![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Halo guys maaf ya kemarin aku gak up,dan maaf waktu malming aku gak crazy up soalnya wali kelas ngasih tugas segunung dan harus selesai Minggu siang juga.maaf banget sudah mengecewakan.padahal hari Minggu seharus nya nyantai,tapi karena guru aku terlalu sayang sama murid nya jadi aja di kasih hadiah tugas banyak banget.
happy reading 😇
Samuel mendekati lia,dan membantu gadis itu berdiri.
"pergi kalian" pintah Samuel dengan nada tinggi.
"owhhh rupa ya ada pahlawan di sini,mending lu cabut bocah jangan ikut campur" perkataan meremehkan salah satu dari mereka.
Samuel tak menjawab perkataan mereka.dia berniat pergi dan membawa Lia pulang.tapi kelima anak laki laki itu menghalangi nya.salah satu dari mereka memukul Samuel hingga terjatuh ke aspal.
di lihat Lia di cekal kuat oleh dua orang dari mereka,Samuel merasa geram dengan perlakuan mereka terhadap diri nya dan lia.samuel pun mulai beradu dengan ketiga orang itu,terus tanpa henti.
hingga mereka bertiga terkepar jatuh kesakitan.kini giliran orang yang mencekal Lia,mereka mulai ingin menyerang Samuel tapi Samuel sudah lebih dulu menghajar mereka berdua.
dengan kalap nya Samuel menghajar mereka hingga mereka tak bisa lagi melawan samuel.kini Samuel mendekat ke arah Lia.
"Lia kamu gak papa?" tanya Samuel meraih wajah Lia.
Lia menggeleng lalu memeluk Samuel ketakutan.tubuh Lia gemetar,seperti orang kedinginan.
Samuel pun beranjak berdiri ingin membawa Lia pergi dari tempat itu.tapi hal yang tidak di sangka terjadi.salah satu dari mereka kembali menyerang samuel.lalu menusukkan sebuah pisau tepat di perut Samuel.
__ADS_1
"akhhhh......" desiran kesakitan dari Samuel, lalu terhuyung jatuh kebelakang.
Lia membelalakkan matanya sangat terkejut.lia langsung menghampiri Samuel dan menarik pisaunya dari perut samuel.lia menangis histeris,dia benar benar syok.
kelima laki laki itu kembali menghampiri Lia,berusaha untuk membawa lia.tapi entah kenapa seketika jati diri Lia berubah draktis.lia mengepalkan tangan nya emosi.saat pundak nya di Sentuh oleh sebuah tangan yang kuat.
Lia langsung memegang tangan di pundak nya itu dan memuntir nya kebelakan.langsung mematahkan tangan lelaki itu begitu keras dan kuat.
"pergi kalian dari sini!!!,atau gua bunuh kalian satu satu!!!" teriak Lia menyodorkan pisau yang tadi.
kelima laki laki itu tak takut dengan ancaman Lia mereka meremehkan perkataan Lia lagi.dan mencoba mendekati Lia kembali.
"jangan galak galak...kita cuma mau ngajak kamu bersenang senang." ujar laki laki yang saat ini mendekati Lia di iringi gelak tawa dari teman teman nya.
"gua bilang pergi kalian dari sini,atau..." Lia lebih mendekatkan lagi pisau itu di leher laki laki itu.
tanpa ambil kata mereka pergi kabur,Lia menggeledah kantong laki laki yang sedang dalam tahanan nya.lia mengambil sebuah dompet,lalu menyungkurkan pria itu ke aspal.tidak lama orang itu langsung lari kebirit birit.
Lia kembali menemui Samuel Yang sedang menahan sakit nya.lia langsung membawa Samuel ke arah mobil,berniat ingin membawanya ke rumah sakit.
"El...bertahan ya,kamu harus bertahan." Lia menangis histeris sembari mengendarai mobil nya begitu laju mengarah rumah sakit.
"Lia...kamu jangan nagis,,,,aku gak papa" Samuel terbatuk batuk menahan sakit dengan keringat yang bercucuran deras.
__ADS_1
"gak papa gimana!!! liat darah kamu.." air mata Lia bertambah pecah sembari memarahi Samuel.
Samuel terus menahan sakit nya,sembari memegangi bagian tusukan nya.samuel terus menahan sakit nya melihat ke arah Lia yang bertambah histeris dalam tangisan nya.
Samuel berusaha susah payah mendekatkan tubuh nya ke arah lia.lalu tangan nya terangkat,menyeka air mata Lia yang turun dengan deras nya.
"jangan cengeng,air mata kamu itu sangat berharga." bisik Samuel.
Lia menyentuh tangan Samuel yang masih berada di wajah nya.ia menangis lagi melihat tangan Samuel yang sudah berlumuran darah.lia bisa mencium bau hanyir darah yang sangat pekat.
begitu sampai di rumah sakit Samuel langsung di tanganin oleh dokter.lia terus mencoba tenang menunggu kabar dari dokter.tak lama setelah itu keluarga Lia datang berbondong bondong.
Kesya langsung mendekat ke arah Lia yang sedang menangis sendu.baju Lia berlumuran darah,tangan dan wajah nya juga ada cercaan darah yang kering menempel di sana.
"Lia....kamu gak papa nak?" tanya Kesya benar benar cemas.dia mengira Lia telah melakukan hal nekad lagi.
"mahh....El mah...." Lia menangis di pelukan Kesya dengan isakan yang tidak biasa.
"Samuel? dia kenapa?." tanya Kesya mengusap air mata Lia.
"Samuel tertusuk pisau" Lia bertambah menangis memeluk kembali Kesya.
Bersambung......
__ADS_1