[S2] SI KEMBAR

[S2] SI KEMBAR
Chapter.47


__ADS_3

mereka semua pun telah bubar untuk melakukan kegiatan istirahat nya masing masing.lia masih asik berbincang bincang dengan kedua sahabat nya.mendengarkan ocehan bela yang gak jelas itu.


"pemandangan sih bagus,tapi kok sinyal nya gak ada.kesel banget dah" geruntu bela mengotak ati handphone nya.


"nama nya juga di gunung" kata lia terkekeh.


"guys bentar dulu ya,aku mau ngambil air minum di sana" tunjuk Clara ke arah galon yang tak jauh dari tenda nya.


Clara berjalan ke arah galon untuk mengambil air minum,saat sedang berjalan.clara tak sengaja melihat Geo yang sedang memojokkan Lisa di sebuah pohon belakang tenda.bagi Clara mereka terlihat begitu romantis.


seketika pikiran Clara menjadi aneh,dia berfikir bahwa geo menyukai lisa.hati nya pilu melihat pemandangan ini.mata nya yang tak pernah berkaca,kini mulai berlinangan air mata.sesak dan sakit,tak kuat menahan rasa yang kenyataan nya memilukan ini.


Clara berbalik tak jadi mengambil air,dia malah langsung masuk ke tenda dan merebahkan tubuh nya di dalam sana.lia dan bela yang melihat hal itu merasa heran.


"Clara..kamu kenapa,gak jadi ambil air?" tanya Lia dari luar tenda.


"kepala aku tiba tiba pusing,aku mau istirahat dulu." ucap Clara pelan.

__ADS_1


"Clara kenapa sih?" tanya bela.


Lia menggeleng geleng kan kepala nya tak tau.


'pantesan kamu belum bisa jawab perasaan aku,ternyata kamu suka sama cewek lain,dan kenapa harus Lisa orang nya.'batin Clara terisak tangis lalu memejamkan mata nya.


Di sudut pohon besar yang menjulang tinggi di belakang tenda.geo dengan angkuh nya dia mengintrogasi lisa.mata nya tajam menatap Lisa,sedangkan Lisa hanya bisa menundukkan pandangan nya takut.


geo terus mem mepet Lisa di dasar pohon itu.geo sedang meminta penjelasan Lisa mengenai Samuel.


"Samuel Ardiansyah maksudnya?" tanya Lisa dengan nada bergetar takut.


geo hanya mendehem,terus menatap Lisa dengan tatapan mengerikan.lisa bertambah takut,dia tidak tau apa maksud geo menanyakan hal ini.


"aku sama Samuel cuma sahabat,aku gak tau sama perasaan aku sendiri sekarang." kata Lisa.


"liat gua.....,gua peringati sama lu,jauhi Samuel jangan pernah elu deketin dia,kalau tidak lu berurusan sama gua." ancam geo.

__ADS_1


geo hanya ingin Lia mendapatkan laki laki yang tepat,karena geo sudah menganggap Lia seperti adik kandung nya sendiri.sama seperti keluarganya menganggap dia adalah bagian keluar nya.


geo tak ingin Lia di kecewakan oleh siapapun,karena sebagai seorang kakak geo sangat menyayangi Lia.


Malam pun tiba,semua anak anak kembali berkumpul melingkari api unggun yang telah menyala di tengah tengah mereka.sambil bernyanyi,dan menikmati persembahan dari anak anak yang ingin menampilkan suguhan kecil nya.contoh nya seperti bermain gitar,bernyanyi,tebak kata,melontarkan pantun dan puisi.


kebahagiaan anak anak yang terlihat mengembangkan senyum nya.bersorak sorak bahagia.


"Clara kamu kenapa sih gak biasa nya begini" tanya bela menyenggol lengan Clara.


Clara hanya terdiam menatap tajam ke arah Lisa,Lisa yang menyadari hal tersebut.menatap kembali Clara dengan senyum nya tetapi berbeda dengan Clara,tatapan nya kali ini terlihat seperti ada kobaran kebencian.sangat menyeramkan seperti seakan akan ingin menerkam Lisa dengan lahap.


"Clarr...kenapa sih" tanya Lia takut dengan sikap Clara yang aneh sekali.


Clara menatap ke arah geo,laki laki itu benar benar sedang menatap selidik ke arah lisa.clara yang melihat sudut mata geo yang tak berkedip menatap Lisa.hati dia bertambah sakit dan yakin bahwa geo memang benar benar menyukai Lisa.


'apa gini rasa nya mencintai orang yang tidak bisa mencintai kita kembali?,sakit dan benar benar menusuk pilu di dalam sana.'batin Clara mengumpat air mata nya agar tak jatuh.

__ADS_1


__ADS_2