![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Happy reading 😇
menjelang sore hari,kini Lia sedang mengendarai mobil nya mengarah rumah samuel.dia berniat ingin nginap di sana,bersama dengan kedua sahabat nya yang kata nya akan menyusul nanti.
begitu sampai rumah Samuel,Lia langsung masuk dan pergi ke kamar nya samuel.lia terkejut saat ada seorang wanita yang sedang menemani Samuel sembari menyuapi pria itu makan.
Lia menjatuhkan bingkisan kue nya,membuat Samuel yang sedang menyantap makanan nya menoleh ke arah Lia.
Lia sesegera mungkin langsung pergi,entah kenapa hati nya terasa sakit.seketika aura negatif Lia muncul lagi.lia dengan kasar menuruni tangga.samuel yang menyadari itu langsung berusaha turun dari ranjang kasur,berusaha untuk mengejar Lia.
"Samuel mau kemana?ini makan nya belum selesai." ujar wanita itu meneriaki Samuel yang sudah menghilang dari pintu kamar.
'lia pasti salah faham'batin Samuel.
"Lia...Lia .. tunggu...Lia ." Samuel berusaha mengejar Lia dengan terus memegangi perut nya yang masih agak terasa sakit.
"Lia...Lia... tunggu" Samuel meraih tangan Lia.
__ADS_1
"lepasin..." Lia membuka pintu mobil nya tapi Samuel kembali menutup pintu mobil nya kasar dan memepet Lia di pintu mobil itu.berusaha agar Lia tidak kabur dari nya.
"Lia..dengerin aku,kamu pasti salah faham" ucap Samuel memegang kedua pundak Lia.air mata Lia sudah pecah,kekecewaan kembali menguasai nya.
"lepasin aku,kamu memang gak pernah berubah.dari awal seharusnya aku terus membenci kamu bukan malah takut kehilangan kamu" Lia memukul mukul dada samuel
Samuel langsung memeluk Lia saat gadis itu ingin pergi dari nya.pelukan yang sangat menghangatkan,Samuel tak lagi ingin kehilangan Lia untuk kedua kali nya.kali ini dia harus menjelaskan kesalahan pahaman ini.
"Lia dengerin aku,perempuan itu Tante aku.dia bukan orang lain li" jelas Samuel memeluk erat Lia yang masih terlihat berontak.
seketika Lia langsung luluh,apa benar dia Tante nya Samuel?.Lia bertambah histeris terisak tangis dalam dekapan samuel.tiba tiba Lia menjatuhkan tubuh nya dari pelukan samuel.terduduk menangis dengan tersendu sendu.
beberapa detik kemudian Lia menatap wajah samuel.samuel langsung meraih wajah Lia,tersenyum manis menatap gadis itu.
Lia langsung memeluk Samuel,tangan nya melingkar mulus di leher kekar nya samuel.lia masih terisak tangis,dia benar benar takut kehilangan samuel.lia tidak bisa berkata apa apa.
setelah Lia tenang,mereka kembali masuk ke dalam rumah.lia menita Samuel mengarah ruang TV.lalu duduk bersanding di sana.
__ADS_1
"Samuel,kamu ini bandel ya.itu makan nya belum habis,kenapa malah pergi?!!" sewot sang Tante.
"Samuel udah kenyang tante,ni liat muka cewek aku aja udah kenyang." ujar Samuel merangkul Lia
"kamu ini ada ada aja,ini itu yang nama nya Lia ya? dia kenapa kok seperti habis menangis gitu?" tanya sang Tante.
"iya Tante ini Lia,liat nie dia tadi habis nangis karena ngira nya..." mulut Samuel langsung di bungkam rapat oleh tangan nya Lia.
"jangan dengerin el Tante Lia gak papa" Lia merasa malu karena sudah salah faham begitu saja.
"yaudah deh,kan udah ada teman nya.tante pulang dulu ya,kasian ibu di rumah sendirian." ujar Samuel
"iya Tante hati hati di jalan ya,makasih udah repot repot ke sini.salam buat nenek,nanti kalau Samuel udah sembuh bakal main ke sana." ujar Samuel lalu mendapat balasan acungan jempol dari Tante nya.
"kenapa liatin Tante aku begitu?kamu masih ngira aku punya hubungan sama Tante sendiri?yang bener saja,Tante aku udah tua begitu dan udah punya suami lagi.masa iya aku harus jadi suami kedua,ogah banget." Samuel berusaha mencari kata kata biar Lia bisa mempercayai nya.
"aku bilangin sama Tante kamu ni,tadi kamu ngatain dia tua" omel Lia.
__ADS_1
"bilangin aja,Tante Memang udah tua kok" ujar Samuel.
Bersambung....