"Kebetulan Apa Takdir...?"

"Kebetulan Apa Takdir...?"
Bumi Perkemahan


__ADS_3

Episode 10


"Berangkaaaat....!!!" ucap kami bersemangat ketika Truk yang mengantarkan kami ke Bumi Perkemahan sudah mulai berjalan.


Kamipun bersorak gembira dan bersenda gurau selama diperjalanan, kecuali Siska.


"Siska...Kamu kenapa, kok diem aja begitu..." sapaku.


"Hmmm...jangan ajak ngomong, muaaaalll...." jawab Siska.


"Ya Allah...Siska...baru naik Truk aja mual...hahaha..." sambung Nita.


"Bau...Sapi..." jawab Nita menutup hidung dan mulutnya dengan tangan.


"Kalo susunya aja, doyan...hahaha..." aku ngejek bercanda.


"Yaudah nih, pake minyak kayu putih aku nih..." ujar Rahma.


"Makasih Rahma..." jawab Siska dan segera mengusap minyak ke kening, leher, dan menghirup aromaterapi dari minyak kayu putih sehingga membuat Siska agak enakan.


"Makanya dari awal aku itu ragu mau ikut, masa sih kita pake Truk begini, apa gak bisa pake Bus apa..." ucap Siska ketus.


"Ya kalo pake Bus mah bukan Kemping, tapi Rekreasi...haha..." jawabku sambil merangkul Siska agar terhibur dan tidak terlalu merasakan mual selama perjalanan, karena diantara kami bertiga, Siska memang tidak ikut Pramuka saat SMP, sedangkan Nita sewaktu SMP berhasil aku rayu untuk ikut Pramuka, dan aku sendiri sudah dari SD senang dengan yang namanya Pramuka.


***


"Alhamdulillah sampai juga..." ujar Siska.


"Iya, terlepas dari ancaman muntah ya Siska...haha..." jawab Nita.


"Udah-udah, nanti Siska ngambek langsung pulang lhoo..." sambungku.


"Iihh apaan sih kalian ini...bukannya nolong, perhatiin atau apa kek..." lanjut Siska.


"Iya Neng, becanda...hahaha..." jawabku.


Kami segera mendirikan tenda kami dan membuat tempat masak, dan segera memasak air dan nasi, sedangkan lauk untuk makan siang dan malam pertama, sudah diperintahkan untuk bawa dari rumah.


Setelah selesai ISHOMA alias Istirahat Sholat dan Makan, kami dikumpulkan, dan Bapak Kepala Sekolahpun memberikan Sambutan, dan dilanjutkan arahan selama kemping oleh Pembina Pramuka SMA kami yang merupakan Alumni-alumni SMA kami.


"Sekarang, adik-adik semua akan merasakan bagaimana nikmatnya ikut Pramuka, dan nanti di hari terakhir, adik-adik boleh memilih, untuk ikut Ekstrakulikuler Pramuka atau tidak...Paham semuanya...!!!" Kakak Pembina Pramuka menutup pengarahannya.


"Paham Kak...!!!" jawab kami serentak.


Kamipun diizinkan bubar dan istirahat siang, karena akan dimulai program setelah Ashar nanti.

__ADS_1


"Wahyu..." Nita memanggil Wahyu yang ternyata ikut Kegiatan Kemping ini.


"Eh, Nita...ada apa?" ujar Wahyu.


"Kamu emang sudah sembuh? kakimu masih sakit lho Yu, kok dipaksain ikut kemping sih..." tanya Nita.


"Iya Nit, aku emang dari awal ingin sekali ikut, tapi ya mau gimana lagi, ya Alhamdulillah Kepala Sekolah dan Pembina mengizinkan aku hadir walaupun tidak ikut kegiatan sepenuhnya..." jawab Wahyu.


"Oohh, yaudah gak apa-apa Yu, yang penting Kamu harus berhati-hati dan jaga diri." ujarku menyemangati Wahyu.


"Iya Sya...Oh ya Sya...maafin aku yaa, udah berburuk sangka sama Kamu waktu itu..." lanjut Wahyu.


"Hmmm...gak apa-apa Wahyu, santai aja..." jawabku.


Kamipun segera masuk kedalam tenda masing-masing dan beristirahat.


***


"Aaaaaggghhhh......Ulaaarrrr........Tolooong.......!!!" terdengar teriakan Nita dari belakang tenda kami yang memang dia sedang jadwal piket memasak dengan Indah di hari kedua ini.


"Ada apa itu...?" ujar salah satu pembina kami, dan segera menghampiri tenda kami.


"Iii...ituuu....Kak...ular..." jawab Nita ketakutan.


Pembina segera mengambil karung dan penyapit untuk menangkap ular tersebut, dan karena memang sudah ahli dalam masalah menjaga diri di alam bebas, dengan cepat ular itu ditangkap oleh Kakak Pembina, dan aku berusaha menenangkan Nita yang sepertinya sangat ketakutan.


"Iya Sya, tapi gimana kalo dia balik lagi..." jawab Nita.


"Kita bikin sosis aja Nit..." sambung Siska.


"Huuss, dasar Kamu, orang lagi trauma juga..." jawabku ke Siska.


"Hehe, becanda Neng Ketua...haha..." lanjut Siska.


"Segera gali tanah disekeliling tenda, dan taburkan garam...semua tenda ya, bukan ini saja...semuanya bergerak, sekarang...!!!" perintah Kakak Pembina.


"Siap Kak..." jawab kami semua hampir serentak, dan kami langsung berdiri, kecuali Nita yang masih menatap Kakak Pembina.


"Nit...Nita...Hooyy, malah ngelamun..." tegurku.


"Ganteng banget sih Kak...Gentle lagi...Pemberani...Pahlawanku...Hmmm...." gumam Nita pelan.


"Hooyy....Istighfar....malah ngelamunin Pembina...inget, Kamu masih pelajar, dia udah Kuliah...hahaha..." jawabku sambil menarik tangan Nita.


"Iihh apaan sih Sya...orang lagi berusaha menenangkan diri juga..." Nita beralasan.

__ADS_1


"Menenangkan diri apanya...malah lagi terpukau eh...terpesona sama Kakak Alumni yang jadi Pembina sekarang...hahaha..." lanjutku.


"Hmm...gak percaya yaudah..." jawab Nita sambil berdiri dan segera kami membantu yang lain menggali lubang.


Setelah selesai, kami kembali dikumpulkan dan mengikuti kegiatan-kegiatan seru selama kemping, seperti perlombaan, belajar Morse, dan lain-lain. Malam harinya kami membuat Api Unggun besar, dan Kamipun dengan penuh semangat menjalankan kegiatan malam itu.


***


"Oke Adik-adik, seperti yang Kakak sampaikan kemarin, hari ini sebelum kita persiapan pulang, kalian akan dibagikan kertas yang berisikan Data Diri kalian, bagi yang berminat untuk mengikuti Ekstrakulikuler Pramuka, silahkan isi data kalian dan untuk Ketua Regu masing-masing, kumpulkan kertas teman regu kalian dan bawa ke Posko Utama..." ujar Kakak Pembina menutup pengarahan di hari ketiga kami.


"Kamu gimana Siska, mau ikut gak?" tanyaku.


"Hmmm....sebenernya sih males, tapi....oke deh aku ikut..." jawab Siska...


"Horeee.....!!!" jawabku bahagia.


"Oh iya, Kamu Nita?" tanyaku.


"Ya kalo dia yang bakal jadi pembinaku, aku ikut Sya...hahaha..." jawab Nita.


"Astaghfirullah...itumah kagak baik niat ikutnya Nit..." ucapku.


"Hahaha...becanda Neng, iya dong aku ikut, kan dulu Kamu yang ajakin aku Pramuka...masa sekarang udah basah malah gak mau nyebur sekalian...ya kan..." jawab Nita.


Akhirnya satu regu kami semuanya bersedia untuk ikut Ekstrakulikuler Pramuka SMA kami.


Kamipun diperintahkan untuk segera mengemasi barang-barang kami dan membuka kembali tenda kami masing-masing serta menaikan kedalam Truk yang sudah menjemput kami.


"Yaahh, naik Truk lagi...gak bisa pulang sendiri yaa...aku naik Grab aja deh..." ujar Siska.


"Yaaaa....bisa aja sih..." jawabku.


"Serius Sya...Alhamdulillah...aman dari Mual...." lanjut Siska dengan bahagia.


"Bisa aja, kalo Kamu yang jadi Pembina atau jadi Panitia Kegiatan Sis...hahaha...enak aja, ya gak boleh laahh..." lanjutku bercanda.


"Iihh, Raisya...dikirain beneran...huuhh...." jawab Siska ketus, dan kami semua tertawa melihat ekspresi wajah Siska yang sangat khawatir akan mual jika naik Truk lagi.


"Yaudah, ini minum dulu obat anti mabok, abis itu kita segera kumpul lagi..." lanjutku, Siska segera meminum obat, dan kami kembali dikumpulkan untuk penutupan.


"Setelah ini, kalian naik ke Truk masing-masing seperti kemarin, setiap Truk berisi 5 Regu...dan sesampai di Sekolah, tidak ada yang pulang duluan, kalian akan kembali di Absen nanti setiba di Sekolah...dan boleh pulangnya jika sudah diizinkan oleh Bapak Kepala Sekolah nantinya, dan jika ada yang pulang duluan sebelum diizinkan, maka hari Senin besok kalian akan kena Hukuman berat...Paham...!!!" Ucap Kakak Pembina menyudahi kata-kata Penutupan.


"Paham Kak....!!!" jawab kami serentak.


Bersambung...

__ADS_1


Nantikan Episode berikutnya, dan jangan lupa Like, Komentar dan Vote nya ya Readers...😉


__ADS_2