
Berlanjut kembali.
Kepala menanggah keatas, dan memandang takjub orang yang berada diantara ringannya awan-awan itu.
"Apa mereka bisa di hentikan?" ceplos saja dari bibir Liu. Dia di buat tidak bisa berkata apa-apa ketika melihat dahsyatnya jurus milik Zhuge Liying dan Shangguan Yun tersebut.
"Tidak!"
"Tidak ada satu pun yang bisa mengalahkan mereka atau pun menandingi setiap jurus mereka!" tutur Yue Yi yang terdengar sangat putus asa dan pasrah.
Dia yang adalah sama-sama murid di Tian Kong dan sama-sama berlatih dan menjadi murid Shangguan Yun. Yue Yi sendiri tidak bisa menyamai jurus pedang milik Zhuge Liying.
"Jadi tidak ada yang bisa menghentikan pertarungan mereka?" balas bertanya dari Zhao Yi. Dia pun dibuat takjub dengan kerennya jurus Pedang Dewa tersebut.
Karena dari satu buah pedang biasa, dapat menghasilkan puluhan bahkan ratusan pedang yang memiliki banyak kekuatan.
"Iya!"
"Jika saja mereka melanjutkan pertarungan nya, maka perguruan ini bahkan kedua Negeri ini pun bisa hancur lebur dalam sekejap. Jika saja jurus mereka beradu kembali." Sungguh nya Yue Yi berkata.
Sambil wajah ayunya memandang cemas kearah atas. Expresi itu menggambarkan bahwa ada kecemasan luar biasa yang dirinya rasakan.
Mendengar ini Yang Leng pun khawatir dia tidak ingin ada yang menjadi korban lagi dari pertarungan bodoh ini.
Dia sangat tidak suka jika kekuatan yang seharusnya di gunakan untuk kebaikan, bukan untuk memamerkannya dihadapan banyak orang.
Terlihat Yang Leng sangat geram, dia tidak bisa lagi menahan ini semua. Jadi...
Hub! Dia meloncat terbang menuju awan. Dengan ringannya dia melayang-layang diudara dan pergi menuju ke atas awan itu.
"Yang Leng!" sebut dan panggil secara bersamaan oleh Liu, Yu dan Zhao Yi.
Keempat laki-laki ini di buat terkejut dengan tindakan cepat Yang Leng tersebut.
Tidak mau kalah dari Yang Leng. Liu, Yu dan Zhao Yi pun ikut terbang mengejar Yang Leng tersebut.
Hub! terbang ketiganya tanpa ragu.
"Hei kalian!" panggil dari bibir Yue Yi. Dia benar-benar tidak akan menyangka bahwa para murid dari Dao Bao Hu itu akan bertindak seceroboh ini.
Yatc! Yue Yi pun ikut mengejar mereka. Dia tidak ingin diam saja. Kalau orang asing mau mencoba menghentikan pertarungan Zhuge Liying dengan ayah nya. Maka dia pun harus ikut ambil dalam hal ini.
...
__ADS_1
...
...
...
...
Sampailah di atas awan.
Disana sudah ada Zhuge Liying dan ketua Shangguan Yun. Ratusan pedang sudah mengelililingi tubuh Liying, dan sayap api serta mata yang menyala merah pun terlihat jelas pada Shangguan Yun.
Seperti sebelumnya. Situasi ini akan menjadi pertarungan hebat kembali. Mungkin kah ini akan terjadi seperti ledakan tadi?
...
Kedua orang itu saling menatap serius serta tajam satu sama lain. Apa kah benar arti dari tatapan itu adalah perang?
Der!!! angin udara bertiup kencang disini. Kumpulan awan-awan putih pun pertiupan sili berganti menerpa wajah.
Liu, Yu, Yang Leng, Zhao Yi dan Yue Yi berdiri disana. Dia memperhatikan dari jarak jauh. Mereka tidak bisa mendekat karena pedang-pedang Zhuge Liying yang mencegah mereka untuk mendekat.
Di tambah pula suhu diatas sini cukup panas walau diatas udara. Ini semua akibat jurus Raja Iblis milik Shangguan Yun yang bisa mengubah suhu area sekitar menjadi panas seperti di neraka.
Yang jauh disana mereka itu akan melakukan Apa? Sampai saat ini Zhuge Liying dan Shangguan masih saling menatap.
...
Thek!
Thek!
Thek!
Waktu pun berlalu.
...
Masih saling menatap.
...
...
__ADS_1
Thek!
...
Apa yang akan mereka lakukan?
...
...
..
Dum!
Byar!
Tiba-tiba jurus hebat itu menghilang.
Pedang-pedang yang melayang seketika lenyap seperti debu yang terhempas angin. Lalu sayap Api dan penampilan seperti Iblis pun juga hilang dari pandangan.
Suasana yang tadi panas pun menghilang begitu saja, dan berubah cepat menjadi suasana yang berbunga-bungan dan cerah.
"Paman Guru!" Zhuge Liying merengek. Tiba-tiba Zhuge Liying yang hebat itu merubah sikapnya seperti seorang anak kecil.
Dia berlari sambil membentangkan kedua tangan nya, lalu dari bibirnya dia terdengar merengek memanggil nama Shangguan Yun.
"Paman Guru!" Terdengar kembali rengekan nya itu.
Kedua tangan Shangguan Yun pun ikut membentang luas, seakan-akan dirinya akan memeluk murid kecil kesayangan nya itu.
Dan Hub! Liying pun jatuh di pelukan Shangguan Yun. Dia memeluk erat guru nya tersebut, dan Shangguan Yun mendekap erat pula tubuh mungil Zhuge Liying.
Terlihat sangat indah kedua orang ini ketika saling berpelukan. Pelukan itu terasa pas di tubuh Zhuge Liying yang mungil, dan seperti nya pelukan itu memang di peruntungkan untuk murid kesayangan nya tersebut.
Lalu bagaimana Expresi yang lain ketika melihat ini?
Bagaimana ya? Susah untuk di ungkapkan dengan kata-kata. Sudah pasti mereka terkejut bukan main dengan apa yang baru saja terjadi.
Para murid gagah dari Dao Bao Hu itu di buat terdiam. Mereka membisu seperti patung.
"Da Jie!" teriak mesra Yue Yi. Dia pun berlari menuju Zhuge Liying yang berada jauh disana.
Tangannya pun membentang seakan-akan dia ingin ikut memeluk Da Jie nya itu.
__ADS_1
"Aaahh?" Bertanya-tanya di pikiran para adam itu. Sungguh kah ini hanya setingan saja. Benarkah ini hanya mainan diantara guru dan murid nya?
"Da Jie!" peluk Yue Yi kepada Zhuge Liying.