![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
"li..kamu bener bener terkenal banget ya...sekolah ini aja banyak yang kenal sama kamu" bisik Clara di telinga Lia.
"itu cuma kebetulan saja" Lia
akhirnya mereka pun sampai di lapangan basket nya.terlihat di sana ada Lio yang sedang berkumpul dengan tim basket nya.dan di bangku yang tak jauh dari Lio berdiri ada geo yang sedang memberikan support untuk Lio.
tanpa di sangka ada seorang cowok duduk di samping lia.sontak banyak pasang mata yang melihat dengan tatapan terkejut,ada juga yang tidak suka.
"hai.." sapa Samuel.
"Samuel ngapain kamu di sini?" tanya Lia tak nyaman.
"ya aku mau nonton basket lah" kata Samuel.
"kamu gak ikut tanding?" tanya Lia.
"gak" kata Samuel.
"kenapa?" tanya Lia bingung.
"gak papa,memang kenapa kalau aku gak ikut tanding?" tanya Samuel tersenyum tipis.
"gak papa,cuma heran aja,kamu kan ketua tim basket kok gak ikut tanding." kata Lia
"ya itu dulu,sekarang udah gak.aku pengen hidup netral,kayak yang lain bebas ngelakuin apa saja." kata Samuel.
"emang kalau jadi ketua tim basket itu gak netral ya?" tanya Lia.
__ADS_1
"netral sih..cuma gak bebas aja,tiap hari harus memikirkan ini itu tentang basket,belum untuk jadwal latihan basket nya harus aku yang ngatur,belum lagi harus melatih adik kelas yang ikut basket cuma buat Deket sama aku." penjelasan Samuel.
"idih kok kamu pede banget sih" sinis Lia.
"buka pede atau kepedean,ini kenyataan dan fakta nya begitu" jelas Samuel.
"iya deh terserah kamu,mending sekarang kamu sana gabung sama temen temen kamu.liat gak enak di liatin para fans fans kami" Lia menekankan tiga kata terakhir nya.
"biarin aja,orang aku pengen nya duduk di sini." kata Samuel tersenyum kepada Lia.
Lia hanya bedecak heran,kenapa cowok ini gak ada kapok kapok nya buat deketin Lia.padahal Lia kan udah berusaha bersifat sedingin mungkin kepada nie cowok.tapi kenapa dia gak menyerah menyerah.
pertandingan pun berlangsung,semua penonton pada bersorak memberikan semangat kepada tim yang di idolakan masing masing dari mereka.
Lia hanya terduduk,dia tak bergerak.dia tak bisa ngapa ngapa in dengan keberadaan Samuel di samping nya.
hari menjelang sore,kini pertandingan pun telah usai.pengumuman untuk pemenang nya akan di umumkan esok hari.
"Lia,Clara aku mau nyamperin si tampan dulu ya." ucap bela di balas dengan tatapan kebingungan dari Lia dan Clara.
"si tampan,siapa?" tanya Clara.
"calon khem..nya akulah" bela berdehem sambil terkekeh,Lia dan Clara pun mengerti.
"bentar ya,nanti aku balik lagi." kata bela.
Fino juga memang anak basket,dia itu anak kelas 11 IPA 2.sekarang Fino adalah peserta lomba yang satu tim dengan Lio.
__ADS_1
"Lia,kamu juga jago basket kan?" tanya Samuel memecahkan keheningan.
"gak juga" jawab Lia santay.
"kenapa kamu gak pernah ikut tanding basket?kan biasa nya juga tiap tahun ada lomba basket wanita." kata Samuel.
"ya karena aku gak jago,itu cuma hobi ku aja" kata Lia.
Samuel menganggukkan kepala nya.bela pun telah kembali dan mengajak kita untuk pulang.lia hanya berjalan berlalu meninggalkan Samuel tanpa permisi.
"Samuel kita duluan ya" ujar bela dan Clara melambaikan tangan mereka.
sedangkan Lia sudah berjalan terlebih dahulu meninggalkan bela dan clara.saat sedang asik berjalan tiba tiba ada yang menyegat Lia dari samping.
"permisi" kata Lia sopan.
tapi tatapan ke lima wanita itu sangat tajam.seperti ingin cepat cepat menerkam lia.tapi ada juga yang memalingkan pangannya karena tatapan Lia yang begitu mencekam mata mereka.
"Adelia bukan?!!,denger ya..lu jangan sok kecakepan dan jangan coba coba untuk deketin Samuel,karena dia itu pacar gua?" bentak salah satu wanita yang mungkin adalah ketua geng dari mereka.
"gua gak ada sedikitpun berniatan deketin Samuel,dia nya aja yang nempel ke gua." bentak Lia tak kalah bicara dari wanita itu.
"berani ya lu lawan gua" kata wanita itu hendak menarik rambut lia.tapi dengan kuat nya tangan lia menyangga tangan wanita itu.
dua orang lain nya ingin membantu ketua geng nya tapi,dengan sigap sahabat Lia menangkis tangan dua wanita ini.
"woyy kalo berani jangan keroyokan,mau gua bonyokin satu satu lu pada hah?!!" perkataan Clara dengan sangat tegas.
__ADS_1