"Kebetulan Apa Takdir...?"

"Kebetulan Apa Takdir...?"
Wahyu Tidak Terima Kenyataan


__ADS_3

Episode 29


Setelah disepakati, aku dan Bang Richi akan menikah di hari yang sama, dan Bayu serta rombonganpun pulang...Nita dan Siskapun meminta izin untuk menginap di rumahku, kami khawatir setelah ini tidak bisa sering bertemu...dan kamipun duduk-duduk di taman belakang.


"Raisya...ternyata aku salah...sampai saat ini, Kamu memang sahabat kami yang paling beruntung...Syukur banget deh ternyata lelaki yang dijodohkan itu adalah Bayu..." ucap Nita.


"Iya Nit, aku sempat galau hebat, padahal aku sering menasehati kalian tentang sabar dan ikhlas, ternyata Allah menguji dari setiap perkataanku, apakah aku mampu mengamalkan, atau tidak...ternyata aku belum seperti apa yang sering aku ucapkan...malu rasanya..." jawabku.


"Ngapain harus malu Sya...setiap kita pasti emang bakal dapat ujian kok Sya...akupun sering gagal dalam menjalani ujian hidup, tau sendiri Kamu...hehe..." sambung Siska.


"Iya sih...hmmm....aku bersyukur banget punya sahabat seperti kalian...oh ya, nanti setelah aku menikah, apa kalian masih mau menjadi sahabatku? karena status kita sudah berbeda." tanyaku.


"Ya tentu dong Sya...selagi Kamu masih diizinkan Bayu untuk tetap menjadi sahabat kami...kami akan tetap jadi sahabatmu Raisya..." jawab Nita.


"Makasih ya teman-teman...tapi....aku merasa gimana yaa...aku baru 19 tahun, dan tiga bulan lagi, tepat sehari sebelum hari pernikahan, umurku baru masuk 20, masa aku harus melepas masa remajaku secepat itu?" ucapku sedikit sedih.


"Kenapa emangnya Sya? bukannya menikah muda itu ada baiknya juga? apa lagi dengan kondisi zaman yang serba bebas saat ini, fitnah merajalela, justru jika Kamu menikah, itu sebagai pelindungmu Sya..." jawab Siska.


"Siska benar Sya...aku saja merasa iri, siapa yang berani melamar aku dalam waktu cepat begini...kalo ada, lamarannya pasti aku terima, asalkan dia Muslim yang Taat." sambung Nita.


"Haa...serius Kamu Nit, jangan main pasti-pasti aja...gak ada yang bisa memastikan keadaan kedepan..." jawabku.


"Iya Sya, maksudnya insyaAllah aku akan terima lamarannya gitu..." lanjut Nita.


"Naahh...kalo pake InsyaAllah baru pas...Aamiin deeh kalo begitu..." jawabku.


"Kalo dia gak ganteng, gak kaya, gak romantis, gimana Nit?" tanyaku lagi penasaran.


"Asalkan dia Sholeh dan bertanggung jawab, aku bersedia Sya...tapi kalo bisa yang ada kriteria tadi dong...hahaha..." jawab Nita.


"Hmmm....malah pada ngomongin jodoh, aku belom kebayang nih..." sambung Siska.


"Hahahahaha....." kamipun tertawa bersama.


***


"Raisya...!!!" tiba-tiba ada yang memaggilku saat aku menuju gerbang kampus.


"Eh, Wahyu...ada apa?" tanyaku pada orang itu yang ternyata Wahyu


"Kamu kuliah disini juga?" tanya Wahyu.


"Iya, aku di Fakultas Kedokteran...kok Kamu bisa kenal ini aku? kan aku pakai cadar...?" jawabku.


"Enam tahun kita sekolah bareng, dari matamu aku juga bisa mengenalinya Sya...oh ya, udah beberapa bulan kuliah, baru ini kita ketemu..." ucap Wahyu.


"Oohh...iya...mungkin karena kita punya kegiatan berbeda..." jawabku datar.

__ADS_1


"Tapi sepertinya ada maksud lain dari pertemuan kita ini..." ucap Wahyu lagi.


"Maksud Kamu Yu?" tanyaku heran.


"Entah ini takdir atau kebetulan, setelah lama kita tidak bertemu, Alhamdulillah Allah pertemukan lagi kita saat ini, mungkin Allah memang ingin menyatukan kita..." jawab Wahyu.


"Hmmm...begitu ya..." ujarku tenang.


"Iya Sya...Kamu maukan bersamaku?" tanya Wahyu.


"Begini ya Wahyu...entah ini memang takdir atau kebetulan juga seperti yang Kamu bilang tadi, aku saat ini sudah dikhithbah dengan lelaki yang dijodohkan orang tuaku." jawabku.


"Haa....dengan siapa? kenapa Kamu mau saja dijodohkan? kenapa Kamu tidak cerita?" Wahyu tidak percaya.


"Orang tuaku menjodohkanku dengan lelaki yang ternyata dia memang lelaki yang aku suka, dia adalah Bayu...dan buat apa aku ceritakan sama Kamu, kita bukan siapa-siapakan?" jawabku lagi.


"Tidak...ini tidak bisa terjadi...ini tidak mungkin..." Wahyu masih tidak percaya.


"Kenapa tidak mungkin, ini buktinya..." jawabku menunjukan cincin yang melingkar di jari manisku.


"Tidak...itu pasti bohongkan, itu cuma cincin emas biasa yang Kamu beli memang untuk sekedar hiasan tanganmu...iya kan..." lagi-lagi Wahyu tidak percaya.


"Kalo cincinnya serasi begini, masa Kamu tidak percaya...bedanya yang aku pakai ini perak, yang dipakai Raisya emas, karena islam melarang lelaki pakai emas...sekarang percaya?" Bayu tiba-tiba datang dan berdiri tepat disebelahku, sehingga membuat aku terkejut.


"Tidaaakk....!!!" Wahyu berteriak dan berlari meninggalkan kami.


"Hmmm...pertama Kamu adalah calon istriku, kedua aku lebih tua darimu...apa gak bisa Kamu panggil aku dengan panggilan yang lebih enak?" Bayu bertanya balik.


"Lah, aku bertanya, malah ditanya balik...terus mau dipanggil apa?" tanyaku balik.


"Malah tanya lagi...gak ada yang jawab dong...hahaha...yaudah, panggil apa kek, yang pantas..." jawab Bayu.


"Contohnya?" tanyaku.


"Sayang, atau Bebeb mungkin...hahaha..." jawab Bayu.


"Iihh...ogah...bebek aja yaa...hahaha..." ucapku.


"Kok ogah...?" tanya Bayu heran.


"Kalo belum Halal, jangan harap..." jawabku.


"Iya deehh..." Bayupun pasrah.


"Gitu dong Abang Bayu..." jawabku tersenyum dibalik cadarku.


"Haa...hmmm....iy...iya Dek...hehe..." jawab Bayu salah tingkah dipanggil Abang, karena dia tau kalau aku hanya memanggil Abang kepada orang spesial, kalo yang lain biasanya dipanggil Kakak saja.

__ADS_1


"Hmmm....salting deh...hahaha...jadi ngapain nih kesini?" tanyaku.


"Ah enggak kok, siapa yang salting...?" jawab Bayu.


"Udah lah, jangan bohong...haha...oh iya, itu dijawab Bang, kenapa Abang disini?" tanyaku lagi.


"Emang perlu alasan ya Calon Suami menemui Calon Istrinya?" Bayu bertanya balik.


"Kalo masih Calon, perlu...kalo udah Sah, baru gak perlu alasan." jawabku.


"Iya deh...tadi aku cuma pas lagi lewat, terus liat Kamu sama Wahyu, ya aku cemburulah..." ucap Bayu menjelaskan.


"Hahaha...begitu toh...tenang aja Bang, aku sudah terikat sekarang...meski belum ikatan kuat, tetapi wanita yang sudah Khithbah, itu haram untuk dilamar oleh lelaki lain...apa lagi digodain doang...aku akan jaga diri insyaAllah...hehe..." jawabku menenangkan Bayu.


"Makasih ya Dek...Allah sayang sama kita, sehingga yang kita inginkan terjadi, walaupun dengan cara yang hampir membuatku copot jantung...haha..." ucap Bayu lagi.


"Iya Bang...Alhamdulillah...oh ya Bang Bayu kapan balik kesana lagi?" tanyaku.


"Mungkin gak kesana lagi...aku disini aja...kuliah disini..." jawab Bayu.


"Haa...tapi gimana dengan permintaanku untuk hafal Juz 30? gimana dengan cita-citamu untuk mendalami ilmu agama Bang?" tanyaku.


"Aku akan masuk Pesantren, insyaAllah saat Kamu wisuda jadi Dokter, akupun lulus pesantren...aku sudah bilang sama Papa, dan Papa setuju..." jawab Bayu.


"Ya Allah...kok gitu sih...yaudah, gimana baiknya saja...aku masuk dulu ya...Assalamu'alaikum..." akupun berpamitan.


"Ya Wa'alaikumussalam sayang, hati-hati...belajar yang benar..." jawab Bayu yang membuat aku kaget dengan sebutan sayang, akupun melototinya dan dia tertawa.


***


"Raisya...!!!" terdengar suara Nita memanggilku.


"Eh, Nit, Sis...sini..." jawabku.


"Kamu ngapain sendirian?" tanya Siska.


"Ya mau sama siapa? lagian sih kalian juga yang salah...ngapain kuliahnya gak kedokteran juga sepertiku...hahaha..." jawabku.


"Eh Neng, yang ada Kamu itu yang beda sendiri...kami masih barengan, kampus sama meski beda jurusan...lah Kamu malah beda kampus...hahaha..." sahut Nita.


"Hehehe...yaudah, gak usah diperpanjang, soalnya aku yang salah...hahaha..." jawabku lagi.


"Yeee...kalo Kamu yang salah gak mau diperpanjang, kalo kami yang salah, dibahas terus yaa...hahaha...dasar Kamu Sya..." ucap Siska.


"Iya deh...becanda kok...sahabat begini nih yang buat aku bersyukur bisa kenal kalian...selalu buat aku ceria...hmmm...Ayo Jalan...!!!" aku tersenyum, dengan penuh rasa bahagia bersama sahabatku yang selalu ada disaat aku butuh, menghibur aku, menyemangatiku, dan berbagi suka duka bersamaku.


Bersambung...

__ADS_1


Nantikan Episode berikutnya, jangan lupa Like, Komen, dan Vote nya Ya Readers...😉🌹🌹


__ADS_2