[S2] SI KEMBAR

[S2] SI KEMBAR
Chapter.46


__ADS_3

dengan canggung nya Clara membantu geo membenahi tenda,hingga pada suatu cela.saat Clara ingin menyentuh titik tenda yang sama dengan gerak gerik nya geo,tatapan mereka saling bertemu sejenak.geo dan Clara tak sengaja bersentuhan lengan nya.


terus menatap,geo menatap bola mata Clara penuh arti.sedangkan Clara kini mulai tidak enak dan bertambah canggung di depan geo.pada saat Clara ingin bergerak,tapi pergerakan nya seketika menjadi kikuk hal itu membuat nya hampir nyaris akan terjatuh jikalau geo tak menangkap nya.


"hati hati" kata geo meraih punggung Clara santai.


"mmm..maaf" ucap Clara lalu memalingkan wajah nya ke arah lain.


"kenapa kayak nya grogi banget" tunjuk geo langsung pada points nya.


"enggak kok,aku..tadi cuma..cuma" bingung Clara ingin mengatakan apa.


"cuma gak biasa berduaan sama aku" celetuk geo tapi dengan tatapan yang masih fokus ke tenda.


"ee...siapa bilang,bukan itu" Clara menjadi bertambah aneh,tidak seperti Clara yang biasanya.


entah kenapa sejak dia bilang sama geo kalau Clara menyukai nya.dia jadi agak canggungan bertemu dengan geo.seperti ada perasaan takut yang tak akan terbalas cinta nya.apa lagi saat geo hanya diam dan berkata 'aku belum tau jawaban nya' rasanya saat itu hati Clara begitu malu dan sedih.tapi ya mau bagaimana lagi,inilah resiko orang yang mencintai bukan di cintai.


sebenarnya Clara memang tipe cewek yang tidak mudah jatuh cinta,sama seperti lia.tapi sejak dia satu SMP dengan geo dan menjadi sahabat nya lia.di situ awal mula benih cinta itu tumbuh.tapi perasaan itu selalu ia pendam sendiri tanpa ada seorang pun yang tau.saat dia takut kehilangan geo,dia pun memutuskan untuk mengungkapkan perasaan nya kepada geo.

__ADS_1


"helloww dah jadi nie minuman nya.." kata Lia menunjukkan dua gelas di tangan nya dan dua gelas lagi di tangan bela.


"nih buat kak geo" ucap Lia memberikan secangkir minuman coklat hangat nya.


"ini buat kamu Clara." kata bela menyodorkan segelas minuman hangat lagi.


"nie tenda nya udah jadi,yaudah aku ke sana dulu" kata geo pergi berlalu,tatapan Clara masih terus menatap geo penuh harap.


"oyy ngapain kamu ngelamun" tanya bela menyenggol lengan Clara.


"gapapa.." jawab Clara.


handphone Lia tiba tiba berbunyi,Lia pun mengambil handphone nya lalu melihat siapa yang menelfon,ternyata dari samuel.lia kini berdiri berjalan ke arah lain untuk mengangkat telfon dari Samuel.


"halo.." sapa Lia.


"halo...udah sampe puncak?" tanya Samuel dari seberang.


"udah nie" kata Lia meneguk minuman nya lagi.

__ADS_1


mereka asik berbincang bincang,tertawa bersama walau cuma lewat telfon,tapi bagi Lia apapun asal sama Samuel dia sangat bahagia.


begitu juga dengan Samuel,seperti nya laki laki itu benar benar mencintai lia.dia rela melakukan apapun demi membuat Lia bahagia.dia tak memedulikan apa yang membuat nya rugi jika itu bisa membuat nya selalu bersama dengan Lia.


telfon pun terputus,saat Lia mendengar bahwa anak anak suruh berkumpul semua jadi satu.setelah selesai menelfon Lia kini bergabung dengan sahabat nya lagi.


"habis ngapain kamu mojok mojok di sana,awas kesambet loh" bisik Lio lalu pergi duduk bersama teman teman yang lain.


"ehh enak aja,orang aku habis telponan sama El " cengir Lia.


"kamu habis telponan sama Samuel?bukan nya kemarin Samuel.." perkataan geo di ceka oleh Lia.


"kemarin itu Lisa yang peluk Samuel duluan." kata Lia percaya diri lalu duduk di tengah tengah bela dan clara.


geo kini mengerti,dan tidak mungkin juga Samuel menyakiti Lia karena geo juga tau banget sifat aslinya Samuel itu seperti apa.


semua anak anak Kini berkumpul dan merapat menjadi satu lingkara.guru pemandu mengumumkan susunan kegiatan selama kemping nanti.akan ada kegiatan mencari jejak nanti nya.yang akan di lakukan besok pagi.


"sekarang bapak kasih waktu kalian untuk istirahat sampai matahari terbenam,nanti malam kalian harus berkumpul kembali di sini bermain api unggun malam" kata guru sebelum membubarkan perkumpulan nya.

__ADS_1


__ADS_2