
Sampai dimana kemarin.
Di episode sebelumnya.
Seseorang telah datang ke Tian Kong, dan kedatangan dirinya membawa kerusuhan dan kerusakan parah bagi Tian Kong.
Banyak murid laki-laki dan wanita terluka parah. Banyak diantara mereka yang gugur di tempat ini. Dari terlukan ringan sampai ada yang terluka parah, dan hampir dari semuanya terkena serangan hebat tersebut.
"Zhuge Liying!" teriak Yang Leng, sambil berlari mendekat pada Zhuge Liying.
"Guru!" panggil akrap dari bibir Liu, dia mendekat dengan cepat kepada wanita yang bermarga Zhuge tersebut.
Berdiri berdampingan dengan Zhuge Liying dan Yue Yi. Yu dan Zhao Yi pun ikut hadir di tengah-tengah mereka, dan sama-sama menatap serius wajah seseorang yang berada disana itu.
"Mao Hei An!" sebut dari bibir Liu.
"Ber*ngsek itu, yang tempo hari mengalahkan ku!" Kesalnya dalam perkataan itu. Mengepal-ngepal kedua tangan nya. Wajahnya yang tampan pun tiba-tiba berubah menjadi kelabu.
"Guru biarkan aku yang menghadapinya!" tuturnya kepada Zhuge Liying, yang berdiri tepat disamping kiri nya.
Zhuge Liying hanya diam untuk menanggapi perkataan dari Liu tersebut. Pandangan nya tidak melihat kearah Liu, tapi dia tetap memandang serius seseorang yang berada di depan sana.
"Kau jangan bertindak gegabah, dan seenak mu saja!" tutur tegas dari Yang Leng yang berdiri diujung barisan ini.
"Kemarin dia sudah mengalahkan kita, bahkan pendekar sehebat Zhuge Liying pun tidak bisa mnegalahkannya!" lanjut Yang Leng.
"Kau tenang saja saudara ku. Aku tidak akan kalah lagi dari manusia aneh itu!" cakap Liu dengan sombong. Dirinya sangat percaya diri bahwa dia akan bisa menghadapi sosok jahat tersebut.
Kedua tangan Liu sudah ngepal bulat-bulan. Dia pun sudah memasang kuda-kuda serta jurus andalannya yaitu bertarung dengan tangan kosong.
Yang Leng pun tidak kalah siap dengan Liu. Dia sudah mengeluarkan pedang miliknya yang berupa seperti seekor naga yang berkepala Singa.
__ADS_1
Pedang itu telah dia siapkan untuk perang ini. Senjata andalannya itu diangkat sejajar dengan kedua matanya. Di kepal erat-erat kepala Singa tersebut, kuda-kuda sudah disiapkan dan Yang Leng telah siap bertarung.
Ssst! dikibaskan sebuah kipas tangan berbatang kayu berwarna hitam putih dan bermotif bunga sakura disetiap kainnya.
Ini adalah senjata sakti milik Yu. Sebuah kipas kayu yang bernama Seruling Dewi. Mengapa dikatakan Seruling Dewi karena senjata ini bisa di jadikan sebuah Seruling jika sedang tidak dipakai sebagai senjata.
Walau hanya sebuah kipas kayu kecil, tapi kehebatan dan kekuatannya tidak bisa dianggap remeh.
Seruling Dewi ini sangatlah unik, sebuah senjata yang dibuat khusus oleh seorang Dewi dari istana langit untuk Yu seorang. Jadi Seruling Dewi ini hanya ada satu di dunia, dan hanya dimiliki oleh Yu saja.
Lalu Zhao Yi bagaimana? Apa senjata yang dimiliki nya? Penasaran! Sekilas ulasannya untuk kalian.
Senjata Zhao Yi berbeda dari yang lain. Dia memang tidak memegang senjata apa-apa. Namun, ada hal Istimewah yang dirinya milik.
Kuda-kuda telah terpasang dan,
Thek! Zhao Yi mengeluarkan senjatanya.
Zhao Yi mengayunkan tangan kanannya ke arah bawah. Lalu dengan beriringan dan cepat tiba-tiba dari tangannya itu keluar besi-besi tajam yang muncul dari setiap jari-jemari nya.
Besi-besi itu sangat panjang dan tajam. Tangan kanan Yi bukanlah tangan kanan biasa. Tangannya itu berlapis besi, dan baja. Kuat dan kokoh. Siapa pun tidak ada yang bisa memotong atau melukai tangan laki-laki bermarga Zhao itu.
Keempat laki-laki dari Dao Bao Hu ini sudah siapa dengan senjata dan jurus mereka masing-masing, dan hanya menunggu aba-aba dari Zhuge Liying. Jika Zhuge Liying berkata berperang maka mereka pun siap untuk berperang.
Namun, sayang Liying masih belum memberikan perintahnya. Dia masih diam membisu. Pedangnya pun tidak ada di kedua tangan nya, dan begitu pula dengan jurusnya. Dia berdiri tidak dalam posisi menyerang.
Apa yang sedang ada di dalam pikirannya itu, sampai-sampai dia masih diam seperti ini?
Apakah karena seseorang yang berada di depan sana? Apa karena laki-laki yang berjubah hitam tersebut? Dan Apakah karena laki-laki yang bernama Mao Hei An itu yang telah membuat Zhuge Liying diam membisu?
Sebenarnya Siapa Mao Hei An itu? Memangnya Apa hubungan dirinya dengan Zhuge Liying?
__ADS_1
Benarkah beberapa waktu lalu dirinya yang telah mengalahkan Zhuge Liying?
Penasaran!
Simak ulasan singkat berikut.
Mao Hei An.
Siapa kah Mao Hei An ini?
Dia adalah seorang berjenis kelamin laki-laki. Mao Hei An selalu memakai jubah hitam dan selalu menutupi wajahnya dengan topeng hitam.
Sesungguhnya dia bukan seutuhnya manusia. Raganya memang manusia. Namun, jiwanya telah tiada 7 tahun yang lalu.
Mao Hei An di panggil oleh warga sekitar dengan sebutan Kucing Hitam. Karena sososknya yang misterius dan selalu ada di malam hari, seperti kucing hitam yang selalu keluar dimalam hari.
Itu lah ulasan singkat tentang Mao Hei An.
Ingin tahu lebih lanjut tentang kisahnya. Simak di Next Episode.
Ok.
Jangan lupa Like +Coment
Kalau suka Vote+Favorit.
Salam hangat dari ku ini
Pendekar perbatasan.
__ADS_1