![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
"ehh ia ngomong ngomong dari mana kamu dapet plester itu." ucap Lia memecahkan keheningan sambil mengusap usap plester di bagian lututnya.
"aku sudah biasa bawa plester kayak gitu,kemana mana aku pasti membawa nya." kata Samuel.
"kamu ini aneh ya,beda dari yang lain." Lia terkekeh.
"kamu tambah cantik kalau senyum" cengir Samuel.
muka Lia langsung berubah menjadi dingin,dia lupa kalau sekarang dia itu sedang bersama samuel.kenapa dia jadi sok akrab gini.
"udah ahh aku mau temui teman ku" kata Lia bergegas pergi.
Samuel tetap mengikuti langkah kaki Lia,Lia tak menyadari itu.hingga saat ia ingin berbalik karena tas nya tertinggal,tanpa di sengaja Lia malah menumbuk dada kekar Samuel yang sudah berada di belakang nya.
"dihh.." desir Lia "*kamu ngapain sih di sini"
"niee mau ngembaliin tas,tas kamu tertinggal*" kata Samuel mengangkat tas Lia tinggi.
saat Lia ingin mengambil tas nya tapi Samuel malah lebih meninggi kan tas nya hingga Lia sulit untuk menjangkau nya.
"Samuel apa apa an sihh.." sebal Lia merasa di permainkan gini
"kalau mau tas ini ada syarat nya" licik Samuel.
"apa sih itu tas aku kembaliin." cetir Lia.
__ADS_1
"yaudah kalau gak mau aku bawa tas nya" Samuel berniat melewati lia.tapi Lia menghentikan tubuh Samuel.
"apa syaratnya?" tanya Lia jutek.
"kasih izin aku deketin kamu" bisik Samuel di telinga Lia.
"ih..gak..gak..gak.." Lia mendorong tubuh Samuel Hinga menjauh dari tubuh nya.
"yaudah kalau gak mau,aku gak bakal kasih tas nya." kata Samuel berlalu meninggalkan Lia.
Lia pun berfikir sejenak 'tu cowok rese' banget sumpah' batin lia.gak ada pilihan lain kini Lia mengejar langkah Samuel,lalu menghalangi langkah nya pria itu.
"okeh,aku izin nin kamu" jawab Lia terpaksa.
"nah gitu dong" Samuel mengacak acak rambut Lia lalu mengembalikan tas nya kepada Lia.
kini dia pun berjalan mengarah kelas nya,berharap sahabat sahabat nya ada di sana.tapi saat sampai di kelas ternyata bela dan Clara gak ada.
'aduh dua cunguk kemana sih,aku males di buntutin nie cowok mulu.'batin Lia melanjutkan jalan nya mengarah tempat lain.
Lia dan Samuel pun bergabung ke lapangan,mencari bela dan Clara di setiap stand stand.kali aja mereka nyangkut di salah satu stand kakak kelas,lagi beli jajanan.
saat sampai di stand nya Bagas,pria itu memanggil nama Lia.
"Lia woy sini" teriak Bagas.
__ADS_1
"ehh kak bagas" kata Lia mendekat ke stand nya Bagas,terlihat dari gerak gerik nya Samuel kelihatan nya dia agak Canggung mendekat ke arah stand nya Bagas.
"mampir sini beli apa kek,liat dikit lagi punya ku ludes,kamu sendiri yang belum mampir ke sini." celoteh Bagas.
tapi celotehan nya terhenti ketika,Bagas menatap tajam ke arah pria di samping lia.perlahan Bagas mendekati Samuel,tatapan Samuel juga sama sama tajam.
"ngapain lu di sini?" kasar Bagas.
"sorry bro,gua ke sini lagi gak cari ribut.gua di sini tamu." Samuel berusaha menahan sikap nya.
"denger ya jangan coba coba lu deketin Lia,atau lu berurusan sama gua" Bagas meraih kera baju Samuel dan menggepal kan tangan nya lalu mendaratkan tinju di wajah Samuel.
"kak bagas" teriak Lia terkejut melihat nya.
"kak Bagas apa apa an sihh" Lia menyingkirkan tangan Bagas dari kera baju Samuel.
"Lia dengerin aku,orang ini itu gak baik,kamu jangan berteman dengan dia." kata Bagas dengan nada tinggi.
Lio dan geo pun datang bingung melihat Bagas yang terlihat geram.kini mereka mengerti apa sebab nya,Lio pun menyuruh Lia untuk membawa Samuel pergi dari sini.
Lia pun menarik tangan Samuel lalu membawa pria itu pergi menuju UKS.begitu sampai UKS Lia pun langsung meminta air hangat kepada petugas UKS.
"kamu punya masalah apa sama kak Bagas?" tanya Lia sembari mengompres bekas tonjokan nya.
"masalah biasa." kata Bagas.
__ADS_1
"biasa gimana sih? kak Bagas gak mungkin nonjok kamu kalau masalah nya cuma biasa." ujar Lia yang memang tau banget dengan karakter Bagas.
Samuel hanya diem,cuma meringis menahan sakit karena terkena kompres dari Lia.