
Berlanjut.
...
Jam dinding sudah menunjukan pukul 19:00 malam. Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, dan sekarang suasana malam pun telah datang.
Aku pun telah selesai membersihkan diri, tidak ku sangka-sangka ternyata sudah pukul 7 malam saja. Terasa cacing-cacing yang ada di dalam perut ku ini mulai memberontak, dan mengamuk meminta makan.
Perutku yang kecil ini sudah terasa lapar, satu hari penuh aku bekerja dan sudah patinya aku harus segera mengisi energi ku lagi.
Aku beranjak pergi ke dapur, sesampainya disana. Seperti biasa, di malam-malam sebelumnya dan di setiap hari ku makanan yang aku konsumsi selalu sama, yaitu Mie Instan.
Makanan siap saji yang mudah di buat dan Praktis, tidak perlu waktu lama untuk membuatnya, tinggal menunggu air mendidih lalu masukan Mie nya ke dalam air dan menunggu beberapa menit Mie pun siap untuk di santap.
Aku masak terlebih dahulu air nya, lalu setelah itu aku menunggunya sejenak untuk mendidih dan barulah aku memasukkan Mie instan ini kedalam sana.
Namun, sebelum itu aku membuka terlabih dahulu bumbu-bumbunya dan menuangkannya ke dalam mangkuk. Seraya menuangkannya aku pun bernyanyi.
🎵🎵🎵
"Masak, masak sendiri. Makan, makan sendiri, cuci, cuci baju sendiri. Tidur, ku pun sendiri."
Masih menunggu dengan setia, air yang sedang di masak ini. Tidak lama kemudian air nya mulai mengeluarkan buih-buih, itu tanfanya air nya mulai mendidih.
__ADS_1
Tidak perlu menunggu lama lagi, aku segera memasukan Mie Instan ini kedalam air untuk ku rebus, lalu ku tunggu beberapa menit dan setelah itu baru lah aku bisa menyantapnya.
Di saat baru saja Mei ini berendam, tiba-tiba Bel rumah ku berbunyi, "Ting nong! Ting nong!" Belnya berdering, lalu di sertai dengan suara yang sedang mengetuk pintu, dan terdengar pula ada yang berteriak memanggil ku.
"Zhuge Liying apakah kau ada di dalam? Ini aku Shao Shao!"
Suara itu sangat ku kenal, itu adalah suara teriakan dari Shao Shao sahabat ku, "Iya, tunggu sebentar!"
Aku segera pergi untuk membuka kan pintu, ku tinggal saja dapur ini dan bergegas pergi ke luar.
"Ckrek!" Pintu terbuka. Benar saja tebakan ku bahwa Shao Shao yang datang berkunjung.
"Ling'er!" Wajahnya terlihat sangat senang, gadis yang sebaya dengan ku ini nampak sumberinga dan bahagia.
"Ling'er ada kabar bahagia!" histerisnya, karena sangat senangnya Shao Shao, dia meloncat pada ku dan memeluk aku dengan erat sampai aku pun terkejut di buatnya.
"Ada kabar bahagia Apa? Jangan-jangan ini kabar tentang Ma Tian Yu Gege, ya?"
Aku mencoba menebak arah dari pembicaraan ini.
"Iya, kau benar. Aku baru mendapatkan kabar bahwa Rae Ma Gege akan main Film bersama-sama lagi Feng Shao Feng. Ice Fantasy 2 akan segera tayang!"
"Aaaa! Senangnya aku!"
__ADS_1
Histerisnya. Dia melepaskan pelukannya tadi, dan berjingkrang kegirangan. Lalu memutarkan badannya dan menari-nari kecil, sebagai tanda kebahagiannya tersebut.
"Benarkah? Sungguh jadi Ice Fantasy 2 akan segera di riris?" Aku pun ikut senang saat mendengar ini.
"Iya, kabarnya saat ini sedang proses Syuting, dan kemungkinan besar akan di riris akhir tahun ini!"
"Sungguh! Ayo! Ayo! Cepat ceritakan lebih lanjut pada ku, aku ingin mendengarkan kabar bahagia ini lebih dalam lagi."
Aku ikut antusias saat mendengarnya. Aku menarik tangan Shao Shao dan mengajaknya untuk masuk ke dalam. Tidak baik berbicara sambil berdiri di depan pintu, tidak enak di lihat oleh tetangga.
Aku membawanya masuk ke dalam rumah ku yang kecil dan sederhana ini. Aku menutup pintu terlebih dahulu, dan setelah itu kami pergi ke ruang tamu.
Kami melanjutkan obrolan obrolannya kembali, "Jadi cetitakan lebih lanjut lagi, aku belum mendengar kabar ini, dan aku sangat antusias saat mendengarnya... Cepat cerita kan lagi!"
Kami duduk di bawah lantai yang dingin tanpa ada alas apa pun. Karena tidak aku tidak memiliki Sofa atau pun kursi panjang yang empuk, jadi kami duduk di bawah.
Obrolan kami berlanjut.
Apa yang kami bicarakan?
Penasaran!
Next Episode. Kita bertemu lagi di lain kesempatan.
__ADS_1
Sampai Jumpa.