![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Happy readingβ‘β‘β‘
Kini Lia dan Wisnu pun berjalan berdampingan mengarah meja makan nya.sedangkan Hendri tadi dia pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian nya yang basah.
mereka semua kini menyantap makanan nya masing masing,semua sangat di puaskan oleh cita rasa masakan yang benar benar menggiyurkan lidah mereka semua.
terlihat fokus menikmati hidangan yang lezat itu.sesekali mereka berkata memuji muji makanan nya.
πππππ
Lio sedang berjalan sendiri menikmati terpaan angin pantai yang sejuk.lalu duduk di atas pasir laut yang lembut itu.matahari bersinar begitu terik berada di atas sana.pas sekali tepat di tengah tengah,berada dia atas kepala lio.sesekali Lio melihat ke arah matahari itu,seketika mata nya seperti berkunang kunang saat mengalihkan Pandangan nya dari matahari di atas nya.
di sisi lain Lia sedang berjalan santai menelusuri pantai.bersama dengan Hendri yang kini berjalan di sebelah nya sesekali kaki mereka terkena terpaan air pantai yang datang dan pergi menghampiri daratan.
"kamu udah lama di Bali?" tanya Lia memecahkan keheningan.
"lumayan sih,hampir satu tahun ini." Hendri menghentikan langkah nya memandang ke arah air laut dengan ombak yang cukup bergelombang kencang.
"kenapa kamu ke Bali?gak kangen sama Surabaya?" Lia pun mengikuti gerakan Hendri yang memandang lurus ke arah air laut.
"yahh...sebenar nya ada beberapa alasan aku pindah ke bali.alasa nya cukup gak masuk akal dan terlalu berlebihan." Hendri terkekeh merasa geli jika mengingat alasan dia pindah ke Bali.
"memang apa alasan nya?." Lia penasaran tersenyum samar melihat Hendri yang masih fokus menatap gelombang air laut.
"sudah lah lupain,kamu gak perlu tau aku malu cerita nya" desir Hendri lalu berlari mengarah daratan yang kering.
__ADS_1
"hen...kasih taulah,kamu kayak sama siapa aja.lupa ya..kalau dulu kamu sering curhat sama aku he..." lia mengejar Hendri yang sudah duluan berlari meninggalkan diri nya.
Hendri menghentikan lari nya,nafas nya tersenggal senggal akibat berlarian tadi.lia datang dan menepuk pundak Hendri sembari menundukkan posisi dengan tangan kanan yang memegang lutut nya dan tangan kiri masih setia bergelantungan di pundak hendri,Lia kelelahan karena sudah berlarian dari pantai hingga hotel begini.
"kamu kacau,biarin aku lari begini" Lia dengan nafas yang tak beraturan.
"sorry lagian siapa suruh untuk lari " tersenyum Hendri dengan nafas yang masih ia atur
"duduk sana yuk." ajak Hendri.
lalu mereka berduapun duduk di kafe depan hotel,dan memesan minuman untuk membasahi tenggorokan nya yang terasa kering.
Lia memijit mijit kaki nya yang merasa pegal.sembari melihat kesana kemari pemandangan depan hotel ini.
"gak tu lagi Lia itu." senyum Hendri.
Lia pun melirik ke arah apa yang di tunjukkan oleh hendri.dia mengira Hendri sedang melihat ke arah turis yang hanya memakai ****** ***** dan baju dalam saja.semua terlihat mulus di mata Lia,kulit putih dengan bodi montok dan bohay.
"otak kamu mesum ya." Lia menepuk jidad Hendri dengan jutek nya.
"dih siapa juga yang mesum." elak Hendri.
"ya kamu,pasti lagi mikirin yang aneh aneh kan ke turis itu" pekik Lia.
"apaan sih" Hendri terkekeh menepuk lengan Lia.
__ADS_1
Lia memegang lengan nya yang tadi Hendri tepuk,dan menatap Hendri dengan tatapan yang sulit di artikan.
"nie perhatiin baik baik ya,aku itu lagi liatin itu no..." Hendri merangkul lia lalu menunjukkan dengan jari telunjuknya ke arah gadis yang sedang sibuk membagikan brosur di depan hotel ini.
"cewek yang pakek baju hitam putih itu?" tanya Lia memastikan mata nya kali ini tak salah mengira.
Hendri langsung menegakkan tubuh nya,melepas rangkulan dari lia.lalu mengangguk mengiyakan perkataan Lia.
"ngapain kamu liatin itu cewek" tunjuk Lia
belum sempat Hendri menjawab ada seorang pelayan datang mengantarkan pesanan mereka.
"silahkan tuan,nona di minum" kata sang pelayan dengan ramah nya.
"terima kasih" ucap Lia mengambil gelas nya lalu mengaduk minuman tersebut.
Lia meminum minuman nya karena dia sudah merasa sangat sangat haus sekali.hendri juga ikut meminum nya,karena bukan hanya Lia yang merasa haus.diri nya pun kini merasa kan Haus juga.
"emm..iya kamu belum jawab pertanyaan aku tadi" Lia mengingat tentang perkataan Hendri tadi di pantai.
Bersambung....
jangan lupa ππ»β€οΈπ―
dan komentar terbaik kalian
__ADS_1