[S2] SI KEMBAR

[S2] SI KEMBAR
Chapter.23


__ADS_3

Setelah selesai mandi lia membaringkan tubuh nya lagi di atas kasur.dia merasakan pusing kepala,dingin dan lemes.tapi yang namanya Lia itu pasti selalu di bikin kuat.


Lia mulai batuk batuk,hidung nya tersumbat.tubuh nya bertambah lemas.


"Lia kok bisa sakit gini sih" kata Kesya mulai memeriksa Lia.


"ya Allah suhu badan nya 40°C." Kesya terkejut lalu mulai memeriksa Lia lagi


"pah Lia kena tipes kayak nya" kata Kesya lirih


"tipes mah?" terkejut Rangga


"iya pah dari gejala nya ini gejala tipes." kata Kesya "Lia kita ke rumah sakit ya,supaya lebih intensif sayang"


"Lia gak mau ke rumah sakit,Lia mau di rumah" kata Lia karena dia malas berlama lamaan di rumah sakit,walau hanya untuk cek kondisi sekalipun.


"pah lebih baik telfon dokter saja,soal nya Kesya gak ada Setok obat obatan untuk tipes" kata Kesya,setelah itu ia memberikan obat penurun panas untuk Lia.


"yasudah biar papah telfon dokter dulu." kata Rangga

__ADS_1


saat Rangga turun ke bawah untuk mengambil handphone nya.lio dan geo bertanya.rangga pun menjawab seada nya.karena terkejut Lio dan geo ber Lomba lombaan untuk naik ke lantai atas melihat kondisi Lia.


"mah Lia Kena tipes?" tanya Lio yang baru saja sampai di kamar Lia.


"iya dari gejalanya sih gejala tipes." kata Lia.


Lia tertidur lelap lagi,entah kenapa seperti nya kantuk mata nya selalu datang.keringat Lia bercucuran padahal AC nya menyala.kesya mengusap keringat di jidad dan leher Lia yang terlihat basah


Lio naik ke atas kasur samping nya lia.dia memegang jidad Lia dan membelalakkan mata nya saat di sentuh jidad Lia begitu panas.


"mah kok bisa panas begini?" tanya Lio cemas


"Lio..geo mamah titip Lia sebentar ya,mamah mau buat teh buat dia" kata Kesya lalu berlalu keluar dari kamar Lia


"ehh..kok bisa panas gini,padahal tadi baik baik aja" terkejut juga geo saat menyentuh leher dan jidad Lia.


sesekali geo mengusap keringat Lia yang bercucuran.dia prihatin melihat kondisi kembaran nya begini.


"aneh ya padahal AC nyala,tapi kok Lia keringetan begini" kata Lio.

__ADS_1


"yang aku tau sih..kalau orang kena tipes itu memang sering banget keluar keringat." ucap geo.


Lio mengangguk mengerti.tak berselang lama datang Rangga beserta seorang laki laki dengan pakaian putih bersih nya.yang bukan lain adalah dokter yang akan memeriksa kondisi Lia.


dokter pun mulai memeriksa kondisi lia.benar kata kesya,Lia memang terkena tipes.dokter tersebut pun menyuntikkan sebuah cairan ke tangan Lia,dan memasang infus untuk gadis itu.


Lia terbangun saat menyadari tangan nya terasa sakit.tapi Rangga menenagkan Lia,dan Lia pun patuh dengan perkataan Rangga.


"Lia kamu harus istirahat total ya,jangan banyak gerak.Jika banyak bergerak bisa membuat suhu badan naik dan kuman akan terus berkembang biak masuk ke dalam darah." peringatan dari dokter


Lia hanya diam menatap lesu ke arah dokter.setelah selesai memeriksa Lia dan memberikan beberapa obat untuk Lia dokter tersebut pamit pulang.kesya pun datang membawakan semangkuk bubur dan teh hangat untuk Lia.


"Lia kamu makan dulu ya,tadi kan kamu belum makan malam,terus nanti sebelum tidur minum obat dulu" Lia meletakkan nampan nya di meja samping tempat tidur Lia.lalu meraih semangkuk bubur nya bersiap untuk menyuapi Lia


"Lia gak lapar mah" kata Lia lemas.


"Lia kamu harus makan ya nak" paksaan Kesya.


Kesya terus memaksa tapi Lia tetap tidak mau juga.karena Lia tidak punya selera makan.

__ADS_1


tapi karena Kesya terus dan terus memaksa nya.lia pun mau makan walau cuma dua, tiga suapan saja.


__ADS_2