Zhuge Liying.

Zhuge Liying.
Eps 34.


__ADS_3

Singkat cerita.


Setelah bertemu Shangguan Yun. Ke esokan harinya.


Hari baru telah di mulai kembali. Jiwa baru telah berada di dalam raga Zhuge Liying.


Kini Hwang Chen He yang dulu telah berganti raga dan juga nama menjadi. "Zhuge Liying."


***


Cerita berlanjut.


Di perkarangan luas pusat pelatihat ilmu bela diri. Tempat dimana murid-murid di bimbing dan diajar kan semua teknik-teknik dasar pertarungan.


Di tempat sangat luas ini. Aku murid Zhuge sekaligus murid pertama perguruan ini tengah berjalan-jalan santai disini.


Ku perhatikan orang-orang baru ini. Mereka yang sedang berlatih pun secara cepat memberi hormat kepada ku dan menyapa diri ku.


"*Pagi Da Jie!" sapaan hangat dari beberapa murid.


"Selamat pagi Da Jie!" salam hormat untuk ku dari mereka*.

__ADS_1


Yang sedang berlatih pun tiba-tiba menghentikan sesi latihanya hanya karena aku lewat di depan mereka, dan secara respect serta bersamaan mereka-mereka ini membungkuk memberi hormat kepada ku.


"Apakah ini perasaan senang karena dapat di hormati oleh orang lain?" senyum ku di dalam hati.


Aku yang berjalan melewati mereka sambil menebar senyuman. Aku tersenyum untuk mereka yang sudah menyapa dan menyambutku dengan baik.


Ternyata orang-orang ini sangat menghormati Zhuge Liying ini, dan ternyata Zhuge Liying ini sangat lah terkenal sampai-sampai semuanya bisa mengenal dirinya.


Perasaan ku sangat bahagia ketika aku yang sedang berjalan bisa disapa dan di hormati seperti ini. Selama hidup ku dulu aku tidak pernah satu pun yang menyapaku atau tersenyum kepada.


Aku berjalan, ya. Berjalan saja. Tidak ada yang menegur atau tersenyum untuk ku. Seakan-akan aku ini patung batu yang pantas untuk di acuhkan.


Namun, sepertinya sekarang sudah cukup berbeda. Semenjak aku yang tidak terkenal ini masuk pada raga Zhuge Liying, diriku mulai di kenal orang. Walau bukan dalam wujud diriku yang sesungguhnya, tapi itu tidak lah masalah yang terpenting aku terkenal dan banyak dikenal orang.


Nampaknya dia sedang mengawasi para murid-murid yang sedang berlatih tersebut.


"Satu!" teriak Yue Yi.


"Yatc!" seluruhnya memasang kuda-kuda. Di kuatkan kedua kaki itu.


"Dua!" berjalan memperhatikan setiap murid.

__ADS_1


"Yatc!" di gerakkan kedua tangan itu, dan gerakan seperti meninju secara bergantian.


"Tiga!" teriakan nya yang sangat keras, sambil Yue Yi itu sendiri yang memantau gerakan demi gerakkan orang-orang ini.


"He!" mengikuti arahan dari Yue Yi.


Para murid-murid baru ini mengikuti setiap aba-aba dari Yue Yi, sambil mereka membuat gerakan bela diri dasar secara kompak dan bersama-sama.


"Yi'er!" panggil ku dari sini kepada dirinya yang berada disudut sana.


Teriak ku yang memanggil nama nya, dan hanya sekali panggilan saja dia sudah mendengar panggilan ku ini.


Dia melihat ku yang berdiri disini.


"Da Jie!" balasnya sambil melambaikan tangan dengan cepat seraya berteriak keras kepada ku.


"Latihan hari cukup sampai disini!" tuturnya yang terdengar oleh telinga ku.


"Barisan di bubarkan!" lanjutnya yang nampak sangat serius.


"Siap!" sahut secara kompak dari semuanya. Dengan bersamaan di waktu yang berdekatan. Para murid-murid baru ini pun membubarkan barisan.

__ADS_1


Semuanya pergi meninggalkan tempat ini.


__ADS_2