![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
"kak Lio kenapasih,kok dari tadi aku perhatiin kakak banyak ngelamun" tegur Lia heran melihat sikap Lio sekarang.
Lio tak menggubris perkataan Lia,ia memilih langsung masuk ke kamar nya.sedangkan Lia masih bingung dengan sikap Lio yang tidak sepeti biasa nya.
🍃🍃🍃🍃🍃
di ruang TV
setelah selesai makan siang,Lio duduk menghadap TV bersama dengan Kesya yang sedang asik membaca majalah.sesekali Lio menatap ke arah mama nya seperti ada sesuatu yang ingin ia tanyakan kepada mamah nya.
"kamu kenapa kok liatin mamah begitu?" tanya Kesya yang menyadari tatapan Lio yang sulit di artikan itu.
sontak Lio menutup laptopnya memberanikan diri mendekat ke arah kesya.ia duduk di samping Kesya sembari dengan pergerakan ragu.
"mah Lio mau tanya sesuatu." kata Lio mulai membuat percakapan.
"tanya apa?katakan.." ujar Kesya masih fokus kepada majalah nya.
__ADS_1
"kalau penyakit kangker usus stadium 4 itu masih bisa di sembukan atau gak?" tanya Lio ragu membuat kesya langsung menutup majalah nya.
"ada apa kamu menanyakan soal itu?" tanya Kesya ada perasaan aneh yang kini mengganjal.
"em..Lio cuma tanya kok mah,Lio penasaran aja sama pelajaran yang kemarin Lio pelajari di kampus" Lio terpaksa berbohong
'maafin Lio mah,Lio udah berani bohong sama mamah' batin Lio merasa Canggung karena telah membohongi mamah nya sendiri.
"ouhhh gitu,jadi kanker usus stadium 4 itu bisa di bilang kanker yang sudah tidak bisa di sembuhkan.karena kanker nya sudah mencapai batas puncak dan menjalar ke seluruh usus dari sang pengindap,hal tersebut bisa membahayakan nyawa orang yang mengindap penyakit itu.resiko nya adalah kematian.meskipun begitu orang yang mengindap penyakit ini perlu menjalani pengobatan kangker kolorektral." penjelasan Kesya dengan sangat santai.
"resiko nya kematian mah?" tanya Lio cemas.
seketika Lio langsung lemas,ia benar benar tidak bisa menyembunyikan hal sebesar ini.rasa nya ia ingin sekali mengatakan nya kepada lia.tapi bagai mana dengan Hyun jika Lia tau ini semua.
Lio mengacak acak rambut nya frustasi,merasa diri nya tak bisa berbuat apa apa sekarang.kesya melihat ke arah Lio,dia merasa aneh melihat Lio yang tiba tiba mengacak acak rambut nya.
"Lio kamu kenapa?" tanya Kesya.
__ADS_1
"engga mah.lio ke kamar dulu ya mah" ujar Lio mengambil laptop nya lalu beranjak pergi ke kamar.
...******...
beberapa Minggu Lia dan hyun sedang asik menikmati makan siang nya.sembari bercakap ini itu.dengan senyum yang selalu mengembang di wajah mereka.
"hyun jadi kapan kita tunangan,bukan kah dua bulan yang lalu kamu bilang ingin melamar aku?" tanya Lia mengingat perkataan Hyun dua bulan yang lalu
"apa tidak terburu buru?kita kan masih kuliah?" ujar Hyun.
"lho..bukan nya kamu sendiri yang bilang,gak masalahkan masih kuliah.kan hanya sekedar tunangan untuk mengikat lebih kuat lagi.itu kan yang kamu katakan." Lia masih menikmati makanan nya.
Hyun masih ingat sekali perkataan itu,yang pernah keluar dari mulut nya.dulu dia memang sangat optimis ingin melamar Lia dan bertunangan dengan nya.tapi,setelah dia mengetahui akan penyakitnya.rasa nya rencana itu seketika di ragui untuk diri nya.
"tapi aku pikir pikir lagi seperti nya memang terlalu cepet." Hyun berusaha untuk mencari alasan agar Lia tak ingin segera bertunangan dengan nya.
"kenapa?menurut aku gak papa kok,aku juga udah bilang sama mamah dan papah.kata mereka itu lebih bagus kalau kita tunangan dulu,dan kak Lio juga gak masalah aku lengkahin.kan kita saudara kembar dan umur kita juga sama cuma beda beberapa menit saja." jelas Lia memastikan untuk Hyun ingin bertunangan dengan nya.
__ADS_1
"nanti aku bicarain sama ayah dan bunda dulu ya" kata Hyun canggung.
sebenarnya Hyun ingin sekali bertunangan dengan lia.tapi apalah daya nya sekarang,bagi dia kini.diri nya hanyalah laki laki penyakitan,yang nanti nya akan menjadi beban untuk Lia.'aku gak tau del,apa hidupku masih panjang atau tinggal beberapa saat lagi'batin Hyun meratapi nasib nya.