![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Happy reading♡♡♡
Lia berjalan perlahan menuju lapangan futsal,dilihat Samuel masih setia mendampingi lia.di perjalanan menuju lapangan ada dua orang cewek menghampiri Lia dan minta foto bareng sama dia.
"Adelia boleh minta foto gak,pliss sekali aja ya.." kata kakak kakak itu memaksa
Adelia pun mengangguk ramah kepada dua cewek itu,eh tapi aneh nya mereka malah minta foto nya bareng si Samuel juga,jadi kita Selfi berempat deh.hadeh kalian bisa bayangin deh wajah Lia betapa risih nya saat Samuel merangkul diri nya untuk berfoto.
saat selesai foto Lia langsung menyingkirkan tangan Samuel dari pundak nya,lalu melanjutkan jalan nya menuju tempat penonton.
"Lia...." teriak bela yang melihat Lia dengan Samuel.
"sini Lia..." kini teriakan dari Clara.
Lia pun memfokuskan tatapan nya kepada sumber suara,dan kini ia melihat keberadaan kedua sahabat nya itu.Lia langsung menghampiri kedua sahabat nya.
"kalian kemana aja sih kok ninggalin aku" sebel Lia.
"maaf Li..tadi aku ngeri banget liat tatapan kembaran kamu itu" blegidig bela.
"hehehe..maaf aku juga tadi di ajak sama si bela suruh nemenin dia." cengir Clara.
"ehh...ada Samuel.." bela mulai mengeluarkan jurus genit nya.
"ngapain masih di sini?" tanya Lia kepada Samuel dengan jutek.
"kan tadi kembaran kamu nyuruh aku untuk jagain kamu" jelas Samuel mengalihkan pandangan nya kepada pertandingan yang sedang berlangsung.
"aduh Lia gimana sih...lagian ya Samuel bebas lah mau di mana aja,kan ini tempat umum.iya gak samuel" bela melirik lirik ke arah Samuel.
__ADS_1
"iya bener tu.." jawab Samuel seadanya
Adelia tambah kesal,kenapa sih sahabat nya malah belain samuel.kan dia sekarang lagi berusaha menjauh dari tu orang.
pandangan mereka pun mulai mengarah kepada pertandingan futsal,di sana terlihat geo sangat bergairah dengan baju futsal yang melekat di tubuh nya.keringat nya yang ber cucuran membuat nya bertambah berdamage banget.wajah putih nya memancarkan sinar ketampanan yang selama ini membuat beberapa orang kagum kepada geo.
"Geo...semangat...semangat...semangat.... semangat..." teriak bela dengan suara yang super duper lantang nya minta ampun.
"bel duduk...kamu ngapain gitu gitu...lebay banget.." bisik Clara merasa malu dengan sikap sahabat nya itu.
biasalah kalau orang sudah bertemu dengan idolanya.gak bisa di kontrol diri nya sendiri.
"aku itu lagi nyemangatin geo" kata bela.
"ya gak gitu juga kali malu malu in kamu.." Clara to the points.
acara pun berlangsung dengan lancar,tim futsal nya geo pulang dengan membawa kemenangan juara satu.mereka bersorak sorak ketika geo maju ke atas panggung untuk menerima penghargaan dari juri.
Lia dan Clara dengan spontan memukul kepala bela secara bersamaan.karena melihat tingkah bela yang bener bener kepedean banget.
Samuel yang melihat tingkah ketiga gadis itu hanya cengar cengir gak jelas,rasa nya nyaman banget berada di antara mereka bertiga.'ternyata Lia orang nya asik juga' batin Samuel.
waktu berjalan menjelang malam,Lio dan geo menghampiri Lia yang sedang duduk berdua dengan samuel.kedua sahabat Lia sudah pulang duluan,karena mereka takut orang tua nya nyariin,karena mereka belum sempet izin.
"Lia belum pulang?" tanya Lio.
"kak Lio gimana sih kaki ku kan sakit,mana bisa nyetir mobil sendiri." sewot Lia.
"hehehehe iya iya..lupa aku,yaudah geo lu pakek mobil nya lia." pintah Lio.
__ADS_1
"siap.." jawab Geo.
"thanks ya Samuel kamu udah jagain kembaran ku,gimana cerewet kan dia." terkekeh Lio.
"emm...kebanyakan diem" kata Samuel.
"ehh...kamu ngatain aku" Lia memukul lengan Samuel sedangkan Lio dan geo malah tertawa.
"gak..yaudah niee aku cabut dulu" kata Samuel lalu pergi meninggalkan mereka bertiga.
Sepanjang perjalanan pulang,Lio terus menggoda lia.di mengojok ojok Lia kalo Samuel itu kayak nya naksir sama lia.tapi emang bener sih kenyataan nya begitu.
"seriusan deh dari tatapan nya aja udah nge ciri in banget kalo dia itu suka sama kamu li.udah deh jangan muna,kamu juga naksir kan sama dia." sindir Lio membuat pipi Lia merona.
sebenar nya Lia gak tau kalau yang di katakan Lio itu benar apa gak.
'Masa iya sih aku suka sama Samuel,ih gak banget gak mungkin' batin Lia bingung dengan perasaan nya sendiri.
mobil kini telah terparkir rapih di garasi rumah,Lio setia menitan Lia memasuki Abang pintu utama rumah mereka.baru saja masuk Lio dan Lia sudah mendapatkan sambutan dari Kesya sang mamah.
"lhoo..Lia kaki kamu kenapa?" tanya Kesya cemas saat melihat perban yang melekat di lutut Lia."teruss ini lengan nya?"
kesya menatap ke arah Lio seolah tatapan nya seperti meminta jawaban dari pertanyaan nya tadi.
"Lia keserempet mah" jawab Lio mendudukkan Lia di sofa ruang tamu.
"lhoo kok bisa si sayang" Kesya merangkul lia cemas.
"Lia gak papa mah,cuma luka ringan doang" jawab Lia remeh berusaha agar mamah nya tidak khawatir.
__ADS_1
"tapi liat niee,di sekeliling perban nya memar gini,luka nya pasti serius." kata Kesya melirik ke arah lutut Lia.
Bersambung.....