[S2] SI KEMBAR

[S2] SI KEMBAR
Chapter.74


__ADS_3

pertandingan kini telah usai,tim Lia berhasil memenangkan nya dengan lelah yang tak sia sia.saat selesai Lia langsung mencari Hyun,tapi Lia sudah mencari keberadaan pria itu di lapangan.tetap saja dia tidak menemukan nya.lia pun mendatangi teman Hyun yang berada di sudut lapangan.


"apa kalian liat Hyun?" tanya Lia kepada teman nya Hyun.


"tadi sih Hyun pergi sama Lio,kelihatanya mereka sangat buru buru" jawab anak itu.


"apa kalian tau mereka pergi ke mana?" tanya lagi Lia.


"gua sih gak tau jelas,tapi tadi Lio sama Hyun naik mobil keluar dari kampus." ujar anak itu lagi.


setelah berterima kasih,Lia pun langsung pergi menuju kafe kampus.ia merogo tas nya untuk mencari handphone dia.dia berusaha menghubungi handphone Hyun tapi tak di jawab oleh anak itu.lia mencoba menelfon Lio,terus menerus aktif tapi sama saja tak ada jawaban.tiba tiba perasaan Lia sedikit agak cemas entah kenapa.


di rumah sakit Lio terus menatap handphone nya yang sendari tadi berdering tak henti henti.dia tak berani menjawab panggilan dari Lia.lio belum tau harus menjawab apa jika Lia menanyakan soal Hyun.


"apa yang harus aku lakukan sekarang" bisik Lio tersandar melihat kondisi Hyun dari kejauhan.

__ADS_1


Hyun kini telah di pindahkan ke ruang ICU.ninda bilang jika Hyun besok belum juga sadar,itu berarti Hyun mengalami koma.


Lio menopangkan kepala nya di kaca jendela yang menembus pandang ke ruang ICU nya hyun.dari sini Lio bisa melihat Hyun yang terlihat lemah,dengan bantuan alat pernapasan dan beberapa alat lain nya yang melekat di tubuh nya.


Lio keluar dari ruangan itu,lalu menuju kafe yang tak jauh dari rumah sakit ini.lio masih teringat perkataan dokter Ninda tadi.'kangkernya sudah menyebar ke seluruh usus nya Hyun,tidak ada harapan lagi untuk kita bertindak.kini yang bisa kita lakukan hanyalah banyak berdoa,semoga Allah memberikan keajaiban untuk hyun.'lio masih sangat mengingat jelas kata demi kata yang tadi dokter Ninda ucapkan.


saat sedang terduduk lesu dengan tak di sangka Kesya mendatangi tempat duduk Lio.


"Lio kamu kok ada di sini,kamu bolos ya" tegur Kesya mengingat Lio yang masih ada jam kuliah.


"Lio...Lio.." bingung Lio harus berkata apa,bisa di bilang dia sekarang memang ngebolos karena panik mengantarkan Hyun ke rumah sakit.


"Lio habis nganterin Hyun ke rumah sakit mah" ujar Lio seketika merubah mimik muka Lia menjadi bingung.


"Hyun?,memang dia sakit apa?kamu jangan cari alasan yang gak jelas ya"Kesya merasa Lio sedang mengelabuhi nya.

__ADS_1


"Lio gak bohong mah,Hyun punya penyakit kangker usus" Lio pasrah karena dia sekarang tak bisa menyembunyikan hal ini lagi dari mamah nya.


"apa?Hyun sakit kangker?kamu jangan Ngada Ngada lio.jangan belajar berbohong ini gak lucu." kesya geram masih tak percaya dengan ucapan Lio.


"emang wajah Lio terlihat seperti pembohong ya.lio serius mah,kalo gak percaya mamah bisa cek sendiri ke rumah sakit.hyun sekarang di tangani oleh Tante Ninda temen mamah sendiri." penjelasan Lio.


Kesya seketika terduduk kaku,dia masih tak percaya laki laki yang dia anggap sebagai calon menantunya sakit separah ini.


"apa Lia tau?" tanya Kesya.


Lio menggelar pelan dengan wajah lesu.kesya ikut lemas mendengar hal ini,apa lagi saat tau Lia belum mengetahui pasal ini.


"Lio bingung mah harus bilang apa sama Lia jika dia menanyakan Hyun nanti." Lio mencoba menenangkan diri nya.dia tak mau membuat Lia sedih lagi dia sudah cukup senang melihat selama beberapa tahun ini Lia bahagia.


Lio tak mau lagi kehilangan senyuman manis lia.dengan susah payah dia menjaga senyuman itu,dan kini dia tak mau lagi kehilangan mutiara emas itu.

__ADS_1


bersambung.....


sampe sini dulu ya,jangan lupa dukung author nya dengan tinggal kan like, komen and vot nya❤️❤️❤️


__ADS_2