Zhuge Liying.

Zhuge Liying.
Eps 3. Kompor Meleduk.


__ADS_3

Berlanjut.


...


Di dalam ruangan yang sempit dan hanya bisa dimasuki dua orang saja. Shao Shao dan Zhuge Liying tengah asyik berbincang disana. Di atas lantai tanpa sehelai pun ampar yang menjadi alasnya, Zhuge Liying berkata, "Astaga, Sungguh yang ku dengar ini! Benarkah Ice Fantasy 2 akan segera dirilis?"


Histerisnya yang sungguh bahagia. Zhuge Liying seperti mendapatkan Durian Runtuh ketika mendengar bahwa film favoritnya akan segera dirilis yang kedua.


"Benar! Kemarin aku lihat sendiri dipostingan Istagram dari Rae Ma gege soalnya jadwal pasti rilis filmnya."


Balas Shao Shao menjelaskan. Keduanya asyik berbincang disana. Sama-sama suka film Wuxia dan sangat senang pula dengan para pemainnya, sehingga membuat mereka berdua sangat antusias ketika mendengar bahwa Rae Ma Gege kesayangannya akan bermain film kembali.


ketika sedang asyik tiba-tiba Zhuge Liying mengingat sesuatu, dia teringat bahwa dirinya tengah memasak mie instan di dapur, karena teringat itu dia pun segera pergi ke dapur untuk memeriksa masakannya tersebut.


Dan betapa terkejutnya gadis berusia 20 tahun ini ketika melihat kondisi dapurnya. bau hangus pun tercium, dapurnya terkepung asap tebal. dia yang melihat itu itu segera berlari kedalam.


"Shao Shao!" terialnya dengan keras. Kepanikan melanda dirinya. Zhuge Liying bergegas masuk dan ternyata kompor untuk memasak mie instan tadi sudah mengeluarkan api.

__ADS_1


Dicarinya dengan terburu-buru sebuah kain, Zhuge Liying menemukan sehelai kain yang terletak di atas meja makan. Diambil olehnya dengan segera, lalu bergegas dia untuk membasahi kain yang cukup tebal itu.


Zhuge Liying menutupi mulutnya dengan sikut tangan kirinya, dan betapa sigapnya dia saat masuk, tanpa rasa takut Zhuge Liying mencoba menghentikan api yang telah berkobar itu.


"Bruk! Bruk!" ditutupi seluruhnya dengan kain basah yang dibawanya tadi. Kobaran api yang telah membesar perlahan mulai mengecil. Asapnya pun semakin mengepung.


"Uhuk! Uhuk!"


Batuk mulai mendera, asap yang menghitam ini telah menyerang jantungnya dan membuat Zhuge Liying sesak nafas dibuatnya.


"Zhuge Liying!" teriakan Shao Shao terdengar, dia berlari saja dari depan dan sudah berdiri di pintu masuk.


"Uhuk! Uhuk!"


"Liying! Dimana kamu! Uhuk."


Shao Shao masuk kedalam dan mencoba menemukan keberadaan Zhuge Liying. Seperti halnya yang dilakukan Zhuge Liying, Shao Shao pun mencari kain basah atau sesuatu yang dapat menghentikan kebakaran ini.

__ADS_1


Namun, sebelum itu Shao Shao menghubungi terlebih dahulu Pemadam Kebakaran untuk datang kemari dan memadamkan api disini.


Setelah menghubungi pemadamnya, Shao Shao langsung berlari menuju Zhuge Liying, sampai di dalam ternyata Zhuge Liying telah jatuh pingsan tepat di bawah kompor yang terbakar.


"Zhuge Liying!" berlarinya untuk mendekat, 'Uhuk.' Dikibas-kibaskan nya asap-asap yang mengepung dengan tangan kirinya.


Shao Shao duduk tersungkur sejenak di samping Zhuge Liying yang sudah tidak sadarkan diri itu, sebelum akhirnya dia berdiri kembali dan mencoba memadamkan api yang masih berkobar itu.


Dipukulinya terus menerus tanpa henti dengan menggunakan kain basah yang tadi dibawa oleh Zhuge Liying. Namun, sekuat apa pun Shao Shao berusaha api ini tetap tidak mau padam juga.


Suhu ruangan semakin panas, tanpa dirinya sadari Gas yang masih terpasang itu semakin bergerak tinggi. Seharusnya jika sedang terjadi Kebakaran sebaiknya gas dicopot dari tabungnya. Namun, Zhuge Liying mau pun Shao Shao tidak melakukan itu, sehingga...


"Dwaaarrr!"


Meledak hebat satu kali lagi, "Aaaaa!" Tubuh mungilnya terpental kebelalang dan jatuh di lantai. Shao Shao pingsan didekat Zhuge Liying, api semakin membesar dan mengepung mereka berdua.


...

__ADS_1


???


__ADS_2