[S2] SI KEMBAR

[S2] SI KEMBAR
Chapter.39


__ADS_3

mereka berdua sibuk nonton,sesekali Lia menjerit saat ada adegan tusuk menusuk.adegan yang benar benar menyeramkan.


"El..apaan ini,kata nya film horor,kok psikopat gini sihh,aduh..." Lia menutup wajah nya saat darah muncrat ke mana mana.


"ya kan tadi aku bilang horor keren,ini keren sayang.." Samuel terlihat santai sembari memakan cemilan nya.


"gak mau ahh" Lia mematikan TV nya.


Samuel menyalakan nya lagi,lalu Lia kembali mematikan TV nya dan Samuel menyalakan nya lagi.terus Samuel mengambil remot nya dan menjauh dari lia.dengan tatapan yang masih fokus menatap film nya.


"El aku gak mau nonton ini...matiin gak,matiin!!" teriak lia membuat Samuel gemes melihat tingkah Lia yang seperti ini.


"gak mau..gak mau...tutu..Liat seru banget" ujar Samuel memakan cemilan nya .


...******...


hari hari pun berganti menjadi hari yang baru,bulan pun berganti menjadi bulan yang baru.pagi pun bergilir menjadi malam yang tenang penuh kedamaian.


Lia sedang berjalan masuk ke sebuah kafe.dengan pakaian dress selutut tanpa lengan.dress berwarna putih polos,dengan di hiasi beberapa manik manik.


rambut nya di gulung ke belakang,dengan mek up tipis,tapi melekat sempurna di wajah Lia.

__ADS_1


melangkah terus,ada perasaan ragu ketika melihat kafe nya gelap.lia berfikir apa kafe nya sudah tutup ya.tapi Samuel,dia berjanji dengan kepastian akan datang ke kafe ini.lia juga tadi lihat ada motor Samuel di depan sana.kini Lia memutuskan untuk masuk ke dalam kafe.


"permisi..apa kafe nya sudah tutup?" Lia berteriak kecil.


Derrrr....supraysssss......


lampu kafe pun menyala,menampakkan hiasan cantik di sekeliling kafe ini.hiasan yang entah kapan mereka dekorasi untuk kejutan ini.


"Happy birthday to you...Happy birthday to you...Happy birthday ...Happy birthday...Happy birthday to you..." ucapan kompak dari Samuel,Lio,geo,Bagas, Fino dan kedua sahabat nya Lia.


Samuel mendekat ke arah Lia sembari membawa bolu ulang tahun nya.lia terharu melihat nya.


"dan semoga kamu makin sayang sama aku" bisik Samuel di telinga Lia.


Lia tersenyum,sebelum meniup lilin nya Lia berdoa terlebih dahulu dalam hati,setelah itu meniup lilin nya.


"ye....selamat ya Lia ku sayang" kata bela memeluk Lia girang.


"selamat ya Lia,semoga sahabat ku yang satu ini gak galak lagi,makin cantik,dan makin jadi sahabat yang baik buat kita" kata Clara memeluk Lia juga.


"selamat ya kembaran ku yang bawel nya lebih lebihin mamah.semoga kamu tambah baik,gak emosian dan semoga kamu gak bosen bosen untuk aku jailin" doa dari lio.lia tertawa kecil agak geli dengan omongan Lio tadi

__ADS_1


"happy birthday juga buat kak Lio yang gak pernah kapok jailin aku.semoga kak Lio cepet dapet pacar dan gak jomblo terus" ucapan selamat dari Lia


"ouhh iya semoga Lia bisa di kompromi kalau lagi ujian,dan semoga Lia juga gak pelit pelit kalau di mintain contekan PR nya." kata bela tersenyum.


"Aamiin..." dengan serentak bela dan Clara.


"wah ngawur nie dua cunguk,mau aku apain heh..." kata Lio menjewer telinga bela dan Clara.


"adududu...lepasin,ayang liat ini temen kamu" rengek bela kesakitan.


"lio jangan gitu lah ini cewek ku" kata Fino memohon kepada Lio.


Lio pun melepaskan mereka berdua diiringi oleh tawa dari mereka semua.kini mereka pun duduk di kursi yang telah di sewa.dan mulai memotong kue ulang tahun nya. menikmati makanan yang di sajikan di sana.


sedangkan Lia dan Samuel sedang duduk berdua di sudut tempat yang Samuel kejutan kan untuk Lia lagi.


"makasih ya,aku gak nyangka kamu bakal kasih aku kejutan begini" kata Lia senang.


Samuel meraih tangan Lia,menatap bola mata coklat itu dengan penuh cinta."aku sayang sama kamu,aku berharap kita akan sama sama selama nya." ujar Samuel lalu mencium kedua pipi Lia.


"aku juga sayang sama kamu" kata Lia mencium balik Samuel.

__ADS_1


__ADS_2