![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Lia menampar wajah Samuel dengan di iringi air mata nya yang jatuh membasahi pipi lia.dia tak menyangka Samuel bakal menuduh diri nya sepeti ini.samuel hanya diam meratapi sisa sisa panas bekas tamparan Lia.
"aku kira kamu gak sebodoh ini menuduh aku sepeti ini,aku kira tempat ini memang tempat yang kamu berikan spesial buat aku tapi itu hanya bayang bayang aku semata.apa kamu gak sadar siapa yang sekarang berubah,kamu El..kamu yang berubah.aku benci sama kamu,aku mau kita udahan" Lia mendorong dada Samuel kasar,lalu beranjak pergi
Samuel dengan cepat menggenggam tangan Lia,dia benar benar sakit mendengar perkataan Lia yang ingin memutus kan hubungan dengan nya.
"li..Lia aku minta maaf kita bisa bicara baik baik ya" kata Samuel Lia melepas genggaman Samuel kasar
"aku tau kamu masih cinta kan sama lisa ia kan.." bentak Lia semakin menjadi jadi tangisan nya.
"aku.." perkataan Samuel terputus oleh Lisa yang tiba tiba berbicara
"Lia aku minta maaf aku benar benar gak tau kalau Samuel itu pacar kamu" Lisa berkata terkejut saat mengetahui bahwa Lia dan Samuel itu pacaran.
Lia tidak mendengarkan perkataan Lisa dia langsung beranjak pergi meninggalkan mereka.
__ADS_1
"cewek gak tau di untung lu,dan lu Samuel lu udah salah besar nuduh Lia seperti tadi jangan harap lu bisa dapet maaf dari Lia." bentak bela lalu bergegas menyusul lia dan Clara yang sudah berjalan ke mobil.
bela benar benar gak habis pikir dengan perlakuan Samuel kepada lia.tega tega nya Samuel berduaan dengan cewek lain.bela terlihat geram menatap Lisa dan Samuel tadi.
Lia mengemudi mobil nya dengan Amarah yang menggebu gebu.dengan kecepatan yang begitu kencang Lia mengemudi,terus dan terus Lia menekan pedal gas nya.sembari menangis sendu Lia mengemudi,tak mendengarkan ocehan kedua sahabat nya yang merasa takut dengan laju mobil nya.
"li pelan pelan dong...bahaya" geruntu Clara.
Lia hanya diam,tiba tiba ada sebuah penjual sayur menyebrang.dengan cepat Lia menekan pedal rem nya sembari kepala yang tertunduk di setir mobil
"sini biar aku aja yang nyetir,liat kita hampir nyaris nabrak orang.aku tau kamu lagi sedih Li,tapi jangan jadi gila gini sampai ngebahayain diri kamu sendiri." marah Clara lalu Lia pun turun dari mobil,dan duduk ke belakang bersama bela.
"ia Li,bener kata Clara.kamu boleh sedih tapi gak sampe begini.kamu sabar ya,kita di sini ada buat kamu" kata bela memeluk Lia.
mobil kini kembali berjalan,mengarah ke rumah nya lia.bela terus memeluk Lia,mencoba untuk menenangkan gadis itu.
__ADS_1
Lia masih terus memikirkan perkataan nya tadi di Padang rumput.apakah ini pilihan terbaik untuk dirinya,memutuskan hubungan dengan Samuel.
begitu sampai rumah nya Lia,kini Lia sedang tertidur lelap di mobil.bela dan Clara tidak tega membangunkan lia.akhirnya mereka pun meminta bantuan kepada geo yang kebetulan baru saja sampai di rumah.geo pun mengangkat tubuh Lia ke arah kamar nya Lia.
"tumben Lia tidur begini,kalian habis kemana kelihatan nya Lia lelah begini." geo merasa heran dengan penampilan Lia yang tidak seperti biasa nya.
"Lia sama Samuel putus" ujar Clara terang terangan.
"putus?..ouhh aku baru ingat apa ini gara gara gosip di sekolah itu?" tanya geo.
"iya,tapi bukan itu saja.tadi kita habis mergokin Samuel sedang berduaan dengan Lisa,di tempat yang menjadi tempat bucin nya Lia dan Samuel selama ini.dan tadi juga Samuel udah nuduh Lia yang gak gak." jelas bela terlihat kesal.
"kurang ngajar Samuel." geo mengepalkan tangan nya kuat.
"geo kamu mau kemana?" tanya Clara saat melihat Geo ingin keluar dari kamar Lia.
__ADS_1
"aku mau kasih perhitungan sama Samuel." kata geo terlihat begitu geram.