![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
"geo lebih baik kamu jangan gegabah dulu,biarkan kondisi nya tenang dulu.kasian Lia,yang ada nanti kamu buat dia tambah sedih." nasehat dari Clara.
geo pun berfikir,berusaha menenangkan diri nya.rasa nya dia tidak terima jika mendengar ada orang yang membuat sang adik menjadi sedih seperti ini.
di sisi lain Samuel terlihat marah dan frustasi.dia benar benar menyesal berkata seperti tadi kepada Lia.
"bego...bego..bego...kenapa bisa bisa nya gua nuduh Lia kayak tadi,lu kenapa El..lu kenapa bangsat.." Samuel terus memukul dinding kamar nya tanpa memedulikan tangan nya yang mulai memar.
Samuel pergi ke arah toilet,ia ingin mandi agar bisa berfikir dengan sehat.samuel terus mengguyur tubuh nya,sambil melamuni kejadian tadi di Padang rumput.perkataan Lia terus menggema di telinga nya.terlihat dari binar mata Lia,kekecewaan yang begitu dalam.
Samuel mengaku salah karena dia sudah berani menemui lisa.di tambah lagi dengan bodoh nya dia membawa Lisa ke tempat yang bukan lain adalah tempat spesial nya dia bersama lia.tempat yang penuh kenangan,dan selalu terlihat indah sejak ia jadian dengan Lia.
🍃🍃🍃🍃🍃
"Lia makan ya" ujar bela ingin menyuapi Lia makanan.
"aku gak lapar bel,kalian aja sana makan." kata Lia langsung merebahkan tubuh nya kembali dan menutupi wajah nya dengan selimut.
bela dan Clara pun tak berani berkata apa apa.dia tau Lia sedang sedih,walau kini gadis itu tidak menangis.tapi terlihat dari wajah Lia,tampak kesedihan yang begitu dalam.
__ADS_1
perasaan Lia sangat hancur berkeping keping.awal nya dia mengira bahwa hubungan nya dengan Samuel tidak berhenti sampai di sini saja.tapi dengan mudah nya Samuel mengecewakan lia.rasanya sesak sekali dada ini saat setelah mengatakan ingin memutuskan hubungan dengan Samuel.
sebenar nya hati nya tidak rela.tapi Lia sudah terlanjur kecewa.pilu dan menyakitkan,sudah cukup selama ini Lia melihat Samuel bermain dengan Lisa di belakang nya.walau Lia tidak tau apa saja yang Samuel lakukan dengan Lisa, tapi dia benar benar kecewa walau Samuel hanya bertemu saja dengan Lisa.
menjelang malam tiba,Lia kini sedang duduk di kasur nya dengan kedua sahabat nya.menonton film horor terbaru yang baru saja di tayangkan di layar TV.
terlihat dari mata Lia,gadis itu sedang mencoba melupakan masalah nya.sahabat sahabat nya pun tau itu,kalau Lia saat ini sedang mengumpat kesedihan nya.
tiba tiba handphone Lia berbunyi,ada panggilan masuk dari samuel.sebenar nya ponsel Lia sudah berbunyi sejak Lia tidur,banyak pesan masuk dari samuel.tapi Lia tak sama sekali memedulikan hal itu,bahkan sampai dia malas membaca pesan nya.
Lia melempar handpone nya,hingga terpental jauh.bunyi gertakan layar handphone yang pecah mengejutkan bela dan Clara.
Clara pun mengambil ponsel milik Lia,di lihat layar nya pecah.mungkin saking kuat nya Lia melempar handpone nya,makanya layar nya bisa seperti ini.
"Li handphone kamu sampai pecah gini." Clara bingung menatap layar handphone nya.
"dah ah aku mau makan malam,mau ikut gak" Lia mengalihkan pembicaraan nya dan langsung keluar dari kamar.
Clara menatap bela,lalu setelah itu pergi mengekori Lia ke arah ruang makan.di sana sudah nampak Rangga dan kesya.sedangkan Lio dan geo berada di ruang TV entah mereka sedang apa.
__ADS_1
"night sayang" sapa Rangga.
"night pah" jawab Lia singkat respon.
"kamu kenapa?kok gak biasa nya gini hemm.." Rangga berdiri lalu mengusap kepala Lia.
"Lia lapar pah." Lia berusaha tersenyum kepada Rangga.
"ouhh anak papah lapar,mah lapar kata nya." Rangga kembali duduk di meja makan.
Lio dan geo kini berkumpul di sini,duduk di tempat nya masing masing.
"bela..Clara..kalian jadi nginep di sini?" tanya Kesya sembari menyediakan nasi ke piring Rangga.
"iya Tante." jawab Clara.
"boleh kan Tante kita nginep sini" tanya bela tidak seperti biasa nya.
"ya boleh dong,kamu kayak gak biasa nginep di sini aja." Kesya tersenyum mendengar pertanyaan bela barusan.
__ADS_1
Lio terus menatap kembaran nya yang terlihat tidak punya selera untuk berkata apa apa.lia terlihat menyantap makanan nya dengan hambar.lio tau,Lia memang terlihat sedang berusaha menguatkan diri di depan semua nya.