[S2] SI KEMBAR

[S2] SI KEMBAR
Chapter.90


__ADS_3

Happy reading 😇


Dua Minggu berlalu,kini Samuel sudah di bolehkan pulang.lagi lagi Lia lah yang mengantar Samuel pulang.gadis itu sangat posesif kepada Samuel,semua yang Samuel lakukan harus ada kaitan nya dengan dia.entah sebenar nya bagaimana perasaan Lia kepada Samuel


apa tujuan gadis itu sangat perhatian dengan samuel.lia sendiri lah yang kini membantu kebutuhan Samuel di rumah nya,sudah seperti istri nya saja.


lia rela bolak balik ke rumah Samuel,hanya untuk merawat laki laki itu.terkadang juga Lia akan menginap di rumah Samuel bersama kedua sahabat nya.


"El apa luka kamu masih basah?" tanya Lia sembari memakan cemilan dan duduk bersanding di kasur bersama Samuel.


"masih sedikit,mungkin beberapa Minggu lagi akan kering full dan jahitan nya bisa di lepas." ujar Samuel.


Lia sesekali menyuapi Samuel dengan cemilan yang sedang ia makan, sembari asik menonton film.mereka sudah seperti pasangan suami istri.persis seperti masa muda nya Kesya dan Rangga dulu.


"besok aku mau cek up ke dokter,entahlah mamah dan papah memaksaku.padahal aku tak tau apa tujuan nya,aku kan sehat sehat saja.kemungkinan besok aku ke sini agak siangan." ujar Lia menatap lekat Samuel.


"iya gak papa,kamu memang harus cek up." kata Samuel biasa.


"maksudnya?" Lia bingung dengan perkataan Samuel barusan.


"ya cuma cek kesehatan saja,memastikan kalau kamu sehat sehat saja kan." ujar Samuel agak Canggung

__ADS_1


Lia mengangguk,lalu tiba tiba Lia bergelantungan di tangan Samuel manja.dia menopangkan kepala nya di tangan samuel,sembari asik menonton TV.Samuel agak terkejut melihat sikap manja nya Lia,yang dulu sering sekali Lia lakukan kepada Samuel saat masih pacaran.


💫💫💫💫💫


di rumah Samuel kedatangan dokter yang akan mengecek sekaligus Menganti perban nya Samuel.lia terus memerhatikan gerak gerik tangan dokter tersebut.yang sedang sibuk membuka perban nya Samuel.


"ini apa masih terasa sakit?" tunjuk Lia ke arah luka nya samuel.


"tidak kok." kata samuel.


Lia pun menyentuh nyentuh di sisi luka nya samuel.samuel bisa merasakan jari jari Lia di sekitar luka nya.jari jari itu terasa dingin dan lembab sekali.


Lia tak menjawab malah mengganggung dokter Yang sedang mengobati luka nya samuel.dokter tersenyum melihat tingkah Lia yang seperti ini.


"Lia sini jangan ganggu dokter nya" Samuel menarik leher Lia dengan pergelangan tangan nya,Lia pun langsung jatuh di dekapan samuel.tapi masih dengan padangan yang serius menatap luka Samuel.


"sudah beres,nanti obat nya jangan lupa di minum ya.kalau begitu saya permisi dulu." ucap sang dokter lalu berlalu pergi meninggalkan kamar Samuel.


Lia tiba tiba menepuk perut Samuel,sontak membuat Samuel meringis sakit.samuel memegangi perut nya yang terasa begitu nyeri.Lia langsung mengsedekap kan kedua tangan nya di depan dada.meremehkan Samuel dengan senyum yang ia sungging kan di salah satu sudut bibir nya.


"ga sakit kan..." ujar Lia terkekeh kecil.

__ADS_1


"sengaja ya kamu Hem....." Samuel menarik Lia dan mencubit cubit hidung gadis itu hingga merah.


Tok....tok....tok...


ketukan pintu terdengar,membuat Lia dan Samuel berhenti bercanda.lia langsung lompat dari ranjang kasur nya,dan bergegas membuka kan pintu kamar.


"kak Andre.." sapa Lia saat mendapati Andre di depan nya.


Lia pun mempersilahkan Andre masuk,yang datang dengan tunangan nya.tunangan nya sangat cantik.nama nya Aulia,anak pengusaha terkenal.yang di mungkin kan bulan depan mereka akan menikah.


"gimana kondisi kamu?aku sangat sedih karena kemarin saat aku tunangan kamu tidak bisa datang.makanya aku kemari ingin menjenguk kamu." ujar Andre sembari membawa bingkisan kue untuk Samuel.


"hemm..." Samuel hanya membalas dengan deheman kecil.


"El jangan gitu sama kakak kamu,mau aku cubit perut nya ha?" ancam Lia berbisik di telinganya Samuel,setelah itu tersenyum tipis ke arah Andre dan Aulia.


Samuel langsung mendengus kesal.


"makasih Andre,maksudnya kak andre" ucap Samuel penuh paksaan.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2