[S2] SI KEMBAR

[S2] SI KEMBAR
Chapter.76


__ADS_3

kini mobil Lia pun telah terparkir rapih di parkiran rumah sakit.dengan tak sabar Lia ingin sekali mengintrogasi Hyun yang entah apa alasan nya menghilang tanpa kabar.


"Li tunggu dong jangan cepet cepet" geruntu bela yang merasa berjalan tergesah gesah.


"aku udah gak sabar ingin menanyakan semua nya sama Hyun." Lia berkata tanpa menghentikan langkah nya.


baru saja Lia berjalan menelusuri beberapa kolidor rumah sakit.ia bertemu dengan dokter Ninda.


"Lia..." panggil dokter Ninda.


"eh Tante Ninda." jawab Lia tersenyum.


"kamu mau ketemu sama Hyun ya?" tanya Ninda


"iya Tante,kok Tante tau." Lia masih memasang senyum lebar nya.


"iya tau,mari biar Tante antar." ujar Ninda yang perkataan nya tak di gubris oleh Lia sama sekali.

__ADS_1


Lia langsung berjalan mengekori Ninda,begitu juga dengan kedua sahabat nya yang berjalan di samping lia.senyuman tipis Lia masih terpampang jelas di kedua sudut bibir nya.


beberapa saat kemudian langkah mereka terhenti di depan pintu ruang ICU.lia terkejut saat melihat papah dan mamah nya berada di sana.lio juga ada berdiri di samping Kesya duduk.


"lho papah,mamah,kak Lio kalian juga ada di sini?" Lia ternganga masih dengan senyuman tapi sangat terlihat miris.


"ini ada apa sih?" bingung Lia melihat papah nya yang super duper sibuk kenapa bisa ada di rumah sakit dan sedang apa mereka di sini.


mereka hanya diam tak bisa berkata apa apa,hanya memandang lemas ke arah lia.lia semakin bingung dengan semua ni,begitu juga dengan kedua sahabat Lia yang berdiri di belakang Lia.


"Lia ayok ikut Tante." ujar Ninda merangkul Lia lembut mulai memasuki ruang ICU.


"Adelia?" serry langsung memeluk Lia sembari menangis histeris.


"bunda kenapa?" tanya Lia bertambah bingung.


serry terus terisak tangis nya,tatapan Lia masih belum menggeleda Ruang ICU yang begitu luas ini.ia masih menatap lekat meminta penjelasan kepada semua nya.

__ADS_1


"hyun..." rintihan serry seketika menunjuk ke arah jendela kaca yang menembus pandang ke arah ruang rawat khusus nya Hyun.


Lia mengikuti arah yang di tunjukkan oleh serry,seketika Lia menutup mulut nya sangat terkejut.Jlep!!!!.......seketika hati Lia beku,mengeras seperti batu.rasa nya seluruh tubuh nya mati tak bisa bergerak melihat pemandangan yang sangat tak bisa ia yakini.


tak lama air mata yang membendung itu pecah,teriakan Lia bergemuruh di ruang ICU tersebut.tak bisa lagi Lia mengendalikan diri nya,hampir saja ia terjatuh.tapi dokter Ninda menahan diri nya,Lio yang mendengar suara tersebut langsung menerobos masuk.


Lio langsung mendekat ke arah Lia,menopang tubuh Lia yang hampir terjatuh.lio terus mengelus elus lengan Lia mencoba untuk menguatkan gadis itu.


"hy...Hyu..hyuunnnn......." teriakan Lia yang meledak hebat dengan tangisan yang bertambah pecah membanjiri wajah mulus gadis itu.


"kak Lio....." Lia memeluk Lio erat dan sangat sangat erat berusaha mencari kekuatan untuk menerima semua nya.beberapa hari Hyun menghilang,dan kini saat ia bertemu kembali.lia harus di perlihatkan kenyataan yang benar benar memedihkan ini.


Lio hanya bisa membalas pelukan Lia,tak bisa mengatakan apapun selain belaian lembut yang ia berikan untuk lia.ini yang sangat ia benci,setiap kali melihat Lia menangis seperti ini.rasa nya hati Lio begitu teriris sakit.rasa nya Lio telah gagal memenjarakan bendungan air mata emas ini,yang begitu berharga bagi nya.


"kamu yang kuat" ucap Lio mengatakan kata kata yang tak mungkin bisa Lia jalani saat ini.


Lia melepas pelukan nya dari lio.ia berusaha berjalan angkuh ke arah pintu itu dan masuk menemui Hyun di sana.saat ingin membuka pintu tersebut,rasa nya Lia tak kuat menggenggam tangkai pintu nya.sangat terasa berat untuk lia.tapi Lia berusaha menguatkan diri sejenak sebelum pintu itu terbuka dan ia mulai masuk ke dalam nya.

__ADS_1


langkah demi langkah Lia perhitungkan dengan setiap tetesan air mata yang turun.dengan kedua tangan yang ia genggam erat di depan dada.perlahan Lia mulai mendekati bad yang di tiduri hyun.terdengar jelas bunyi alat monitor menggema di telinga Lia.


"hyun..." rintih Lia dengan suara bergetar lalu duduk di kursi samping Hyun terbaring.


__ADS_2