![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Happy reading 😇
"Lia kamu sabar ya,kamu harus tegar biar Hyun juga kuat melawan penyakit nya." Ninda terus membelai punggung Lia prihatin.
Lia terus tersedak tangis,dia benar benar tidak tega melihat kondisi Hyun yang tak ada perubahan sedikit pun.terlihat di dalam sana,serry sang bunda Hyun juga seperti nya lebih terpukul dari Lia.ya jelas!serry kan ibu yang telah melahirkan dan membesarkan Hyun hingga menjadi anak yang tangguh seperti sekarang.
tapi ketangguhan nya tak terlihat lagi,saat Hyun terbaring lemas dengan di bantu beberapa alat medis seperti itu.
🍃🍃🍃🍃🍃
Pukul 20.02 malam
menjelang malam hari,Lia terbangun dari tidur nya saat menyadari sesuatu menyentuh kepala nya lembut.hyun! pria itu sadar dari koma nya.tadi nya Lia ingin berteriak tapi Hyun menghentikan pergerakan nya dengan berkata.
"Lia.." dengan susah payah Hyun menyebut nama itu "li..lia" ucap nya lagi dengan terbata bata.
"iya aku di sini,Hyun.." Lia menangis langsung memeluk Hyun.
"jangan men..nangis,aku...a..aku..sa..sa..sayang kamu." Hyun berkata dengan suara lemas sembari terbata bata.
"aku juga sayang sama kamu." ujar Lia.
tiba tiba dokter Ninda datang,terkejut melihat Hyun dengan mata yang terbuka.saat ingin mendekat,dokter Ninda mengurungkan niat nya saat mendengar perkataan Hyun.
__ADS_1
"ber..berjanjilah satu...hal untuk...ku,jangan...pernah me...me..menang..menangis lagi..." kata kata Hyun dengan nafas yang tak beraturan.
"aku gak akan menangis kalau kamu sembuh,aku janji aku janji..." Lia mencium punggung tangan Hyun berkali kali.
Hyun merentangkan tangan nya ingin sekali memeluk erat lia.lalu akhirnya Hyun pun berpelukan dengan lia.memeluk erat tubuh Lia dengan sisa tenaganya.lalu mencium pipi Lia sejenak dan berbisik.
"aku mencintaimu" bisik Hyun di telinga Lia.
hingga tiba tiba tangan Hyun luruh jatuh tak ada tenaga.lia menarik tubuh Hyun yang tiba tiba lepas dari pelukan nya.
"Hyun......" teriakan yang menggema terkejut.
dokter Ninda yang melihat nya langsung mendekat ke arah Hyun,dan memeriksa kondisi Hyun.
bunyi alat monitor menggema datar tak bercengkok sedikitpun.dokter Ninda mengambil alat pemancing jantung,tak lama setelah itu para suster mulai berdatangan.
Lia mundur satu langkah dengan tangan yang menutupi mulut nya.jantung lia berdebar kencang,rasa takut menyelimuti nya kini.melihat wajah Hyun yang sangat pucat.
"Hyun....Hyun....Hyun..." berkali kali Lia memanggil nama itu,berharap Hyun akan kembali siuman.
terus memancing jantung Hyun,berharap jantung nya dapat ter picu kembali.tapi dokter Ninda menopangkan tangan nya di tepi ranjang.dengan nafas pasrah.
"Tante kenapa berhenti,apa yang terjadi?" tanya Lia menangis histeris.
__ADS_1
"Lia...Hyun sudah..." belum sempat dokter Ninda meneruskan perkataan nya Lia langsung memotong nya.
"enggak jangan katakan hal itu,jangan!!!!" marah Lia mendekat ke arah Hyun dan memeluk nya.
"Lia Hyun sudah gak ada" ujar dokter Ninda menegaskan.
"Enggak!!!enggak!!!! Hyun pasti sembuh.tante salah!!!...Tante salah!!!." Lia membentak dengan amarah nya.
"Lia...detak jantung Hyun sudah tidak berfungsi.denyut nadi nya sudah terhenti." jelas dokter Ninda mencoba menjelaskan.
"gak mungkin..gak mungkin...Lia akan bawa Hyun ke dokter lain.tante Ninda pasti salah!!!..pasti salah!!!!" lagi lagi Lia mengatakan hal yang sama.
hingga Kesya dan kedua orang tua Hyun datang memasuki ruangan.serry langsung memeluk Hyun histeris.dia tak percaya anak nya akan pergi secepat ini.
"mah...ayok kita bawa Hyun ke dokter lain,ayok mah" ajak Lia merengek kepada Kesya.
"Lia kamu harus menerima semua nya ya nak, ikhlas kan Hyun,kamu yang sabar" ujar Kesya memeluk Lia erat.
"enggak mah..." teriak Lia lalau tiba tiba terjatuh dan pingsan begitu saja.
Lia terlihat sangat tidak menerima kenyataan ini.sampai sampai dia terjatuh pingsan.tenaganya sudah habis,mental nya tergertak oleh kenyataan hingga tak bisa menahan diri untuk tetap kuat.
Bersambung.....
__ADS_1
Like, komen,vot nya yukkkk❤️❤️❤️