ibu Tari menunggu semalaman di rumah sakit tanpa meninggalkan putrinya


Begitupun dengan Rendy yang sengaja mencari tahu kasus mereka dari Hesti Ibunda Tari.


Hesti yang merasa terdzolimi menceritakan semuanya kepada Giandra dan Rendy apa yang dialami putrinya.


"Aku gak tahu kenapa anak-anak VIP lain tidak mendapatkan hukuman, padahal Tari mengatakan jika contekan itu diberikan oleh Bimbel untuk anak-anak VIP. Karena di kelas Tari ada tiga anak VIP maka mereka bergantian melihat kunci jawaban itu dimulai dari Devano, Luna, dan terakhir Tari. Sialnya tari yang harus kena apes. Karena Luna terburu-buru memberikan kunci jawaban itu ia sampai menjatuhkannya di tepat saat pengawas sedang mengawasi Tari. Anehnya kenapa hanya Tari yang di tuduh menyontek sedangkan harusnya Luna juga secara kertas itu di lempar oleh Luna. Dan asal kalian tahu Luna justru mengatakan jika itu adalah kunci jawaban yang dibuat olehnya. Ia mengatakan jika dirinya terpaksa memberikan kunci jawaban tersebut pada Tari karena Tari mengancam tak mau berteman lagi dengannya jika ia tak memberinya contekan," kenang Hesti menyampaikan apa yang di sampaikan oleh Tari sebelum ia bunuh diri


"Kau bilang mereka dapat kunci jawaban itu dari bimbel, tapi kenapa putraku tidak dapat kunci jawaban?" tanya Giandra


"Memangnya benar begitu nak?" tanya Hesti yang terlihat kaget


"Benar Tante, coba nanti saya tanya di grup apa siswa VIP lainnya dapat kunci atau tidak," jawab Rendy


Ia kemudian menghubungi beberapa temannya dan semuanya menjawab tidak mendapatkan kunci jawaban.


Tentu saja hal itu membuat Hesti kaget.


"Kenapa bisa begitu, kenapa pihak bimbel tak adil dan hanya memberikan kunci jawaban kepada kelas Tari, apa karena di sana ada Devano?" tutur Hesti


"Sepertinya begitu, mengingat Dev adalah putra seorang menteri jadi wajar saja jika ia mendapatkan perlakuan khusus. Dan mungkin saja Pihak Bimbel memang sengaja memberikan kunci jawaban itu hanya untuk Devano. Tapi karena Luna adalah kekasih Devano maka ia otomatis memberikan kunci jawabannya kepadanya kepada Luna. Sedangkan Luna memberikan kunci jawaban kepada Tari karena dia merasa nggak enak aja sama Tari," jawab Giandra


"Benar juga, tapi tetap saja ada yang aneh," tutur Hesti

__ADS_1


Ia mengatakan jika putrinya tidak pernah meminta kunci jawaban itu dari Luna. Ia juga mengatakan jika Luna sendiri yang memberikan jawaban itu secara suka rela.


Setelah mendapatkan semua informasi dari Hesti Rendy pun bertekad untuk menyelidiki kasus itu hingga tuntas. Ia berharap dengan adanya kasus ini ia akan mengungkap semua kebobrokan sekolah internasional itu.


__ADS_2