![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Tepat jam 12 malam teng,Lia,Lio dan geo kini telah memasukkan barang barang bawaan nya kedalam mobil.mereka akan segera meluncur ke sekolah karena bus nya menunggu di sekolah.
Lia sibuk menata rambut nya,di dalam mobil Lia terus ngoce ngoce gak jelas karena malam malam buta seperti ini dia di bangunin.lio dan geo yang mendengar nya merasa risih.
"kenapa sih harus malam kayak gini.ini kan waktu nya buat orang tidur." geruntu Lia membaringkan tubuh nya di jok belakang.
"supaya sampe sana itu pagi,terus pas mendaki gak bakal kemalem man."kata geo.
"betul tu Li,bukan nya tadi kamu yang paling semangat ya buat bangun lebih awal.li...lia..." panggil Lio.pas di lihat ternyata Lia di belakang sudah tidur lagi aja.
"nie anak malah molor" sebal Lio.
tak membutuhkan waktu lama kini mobil telah terparkir rapih di lapangan sekolah.sudah banyak orang yang berdatangan di sana.terutama kedua sahabat nya Lia.
"hai..Lia mana?" tanya bela kepada Lio.
"tu lagi molor di mobil" dingin Lio lalu menurunkan kembali barang barang bawaan nya.
"ya ampun Lia..bangun..bangun...woy" kata bela menggubris Lia yang sedang enak enak nya tidur.
"aduhh apasih aku masih ngantuk" sewot Lia langsung duduk.
__ADS_1
"kamu mau ketinggalan bus?" tanya Clara membuat Lia membelalakkan mata nya lalu langsung turun dari mobil.
Lia mendengus kesal saat kedua sahabat nya hanya ngerjain dia.dengan kesal Lia mengangkat tas nya lalu berjalan ke arah bus.begitu sampai di dalam bus,Lia terkejut saat tempat duduk nya ternyata sampingan sama Lisa.
"hai lia" sapa Lisa tapi Lia hanya membuang tatapan nya ke arah bela.
"bel kamu di sini" Lia menarik baju bela hingga bela terduduk jatuh di tempat yang seharusnya menjadi tempat nya lia.lalu Lia langsung duduk di samping Clara.
"ini kan tempat kamu,tuker balik" kata bela berdiri dari duduk nya,tapi Lia hanya menatap tajam ke arah bela hingga membuat bela merinding takut.
"iya iya deh aku ngalah." kata bela pasrah.
"hati hati ya di sana" kata Samuel.
Lia langsung berdiri dan berniat beranjak pergi.tapi dengan cepat Samuel meraih tangan nya lalu memeluk tubuh Lia sepihak.
"plis..maafin aku,aku gak ada maksud buat nyakitin kamu." kata Samuel.
Lia tetep berontak,dia gak mau membahas tentang ini.dia sudah terlalu lelah mengingat kejadian itu.lia pun melepas pelukan Samuel kasar.
"Li aku mohon,apa yang harus aku lakuin supaya kamu percaya sama aku." tanya Samuel.
__ADS_1
"aku mau kamu jauhi Lisa..." spontan Lia berkata seperti itu.
"okey aku akan jauhi dia,kalau itu yang membuat kamu jadi gak marah lagi sama aku." ucap Samuel
memang itu tujuan Samuel dari awal,untuk menjauh dari lisa.perempuan yang sudah mencintai kakak nya sendiri saat dia juga mencintai lisa.makan nya kenapa sekarang Samuel tidak tinggal serumah dengan kakak nya,karena dia masih punya dendam soal masalah dulu.dan gara gara Lisa juga hubungan mereka jadi renggang,setelah melihat kakak nya berpacaran dengan Lisa dari situlah perpecahan persaudaraan mereka di mulai.
"kamu janjikan sama aku?kamu gak akan berduaan lagi sama Lisa." Lia langsung melekatkan air matanya di kedua kelopak matanya.
"aku janji,stttsss..jangan nangis dong" kata Samuel mendekatkan Lia ke dalam pelukan nya.
"aku cuma takut kehilangan kamu,aku sayang banget sama kamu.aku gak suka kamu Deket deket sama cewek lain." kata Lia terisak tangis dalam pelukan Samuel.
"aku juga sayang banget sama kamu,aku gak bisa jauh dari kamu.aku gak mau kamu marah lagi " ujar Samuel
"tunggu jidad kamu kenapa kok di perban begini? " tanya Samuel saat menyadari perban di kepala Lia.
"tadi siang mobil aku nabrak pohon" kata Lia jujur.
"siang tadi?waktu aku ngejar kamu itu?maafin aku ya,gara gara aku kamu jadi begini." Samuel merasa bersalah.
"gak kok aku gak papa" ujar Lia.
__ADS_1