![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Samuel pun mulai melajukan motor nya,tapi aneh nya Lia tak merasa takut dia malah tambah menikmati pemandangan nya.dengan melepas pelukan nya dan merentangkan kedua tangan nya ke samping.
"Lia pegangan" pintah Samuel
"aku udah berani naik motor" teriak Lia senang.
"iya tapi pegangan,aku gak mau yah kalau kamu jatuh terus nyalahin aku" kata samuel lalu Lia pun kembali mengeratkan pelukan nya.
setelah selesai menghabiskan waktu di taman kota tanpa henti,kini Samuel mengajak Lia ke Padang rumput yang pernah Samuel ajak Lia ke sana.
"Lia kamu tutup mata dulu" kata Samuel sebelum sampai di Padang rumput.
"ada apa sih" tanya Lia.
"tutup mata aja dulu,aku punya sesuatu buat kamu." kata Samuel.
Lia pun mengatakan okey lalu menutup mata nya rapat,tak mencuri cela mata sedikit pun.begitu sampai di Padang rumput,Samuel memegangi tangan Lia untuk berjalan mendekat ke arah pohon besar di tengah Padang rumput itu.
"pelan pelan,jangan buka mata dulu" kata Samuel.
Lia pun mengangguk dan masih setia berjalan dengan memegang tangan Samuel erat.
"pelan..pelan..okey stop,sekarang kamu boleh buka mata nya" ujar Samuel.
Lia pun membuka mata nya perlahan,lalu terkejut melihat kejutan ini.sebuah rumah pohon dengan tangga yang di hias dengan Bungan mawar merah yang indah,dan sebuah lampion yang menggantung di atas sana membuat rumah pohon ini menjadi sangat indah.
__ADS_1
"Adelio Jordiansya" panggil Samuel dari belakang Lia.
Lia pun menoleh ke arah Samuel,mendapati senyuman indah di sana.samuel menatap lia dengan penuh arti,dan keseriusan.
"Adelia Jordiansya aku mencintaimu" lia meresapi detik demi detik perkataan itu.
"aku mau menjalin hubungan lebih dari ini,jika kamu menerima kamu bisa ambil bunga mawar merah ini dan....jika sebalik nya kamu bisa ambil mawar puti ini." kata Samuel tenang dan penuh kasih sayang.
sebenar nya Samuel sangat tegang,hingga dia menutup mata nya tak kuat jika melihat Lia menolak nya kali ini.Lia tersenyum perlahan tangan nya terangkat dan mengarah ke pada kedua bunga itu.
Lia mengambil salah satu bunga nya,perlahan Samuel membuka mata nya.hati nya bergejolak panas ketika melihat Bungan mawar putih yang di genggam Lia.terasa seperti sesak di dalam sana,pilu dan rapuh.
tapi Samuel membelalakkan mata nya terkejut saat Lia membuang bunga di tangan nya.perlaha Lia mengambil bunga mawar merah di tangan samuel dan mencium aroma bunga itu penuh arti.
"kamu?.." canggung Samuel.
Samuel pun merentangkan tangan nya dan Lia berjalan mendekat lalu memeluk tubuh Samuel bahagia.samuel membelai lembut rambut lia.dia bahagia,hampir saja tadi dia kecewa.
"aku hadiahkan rumah pohon ini untuk kamu" kata Samuel setelah Lia melepaskan pelukan nya."kamu ingin punya rumah pohon bukan?"
"dari mana kamu tau" bingung Lia.
"Lio yang ngasih tau aku" kata Samuel.
"ouhh jadi kalian udah sekongkol nie cerita nya ha?!!" Lia mencubit cubit pinggang Samuel.
__ADS_1
"essttt sakitt" kata Samuel lalu mencubit hidung mancung nya Lia hingga memerah.
"ihh sakit juga" geruntu Lia cemberut.
"maaf maaf,jadi mau naik gak nie?" tanya Samuel melirik ke arah rumah pohon nya.
Lia pun mengangguk lalu mulai menaiki tangga rumah pohon nya perlahan.begitu juga dengan Samuel dia ikut naik setelah Lia sudah sampai di atas.
Lia begitu senang,senyum nya terus terpapang indah di wajah nya.dia sedikit berteriak teriak ketika melihat pemandangan di depan nya,dari atas kini Lia bisa melihat pemandangan yang sangat indah,bisa melihat hamparan Padang rumput yang luas dari atas sana.
"suka?" tanya Samuel
"suka banget,makasih ya.." lia manja memeluk Samuel.
Lia membaringkan tubuh nya lalu menopangkan kepalanya di paha Samuel yang berselonjor itu.samuel terus membelai rambut Lia,dia masih tak menyangka kini dia dan Lia berpacaran.
terus asik berbincang sembari terus tertawa.samuel menanyakan ini itu kepada Lia,Lia pun menjawab nya.
"El..aku lapar" kata Lia.
"tunggu..tadi kamu bilang apa? El?" tanya Samuel.
"iya El,itu kan yang ada di bio IG kamu,aku boleh kan manggil kamu el" kata Lia bangun dari tidurnya.
"boleh,aku malah senang banget."kata Samuel tersenyum "kamu lapar?"
__ADS_1
"iya kita pulang yuk,nanti mamah nyariin ini udah mulai gelap." kata Lia,Samuel pun mengangguk .
setalah menghabiskan waktu lama di rumah pohon ini.mereka pun kini bergegas pulang.